Tersenyumlah

Apapun yang terjadi tersenyumlah begitu kata Ustadz Aidh Abdullah Al Qorni. Ia menuangkan dalam bukunya yang berjudul Tersenyumlah. Buku ini bukanlah buku yang seterkenal La Tahzan atau Jangan bersedih namun ini adalah buku yang menceritakan beberapa cerita agar kita tersenyum.
Aku melihat orang yang terkena kesusahan namun hatinya murung tidak sama sekali memberikan suatu solusi. Apakah kesedihannya berbilang kalau ia murung. Tidak sama sekali karena hati yang murung namun kesedihan tetap datang. Kalau senyum kadang akan bisa memberikan solusi walaupun ini tidak 100 persen sepeti itu. Sebab kalau semua solusi bisa dengan senyum pasti semua orang akan senyum ketika musibah. Tetapi maksudnya adalah ini untuk menyemangati hati agar bisa mencari solusi untuk menyelesaikan masalah kita.
Kita memikirkan solusi-solusi untuk mengatasi kesedihan atau kegundahan kita. Yakinlah kalau semuanya ada solusi.
Seringkali kesedihan akan terhapus jika kita melihat ada orang yang lebih sulit dari kita. Bukankah kita juga harus tahu bahwa kita harus melihat dunia dengan yabg ada di bawah. Kalau kita melihat semuanya diatas maka kita tidak akan bisa melihat.
Kalau kita seroang tidak punya kendaraan ada juga orang yang tidak bisa berjalan dan seterusnya. Kalau kita melihat-lihat nikmat yang ada maka kita tidak akan bisa menghitungnya. Hanya saja manusia suka membandingkan manusia yang lebih beruntung dan karenanya manusia tidak akan bisa untuk

Iklan

Hati yang dinamis

Kalau ada yang dinamis artinya bergerak dan lincah. Ia berubah dengan baik sekali. Tentu saja berubah ke arah kebaikan . Kalau berubah ke arah keburukan bukanlah sesuatu hati yang dinamis malah itu disebut sebagai hari yang merusak. Atau kadang ada hati yang tidak menentu . Kadang ia berbuat baik atau kadang ia berbuat buruk seperti tidak ada pendiriannya. Kalau yang demikian ini hati yang labil dan tidak bisa ditebak.
ada juga hati statis yang konon membuat orang sering terjangkau isyq yang berkali-kali. Mereka tidak sadar kalau mereka juga sudhabterkan dan susah untuk mengobati sendiri. Tetapi kalau akhirnya mereka sadar maka mereka akan kembali lagi ke jalan yang benar. Mereka tidak mau lagi dipermainkan oleh hati mereka sendiri. Mereka sadar bahwa mereka sedang mabuk karenanya mereka menghindari hal tersebut agar tidak menjadi mabuk kembali.
Kesadaran ini penting karena kalau tidak kita malah akan membuat hati bertambah sakit dan kita akan sulit mengobatinya jika sudah sedemikian dalamnya. Yang ada kita adalah tenang dengan segala sesuatu yang terjadi.
Kalau kita berusaha maka kita sudah tahu bisa berhasil atau bisa gagal. Kita hanya bisa usaha dan jangan lupa kita untuk berdoa karena penting juga.
Usaha tanpa berdoa yang sia-sia saja karena dengan demikian kita cuma mengandalkan diri sendiri padahal diri ini jelas lemah. Lemah sekali dan tidak mempunyai kekuatan kalau kita tidak didukung oleh Allah.
Sebaliknya kalau berdoa saja tanpa usaha maka itu juga bukan sesuatu yang benar. Allah menyuruh kita untuk merubah suatu kaum kalau kita ingin merubah diri kita sendiri..
Aku tahu hati yang statis sulit juga. Aku beranggapan mungkin hati statis ini yang hanya mengharapkan kepentingan dunia saja semisal harta, tahta dan dunia atau tiga ta. Ini yang membuat orang tersebut menjadi statis. Saya belum mendapatkan mengenai jaringan yang statis dari salah satu buku Ibnul Jauzi. Mungkin aku akan membaca buku "obat hati"
Aku yakin bagi orang yang terkena Isyq menjadi orang yang merana. Karena ia membuat bingkainya sepeti itu sempit sekali padahal kalau ia mau melebarkan bingkai pemikiran atau frame nya ia bisa menyelamatkan diri. Ia harus menghancurkan frame-frame yang selama ini malah menyebabkan dirinya menjadi sulit sendiri.

Tidak cinta yang tak tergantikan

Kau membuat sesuatu bingkai yang salah
Seolah cinta tak tergantikan
Jika kau melihat yang baru
Semua baru tergantikan

ia kecewa pada awal
‎namun bersyukur pada akhir
‎tetapi air menggerutu di awal
‎hingga pahala di awal hilang

Ini sudah berulang
Namun kau ulang dan ulang kembali
Seolah tidak bisa untuk mengingat yang lampau
Betapa mudah kau campakkan sebelumnya
Padahal yang sebelumnya masih sempurna
Masih cantik, masih sehat bugar dan masih sholihah serta masih kaya
Tapi dengan mudahnya kau tendang Ia

Nah apa dulu yang kau janjikan padanya
Hidup bersama abadi di dunia
Tidak akan menyakitinya
Bersama mengarungi hidup dengan suka dan dukanya

Mudahnya kau melupakannya dengan yang sekarang
Sekarang kau tertambat walau kadang sadar kau masuk jebakan
Jebakan ini sama saja namun dengan umpan yang lebih baru
Tetapi kakimu sudah separuh masuk ke sana
Inilah yang membuat mu menjadi sudah dengan hal ini
Kadang kau lupanamun kadang nafsu menjadi ingat
Sulit sekali
Namun jika sudah menemukan jalan akan mudah

Kau akan mencampakkan semudah kau mencampakkan yang terdahulu
Hanya perlu kesabaran
Menyadari ini sebagai sebuah jebakan saja
Jebakan yang semu yang ada di dunia

Kau akan melihat kalau para pemabuk cinta merugi
Waktu yang hilang percuma
Kami hanya memikirkannya
Menjadi lupa dengan kenyataan

Kau tidak bisa mudah melepas
Tetapi kau tetap bekerja
Kau harus memanfaatkan sebuah kekurangan
Dengan menimpanya dengan kebaikan

Memprioritaskan pekerjaan

Sebagai seornag pengajar tentu sangat baik untuk memprioritaskan pekerjaan karena ini pekerjaan tidak ada yang merasa dizholimi dengan kita. Kalau kita malah membuat sesuatu yang lain maka kita tidak akan selesai. Hanya saja sayangnya kalau kita bekerja juga bergantung dengan mood. Kalau kita terus dengan mood akhirnya kita tidak selesai juga.
AKdang memang modd ini susah akibat kita bertemu dengan yang sulit KIta jadi berhenti untuk mengerjakan sesuatu dan kita bekerja ke yang lain saja. Setelah itu tidak selesai.
Bisa jadi mood itu karena kita sedang merasa tidak enak atau suasana hati sedang pusing. Sebanrnya jangan pusing-pusing amat sih karena kita memang lagi tidak enak.
Kadang kita menikmati suatu pekerjaan seperti menulis novel karena kita memang sudah senang dlam menulis novel. Kalau kita sedang menulis novel maka kita sedang berjalan ke mana saja.
MUngkin awalanya kita pikir inilebih baik daripada tidakbekerja sama sekali namun ini akan menjadi kebiasaan yang tidak baik. Kadang saya juga mau memkasa namun tetap saja sulit sekali. Mudah-mudahan saya diberi kekonsistenan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah diagendakan agar saya juga bisa memenuhi hak saya.

KIta butuh uang tapi kita butuh kerjaan juga

Banyak juga orang yang bekerja karena kebutuhan. Sebanrnya kata di paragraph atas adalah sebuah kata yang kurang tepat tapi tidak mengapa karena saya kira semua orang memang membutuhkan pekerjaan yang saya kira akan mendatangkan uang.
Bagi yang sudah sangat ahli mereka melncat kemana-mana untuk mendapatkan gaji yang besar.Mereka bisa untuk mendapatkan gaji yang besar. sedangkan yang memiliki gaji yang kecil akan berusaha untuk mendapatkan gaji yang besar karena pada perjalanannya akan sulit untuk mendapatkan gaji yang besar dan memmbuat mereka untuk mencari tempat yang paling pas untuk atau bagi mereka.
Terkadang mereka tidak bersyukur dengan yang ada pada mereka sehingga mereka mencari ke tempat yang lainnya. Aku pikir ini memangboleh-boleh dan sah-sah saja. Namun jika belum dapat kita harus terus untuk menyadarikalau kita jugabekerja bukan untuk uang saja. Kita harus bersemangat untuk mencari rizki dan juga kita ingat amalan yang akan membawa kita dalam bekerja. Ini juga menjadikan pahala dan kerja keras kita dihada[an Allah SWT.

Hati Yang Sombong

Duhai hati yang sombong

Tidak mau mengadu pada saat membutuhkan

Seolah kau dapat menahan Tangis Dunia

Beban yang demikian kau buat menekan pundakmu

Ada pemain music aliran tertentu menyiksa diri mereka dan mereka ingin merasakan pedihnya siksa di neraka. Karena mereka sering bciara hell tanpa ada rasa takut. Orang tersebut jelas bukanlah orang yang beriman sebaba bagian dari rukuk Iman adalah percaya hari pembalasan.

Sungguh siksa neraka tidak akan bisa disamakan dengan siksa di dunia. Kalau siksa dunia hanya seumur hidup namun siksa di akhirat samapai abadi dan tidak ada yang bisa untuk mengembalikan mereka lagi ke dunia lagi.

Kadang kita sudha mendapatkan kesusahan, kita sendiri tidak merasa susah. Tentu saja kita boleh saja menahan diri untuk menegluh dari orang lain menegnai kesusahan kita. Bahkan Allah sendiri tidak suka orang yang mengeluh.

Tetapi, akan tetapi kita boleh tepa mengeluh pada Allah. Bahkan Allah sangat senang jika hambanya mengeluh pada dirinya. Jangan kira kalau Allah tidak menyukai kalau kita mengeluh padanya. Bahakan keluhan kita terus Allah selalu menampungnya dan jangan khawatir

Hanya saja manusia sering tidak menggunakan fasilitas ini. Padahal kalau kita menegluhkan pada Allah , maka Allah akan memebrikan jalan solusi yang bagi mereka yang tidak kita sangka-sangka.

Terkadang sulit sekali yang belum pernah melakukan dankadang kita harus memikirkan terlebih dahulu untuk hal yang seperti itu. Percayalaha awalnya kita sulit masa sehi kita menegluhkan soal dunia pada Allah bukankah kita tidak boleh cenggeng dengan dunia. Ya itu benar saja. Kita harus lebih takut pada akhirat daripada kehidupan di dunia. Tetapi saya rasa kita juga boleh untuk melaporkan keluh kesah kita sambil untuk meminta solujsi dari Allah.

Allah memang akan memberi apa yang kita butuhkan namun kita ingat bahw akita juga harus berdoa dan tentu saja berikhtiar. Kiat ini manusoa beriman dan tahu bahwa do’a adalah ibadah. Kalau kita berdo’a maka kita akan mendapatkan pahala.

Mudah-mudahan tulisan saya tidak salah. Saya berlindung pada Allah dari kata-kata saya.

Menjadi semangat menulis

Kalau kita kadang kendor dalam menulis ahrusnya kita kembali lagi untuk memeriksa kembali awal kita untuk menulis. Kalau cuma untuk kesneangan saja mungkin hanya menulis ketika senang saja. Kalau tidak senang lalu apakah tidak mau menulis lagi. Ini menjadi masalah yang tersendiri.
Kalau sedikit ada merasa tidak modd maka kita akan menjadi terdiam bahkan kita sama sekali berhenti untuk menulis. Ini tentu saja tidak disukai.
Kalau yang mempunyai motivasi karena uang maka ia akan rajin kalau tulisannya langung dibayar. Biasanya dnegan membuata artikel kecil atau pendek, maka akan mendapatkan uang sekitar ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Selama akita mendapatkan penghasilan dari menulis maka kita akan menjadi sanagat senang dalam menulis. Tetapi sebaliknya jika uang yang ditunggu tidak ada maka bisa jadi ia akan malas. Padahal ia seharusnya lebih sabar karena penulis buku bukan seorang pegawai kantoran yang di akhir bulan akan mendapatkan uangnya. Seorang penulis mendapatkan bayaran ketiika bukunya berhasil terbit. Untuk menerbitkan buku kadang sulit karena pemilik perusahaan kahwatir jika bukunya tidak laku padahal sudah mengelarukan investasi untuk penyetakan buku. Kalau buku tidak laku maka penerbit akan menanggung biayaa percetakan buku.
Tetapi kalau kita berniat untuk mengembangkan ilmu maka kita bisa untuk menulis buku. Kita tidak peduli kalau buku tersebut tidak laku namun bisa kita sebarkan di internet secara gratis. Dari sini akan menjadi ‘amal Jariah yang kita buthkan ktika di akhirat.

Mengusir pikiran dengan pikiran lainnya

Terkadang bagi yang kosong hatinya, mudah sekali untuk mendapatkan pikiran yangtidak baik. Bisa jadi itu pikiran jorok sebanrnya bukan jorok tetapi porno. Kalau pikiran jorok masukkanya khan pikiran yang mau membuang kotoran saja.
Tetapi pikiran ini bisa mengajak pada zina saja. BOsa jadi pikran yang kosong itu berisi kebencian. Kalau ia cenderung membenci maka pikiran itu akan membenci. Benci ini ada sebabnya karena ia merasa dizholimi oleh orang lain sehingga ia hanya memikirkan bagaimana untuk membalas dendam atas perlakukan orang yang telah menyakiti dirinya.
Atau bisa jadi pikiran itu adalah pikiran berupa cinta pada orang lain.Terkadang juga kita mencari kelemahan orang lain atau kelemahan dariorang yang kita cintai. Kalau kita menemukan maka kita akan meninggalkannya.
Tetapi mana bisa untuk melakukan halini karena kita sudah begitu mencintainya. Kalau kita mencari kekurangannya juga namun yang ada aadalah justru kelebihan ia yang muncul. KAlaupun berhasil justru kita bukan mencari sesuatu yang baik kalau dengan memadang. Ada baiknya kita mencari kesalahannya dari temannya.
KIta harus fokuskan bahwa kita mencintai Allah. KAlau kita mencintaimanusia pasti akan berkurang seiring dengan berkurangnya sifat yang kita cintai seperti misalnya kecantikannya. Tetapi kalau kita mencintai Allah maka kita tidak akan merasakan kekurangan dan kita menjadi mencintai Allah terus.

Sulitnya membuat Novel beraturan

Kalau menulis dengan seperti air mengalir tanpa ada babak mungkin ini kelemahannya. Aku menjadimengarlir saja apa yang saya tulisakn sehingga lupa.Kadang dengan menggunakan mind map sendiri saya menjadi binggung bagaimana untuk memulainuya.
Inilah yang mungkin saya tidak antisipasi terlebih dahulu sehingga terus saja menulis saja. Kita tidak tahu apa yag terjadi dengan selanjutanya dan menulis saja.Ini sebanrya mmebuat kita bosan dengan hal ini . karena sering sekali kita menulis namun tulisan kita menjadi tidak selesai dengan adanya sistem ini. Aku ingin memeprbarui sistem yang aku kerjakan ini. Aku kira aku ingin bisa meulissemudah dengan bernafas seperti yang di ajarkan oleh Tjahyadi Takariawan.
PAda saat itu mungkin aku akan mudah untuk mendapatkan penghasilan yang lumayan daripada hanya sebagai dosen sendiri. KAlau tulisanmakin banyak maka akan mendatangkan banyak hal. SAya kira ini tidak sulit untuk membuat seperti ini. Hanya keteguhan tekad saka yang harus saya lakukan untuk melaksanakan hal ini.
Begitu banyak sekali rintangan yang aku lalaui namun bisa saja rintangan itu makin menguatkan tekadku untuk mendapatkan hasil yang saya inginkan.
Aku harus untuk

Menjadikan hal yang mubah sebagai ibadah

Saya menjadi ingat bahwa hidup ini adalah sebagai ibadah. Seluruh kegiatan aktivitas bisa dijadikan ibadah. Tentu saja bukan aktivis yang bertentangan dengan agama Islam atau aturan Allah. Tidak mungkin kita mabukmabuk masuk dalam Ibadah.
Kita bisa manfaatkan kegiatan dalam mencari nafkah sebagai ibadah. Kita jangan manfaatkan saja ibdah ritual untuk mencari pahala.
Banyak hal yang sebanrnya bisa kita jadikan ibadah seperti tidur saja namun kita niatkan pada Allah. Inilah yang mau saya manfaatkan . Sebab mungkin saja abnyak dari kita yang tidak kita kerjakan. Yah sebeanrnya harus kita kerjakan beberapa sunnah.