Rokok di dalam kereta

Hari sudah sore sekitar jam 3 , aku harus bergegas agar tidak kesorean karena kereta jam 5 ke Bekasi akan padat sekali. Bahkan bisa-bisa saya tidak akan mendapatkan tempat meski harus berdiri. Perjuangan hidup di daerah ibukota ini sangat berat sekali terlebih bagi yang tidak mempunyai uang. Mereka harus berdesak-desakan di antara penduduk yang lain.
Alhamdulillah, saya mendapatkan tempat duduk yang ada di bangku prioritas yang diperuntukkan untuk lansia, ibu dengan balita, ibu hamil dan penyandang cacat.
Saya terkejut karena ada di depan saya pemuda dengan santainya duduk di depan saya dengan menaruh sebotol minuman teh, korek dan rokok. Benda-benda seperti itu dilarang sebab di atas kereta, penumpang dilarang untuk makan dan minum apalagi rokok. Dari statiun sampai dalam kereta adalah wilayah bebas rokok kecuali daerah untuk perokok. saya memang tdak menegur namun saya yakin kalau ada satpam pasti akan menegurnya. Betul saja hanya berselang sekitar lima menit, datanglah satpam . alangkah kecewa ternyata satpam lewat saja dan tidak menegur. Dua detik kemudian satpam balik lagi dan mencolek tangan si penumpang dengan handie talkienya.
IA menanyakan siapa pemilik rokok tersebut, Si stapam kemudian memintanya untuk mneyimpan rokok tersebut. Meski terkesan kurang sopan namun si satpam hanya menjalankan tugasnya.Kadang memang ada penumpang yang banggor tetap mau melanggar peraturan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s