Tidak Perlu Kerja Seharian

Kita tidak perlu bekerja seharian seperti yang selama ini saya lakukan.Waktu masuk S2 saya hampir belajar seharian yang membuat nilai saya biasa-biasa saja dan semester esoknya saya menjadi malas sekali. Ini khan efek dari bekerja terus menerus. Saya juga belajar pada hari minggu seolah tidak ada waktu untuk istirahat.

Yng penting adlah kita merencanakan pekerjaan tersebut. Kita membuat daftar-daftar list yang sampai hari ini belum saya buat. Mungkin saya buat manual saja karena printerku juga belum berfugsi. Daftar list ini nantinya akan memuat berbagai pekerjaan yang harus saya buat.

Pekerjaan ini saya yakin belum menghasilkan uang namun esoknya saat menjadi doktor saya akan memanen banyak uang karena pekerjaanku. Pada saat ini memang saya lebih bayak berkorban untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.

Kata soerang dosen yang juga blogger bawah kita tidak perlu untuk tergiur dengan tawaran pekerjaan yang menghasilkan gaji yang gede. Ia berkeyakinan bahwa kalau seorag dosen akan mendapatkan peghasilan pada saat lulus S3 atau tingkat Doktor.

Mudah-mudahan apa yang dikatakannya benar sebab jika tidak saya sudah menginvestasikan waktu dan biaya saya untuk menjadi seorang Doktor. Aku yakin kalau kita tidak berbuat maka nantinya apa yang mau kita panen.

Kembali lagi pada masalah kerja seharian. Kita ini hidup juga harus berimbang artiya kita tidak mungkin bekerja seharian hanya untuk menuju satu cita-cita padahalkita mempunyai hak untuk makan, tidur, main, silaturrahmi dan lain-lain.

Kalaupun kita ibadah saja maka itupun tidak benar karena kita mempunyai tanggung jawab hidup di dunia. Orang tua harus menghidupi anak-anaknya.

LAporan pada hari ini juga terlambat karena jaringan internet yang lemot atau pas saat kouta habis biasanya internet melambat. Aha, ini jelas akal-akalan providernya. Kemarin novel dan buku studi kelayakan berjalan lacar dan sesuai target tingga mengeditnya saja.

Bahkan blog tentang ayam backyardpen juga selesai. Setidaknya selesai tiga artikel. Tapi hati menjadi miris juga sebab sudah enam tahun kok belum belum menghasilkan uang yang layak. Memang blog menjadi bagian rencana pekerjaan saya

Saya aka lebih menulis masalah literasi keuangan atau belajar keuangan dasar namun tentang ayam saya juga tidak berhenti. Kalau blog ini sarana untuk membuat kita terkenal. Kita jangan dulu mengharapkan uang karena memang uangnya tidak ada.

Mungkin karena tidak ada uangnya maka motivasi untuk membuat blog ini tidak sekecang membuat buku. Padahaltoh kita tidak tahu apa yang membuat kita berhasil nantinya karena tidak ada seorangpu yang akan tahu apa yang menjadi hasilpekerjaanya.

Membuat jurnal juga sudha walau hanya 1/4 halaman karena maslah printer saja. Kalau printer ada maka dengan mudah saya akan membaca banyak jurnal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s