Penunjuk Jalan yang buruk

Mungkin aku adalah salah seorang penunjuk jalan yang buruk karena aku memang tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk melewati berbagai daerah termasuk juga di lingkunganku. Yang aku tahu aku berjalan dengan kedua kakiku yang masih gagah ini. Atau paling aku menggunakan sepeda tua yang merek tempelannya merk sepeda terkenal tapi kalau di kayuh sampai sakit sekali.
Ceritanya aku berangkat am lima lebih dari rumah. Aku hendak menyeberangi alan raya yang tepat di depan statiun kerreta JAbodetabek.
Aku dihentikan oleh sebuah mobilputih yang berisi 3 anak muda menanyakan jalan ke kompleks.

Aku menunjukkan bahwa belokan di depan adalah jalan menuju kompleksku. Kemudia mereka menanyakan lagi pasar di komplek saya. Sebenarnya mereka bisa mutar namun khawatir mereka akan macet karenanya aku sarankan mereka tetap belok dan mengikuti jalan kompleks yang memutar hingga sampai pasar. Merekapun mengerti.
Aku baru sadar bahwa ada potongan di dekat belokan pertama. Ah, aku memang benar-benar petunjuk jalan yang buruk sekali. AKu menyesal.
Tidak ad aniat sedikitpun untuk mengicuh pengendara mobil tersebut.
Sebenarnya aku khawatir juga apakah mereka hendak berbuat tidak baik pada saya. Namun aku melihat wajah mereka dan nampaknya mereka adalah orang baik-baik saja.Karenanya aku menjadi tenang dan memberikan jawaban.
Mungkin dengan pengalaman ini aku akan sigap jika ada orang yang bertanya dan saya memberikan jawaban yang terbaik dan tidak membuat orang menjadi terkicuh apalagi tersasar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s