Bosan Nasi Uduk

Sempat kepincut dengan nasi uduk yang murah saya selalu membelinya kalau saya berangkat pagi ke kampus.Nasi uduk tersebut berminyak dan aku tahu bahwa nasi itu bukan menggunakan santan melainkan menggunakan minyak goreng. Jadi nasi uduk tersebut sebenarnya adalah nasi uduk yang  menggunakan minyak goreng berarti nasi liwet yang dimasak dengan minyak dan beberapa bumbu.
Jadinya aku mau makan nasi uduk yang asli pakai santan namun tukang nasinya tutup. Aku pikir bahwa kita sudah ditakdirkan untuk tidak makan nasiuduk. Saya membeli lontong sebanyak 3 potong yang harganya cuma dua rebu dan gorengan yang terdiri dari satu tempe dan dua bakwan. Aku pikir aku mau juga beli donat hanya sepotong tapi aku merasa tidak enak karena aku akan merepotkan ibu tersebut dengan mmebungkus donat dengan kertas yang baru. Ah sudahlah mungkin aku memang hanya untuk memakan “sedikit” sarapan saja.Aku kini merasa cukup kenyang dengan ini . Aku mungkin memang harus mengurangi makanan belum lagi encok di bawah punggung.
Aku tadi mengalami sakit setelah kurang lebih setengah jam duduk di kereta menuju Manggarai. Ketika keluar dari pintu kereta punggung bawahku terasa sakit dan aku memegang tiang listrik. Aku henda menyeberang jalur kerta dan aku melihat bangku kuning di sana kosong dan aku menduduki. Aku pikir aku bisa untuk beristirahat 2-3 menit seblum ke jalur enam untuk kereta bogor.
Aku menduduki dan tidak menocba untuk menyadar di sandaran dan aku sengaja membungkukkan diri. Rasanya sakit sekali punggung bawah tersebut dan aku sengaja untuk menyadarkan dan akhirnya aku sendiri pun merasa sakitnya berkurang. Aku tahu aku tidak boleh manja menghadpi penyakit yang seperti ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s