Jangan Terpancing Marah Lagi

Sehari ini mau marah setelah episode marah sebelumnya.Ini mungkin juga akrena darah sedang naik kalau tidk aku rasa tidak begitu berbahaya.Ku sadari bahwa marah atau tidak marah tidak mmebuat sesuatu berbeda. Bahkan aku merasa merugikan diri sendiri walau juga merugikan orang lain.
a seribu alsan orang untuk marah tetapi ada juga seribu alsan orang untuk tidak marah juga.
Kalau ada lasana untuk tidak marah maka untuk apa kita marah.Kita marah kalau ada orang yang telah mencela agama kita (tapi emang seh kadang kita juga khawatir dengan diri kita sendiri)
Kadang memag marah langusng adem dnegan mencari pembenara alasan untuk tidak marah seperti marah membuat kita sakit hati dan tekanan darah meningkat atau bisa jadi menurun bagi yang rendah darah.pokoke kalau marah itu tidak baguslah.
Sedangkan kalau kita menasehati mereka itu akan lebih baik.
Mungin kuncinya adalah husnudzon saja. Kalau kita sudah husnudzon maka kita tidak lagi akan marah dengan orang itu.
Kalau kita mrh pada perkara yang penting sajalah seperti orang menucir harta kita, orang sudha jelas memukul kita, orang sudah jelas mau mendzolimi kita bru marah tapi kalau cuma masalah sepele doang tida perlu marah.
alau cuma orang bersiul atau cuma sekedr lainnya kita tidk perlu untukmenanggapi.Loh ini justru kita ersyukur. Pada saat orang meledek kita mereka khan menyaa kita.Kalau orang menayapa kita khan berarti orang perhatian pada kita kalau begitu kita diperhatiin oang lain tanpa perlu membayar dengan orang tersebut khan sebanrnaya enak di kit

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s