Rihlah

Mungkin ini adalah powr dari percaya diri.Saya mendengar ceramah kita adalah cerminan dai perasaaan kita.Kalau kita akan merasasakit nantinya kita akan sakit.Saya mengutipdri pengajianmalam minggu pada saat rihlah diluar kota.
Meang perjalanan rihlah sangat melelahkan dengan lahan miring yang curam.Kalau menanjak seolah kepala saya pusing dan kedua geraham saya nyeri. AKu memang harus memeriksa geraham bawah belakang.
Memang mendannya sangat berat sekali jika dibandingkan yang lalu.
Tangganya ada yng tinggi sekali dan icin. Kadang pohon yang mati dan tumbang menghadang kami sehingga kami harusmelompat. aku berharap akan sampai 10 meter lagi namun tidakjuga sampai.
KAlau alik lagi tentu tanggung sekali karena kita sudha memuliany adengan lelah sekali dan nafas juga sudah kehabisan.
Inilah mungkin yang saya kira bahwa kita tidak perlu menyerah karena kita ini sudah lelah ke atas dan tidak mungkin lagi ada jalan pulang.Pulang pun capek juga.
nimemberitahukan padaku bawa kita harus maju terus untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.Kalau kita mau perlahan-lahan kita akan sampai.
Seperti saya tidak kira saya mendapatkan rezeki dengan mendapatkan hadiah dari menulis di internet.Tidak banyak tapilumayanlah kalau saya pikir kita mau bekerja.
Inilah yang membuat saya menjadi terus menerus menulis tapi dengan banyaknya proyek

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s