Memberhentikan Kereta Api

Aku akhirnya bareng juga dengan teman untuk pulang ke rumah.Aku pikir bahwa hari tanggung juga dan tidak mungkin aku akan sholat Ashar karena waktunya sudah mepet .
Tetapi ternyata Allah berkedenak lain.Kereta sudah sampai di Mangarai dan hendak memburu kereta BEkasi tetapi pintu kereta sudah tertutup. Aku mendengar seorang Ibu teriak cukup histeris hingga kereta terhenti. Rupanya anaknya sudah masuk terlebih dahulu dan menyelonong ke dalam kereta.
Tentu saja Masisnis marah karena merekabekerja harus tepat waktu dan sedetikpun kereta terlambat maka akan mengacaukan seluruh kereta lainnya.Satpam kebih galak lagi dan mengeluarkan sura keras bahwa tidakbleh ada yang menghentukan kereta< Tentu perkataan satpam dan perkataan masinis sangat betul.
HAnya saja menghentikan kereta kalau sangat terpaksa sekali dan kalau cuma anak memang tidak bisa juga. Tetapi kasihan juga khan kalau anak-anakketinggalan dari orang tuanya ia akan stress walaupun sebanrnya mereka akan bisa turun di statiun yang sama.
Saya juga melihat si anak mendapat marahan dari orang taunya. Aku tidak tahu pasti apakah ibunya atau tantenya. Tetapi si anak tampaknya cuek saja.Mungkinkah ia akan sakit hati atau mungkin ia cuek saja. Tent saja kesalahan letknya pada ibunya yang tidak bisa mengontrol. Kadang juga ini kita tidak sabar. Kita sebenarnya khan numpang kendaranaa umum jadinya kita tidak perlu untuk terburu-buru. Boleh kita tepat waktu tapi jangan suka terburu-buru yang bisa mencelakan kita.
Aku juga teringat ketika dulu naik bis duluan. Padahal waktu dulu bus kopaja ibuku berteriak walau tidaksiteris dan ternayata bisnya tidak tinggal jauh.Yah ini pengalaman agar anak kita dijaga lebih baik lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s