Mungkinkah jurnal berpengaruh?

Aku tidak tahu dengan perbesaran pinggangku.Salah satu sebabnya adalah mungkin aku tidak lagi berolahraga dan ada lagi yakni saya tidak menyatat jurnal dalam blog ini.
Untuk itu saya harus menyatat kembali setiap yang ad di dalam diriku.Kenaikan berat ini juga terkait dengan sikapku yang suka marah. Untuk itu saya harus mengurangi pasokan saja tanpa melihat berapa berat badan saya. Ini kayaknya lebih mmebuat saya tidak stress.Untukitu sya lebih baik memakan lebih banyak serat yang mengakibatkan saya menjadi lebih kenyang.
Kalau memag sudaha malas memang susah lah untuk membuatnya   lebih rajin lagi. Halini karean motivasi kita untuk uang semata coba kalau kita kemudian menyingkirkan terlebih dahulu uang dan kemudian kita bekerja dengan rajin maka kita akan bisa untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi.
Hanya saja kesabaran kita yang sringkali terhenti oleh ketidaksabaran kita. Kalau kita tidak sabar kita harus membayangkan sudha berapa jauh kita melangkah dan maka bagi kita urung untuk ke belakang dan untukkembali lagi. Kalau kita kembali lagi mau usaha apa yang kita lakukan. Kita ahrus tetap berada di trek dan kita terus melaju dan mengusahakan apa yang menjadi cita-cita kita.Jika kita bolak balik dan bolak balik kita tidak akan sampaipada tujuan kita sebenarnya.
Tekankan bahwa kita mau berusha di bidang tersebut dan tidak ada waktu untuk mundur ke belakang lagi.
Aku tekad akan biar gagal aku tetapun tuk maju dan aku

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s