Sandal Ilang

Hujan rasanya deras sekali dan saya tidak bisa untuk ulang meski sudah selesai sholat maghrib. Tetapi hujan begutu deras sehingg saya memutuskan untuk menunggunya. Aku pikir kalau menunggu sampaiISya tidak ada salahnya.
Kalau yang lain mengaji kami menjadi membicarakan beberapa hal hingga kamimembicarakan mengenia temapas asala seorang teman yang nun jauh di sana.Ia tinggaldi ujung kalimatan sana negeri jiran sana.Ie menceritakan pengalaman di sana dan katanya ia juga harus kembali ke negeri jiran tersebut karena bapaknya sakit.Mungkin tidaklamalagi ia akan kembali ke Sabah.
Ia menceriakan bahawa bahasa mereka meski sama dengan Indonesia tetapi beda seperti kata obat nyamuk yang biasa kita dengar di sini. Kalau bahasa sana menggunkana kata racun nyamuk.
Saya juga membayangkan bagaimana kalau saya tnggal di sana. Aku memang memimpikanbisahidup di negeri Jiran karena sebanrnya orang SUmatera itu lebih serumpun ke MAlaysia.Hanya penjajahan saja yang telah meisahkan.
Bahasanya juga tidak beda. Saya menanyakan apa bahasa Sabah untuk Jengkol ternyata sama yakni Jaring.KAlau di padang Jengkol adalah JAriang dan kalau di batak joring.
Katnya juga di Sabah lebih banyak orang Philiphinanya. Ia juga mempraktikkan bahasa Philphina. Bahasa yang saya ingat dari philiphina adalah sandal ilang kalau mau memerhetikan kendaraan umum.Ternyata arti Sandal Ilang berarti Tunggu.
Tentu ini menjadi ilmu pengetahuan yang baru bagi saya. Ternyata banyak darikita yang belummengerti bahasa orang lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s