Irama Kerja Yang Hilang

Kalau bekerja kadang kita meraakanrama bekerja. Kalau menurut saya itu irama bekera adalah bekerja dari awal sehingg pekerjaan itu selesai. Tersendat adalah hal yang biasa dalam pekerjaan namun bkan berarti mundur.
Malam tadi saya menulis yang sudah saya rancang dalam corat-coret dalam kertas buram atau kertas kosong yang bekas. SAy menulis dua sinopsis cerita yang mau saya tulis berupa novel .SAya harap dengan sinopsis-sinopsis tersebut saya menjadi orang yang rajin.
Mungkinkah karena pegaruh Televisi saya menjadi tertuju padanya dan kadang kalau maam rasanya pusing sekal untuk mlanjutkan pekerjaan karenanya sayapun tertidur . Fortunatey saya bangunlebih pagi dari shubuh.
Saya bisa menjadi binggung karena tidak bis mengatr waktu. Mungkin saya menurunkan target saja yang penting asal ita bisa menulsi 4-5 jam sehari itu sudha sangat cukup bagi pribadi saya. Karena saya juga mempunyai tugas lain sebagai dosen yang tidak boleh saya tinggalkan. Saya sudha melangkah sedemikianjauh dan pantang layar itu tertutp kembali. Sya sudah mengrbankan semuanya dan saya yakin di balik kesulitan ini nantinya akan terbuka suatu keberkahan yang besar sekali.
Saya hanya mau bekerja keras saja dengan demikian saya dapat menunujukkan kemampuan saya yang hebat ini.Sya sudha mempunyai sumber daya yang besar sekali. MAlu rasanya kalau sumber kekuatan ini tidak saya pakai. Padahal saya sudah mendapatkannya selama berpuluh-puluh tahun.Sumber kekuatan saya kata teman saya tersebut adalah menulsi. Aku meyakinkan dalam otakku

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s