Main game versus menulis

Main game versus menulis
Saya yakin menyukai permainan game jalan tersebut sangat menyenangkan dan menghibur kadang kalau main game sudah tidak mengenal waktu lagi bahkan sudah sampai 3 jam main game tetapi tidak berhenti-berhenti dan waktu Saya pernah main game bahkan sampai saya sakit matanya dan sampai jam 12.00 malam baru berhenti terutama game yang saya sukai adalah game yang bertemakan sejarah dan game yang bertemakan strategi pada saat itu saya bisa mengatur beberapa prajurit dalam permainan tersebut untuk menyerang musuh yang bermain dengan cara kita bebas untuk menyerang musuh berdasarkan strategi yang kita miliki tetapi Sayangnya kita harus mengikuti skenario yang diberikan oleh si pembuat game tersebut nanti datangnya musuh atau nanti akan hancur nya kita tentu saja bergantung dengan musuh kita tetapi kita sebagai seorang pemain tidak akan mendapatkan sebuah cara untuk memenangkan game tersebut terkadang kita kesal main game karena kita tidak mampu menang lagi dan terus terus kalah-kalahan Hal ini menyebabkan kita perustasi Hah Lebih baik saya pikir menulis saja karena kita bisa menyusun skenario sesuai dengan yang kita inginkan bayangkan dengan menulis kita bisa berada di suatu tempat kemudian kita menghadapi sebuah masalah dan kemudian kita akan menyelesaikan masalah tersebut dengan mudahnya Hal ini tentu tidak bisa kita temukan pada main game tentu saja main game juga berguna hanya untuk refreshing tetapi menulis jauh lebih berguna daripada main game tidak ada produk yang kita hasilkan kalau main game kecuali Anda memang pemain game profesional yang bertugas untuk mencoba game-game baru Nah itu bisa digaji dengan harga yang paling tinggi sekalipun Tetapi kalau anda menulis Walaupun anda tidak menjadi penulis profesional anda akan bisa mempengaruhi orang Ya tentu saja itu kembali lagi pada diri Anda mau mempengaruhi orang dengan cara yang baik atau menuju sebuah keburukan tentu saja kita ingin mempengaruhi orang untuk menuju jalan yang baik agar kita juga menjadi berpahala dan kita tidak percuma jadi hidup ini bisa tidak percuma dengan menulis dan memberikan pengaruh pada peradaban sesuai dengan teman saya anjurkan bahwa menulis itu memang mengubah peradaban Bagaimana orang-orang nantinya pada berubah setelah membaca suatu artikel bahwa untuk berbuat baik dan Tapi tentu saja ada orang yang menulis untuk berbuat buruk contohnya machiavelli machiavelli menulis sebuah buku yang sebuah buku yang menganjurkan kepada kesesatan kalau kurang lebihnya seperti itu ia mengispirasi raja-raja untuk berkuasa dengan seenaknya dengan sesuai dengan keinginannya karenanya banyak pejuang pejabat-pejabat maksudnya yang bekerja seperti itu caranya mereka berbuat zalim berada seluruh rakyatnya hanya untuk ingin menyampaikan sebuah sebuah cara yang tidak rajin dan ia telah merusak subuh berhadapan dengan tulisan tulisannya nah kalau kita ingin menginspirasi orang dengan kebaikan Maka akan banyak orang yang akan berhasil seperti kita dan pada akhirnya mereka juga akan menjadi lebih baik dan tentu saja ini akan menjadi sebuah pahala yang besar bagi diri kita sendiri jadi siapa yang tidak mau untuk mendapatkan pahala tentu tidak tidak ada yang mau mereka akan berhasil dengan seperti itu dan kita juga akan bagus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s