Mengedit Melalui Screen Komputer

Saya sudah menekatkan diri untuk menulis jurnal perharinya. Saya tidak tahu sebenarnya apa yang saya mau tulis hari ini. Yah, kegiatan saya saja hari ini saja. Hari ini saya harus menulis kataku sebenarnya pikiran sudah full sekali atau mandek sehabis menyelesaikan novel saya mengenai Barbarossa.Novel tersebut sudah selesai revisi namunbemulm saya edit. Saya ingin menambahkan lagi beberapa hal. Seperti saya kira 10 orang jagina yang masuk tetapi belum berperan semua hanya lima saja yang berperan dalam dialog. Saya mau mengeclkan menjadi 5 orang saja namun sayang saja. Saya kira biarkan saja nanti saya edit lagi dan saya akan kirimkan ke penerbit yang membolehkan untuk mengirimkan via software saja. Karena kalau sudah versi cetak justru akan lebih sulit lagi karena versi cetak membutuhkan printer yang harga cetaknya mahal. Kalau menggunakan print sendiri lagi rusak terpaksa saya mau membeli print. Oh ya laptop juga sudah tua saya harus membelinya dengan laptop yang baru. saya akan menggunaan uang dari penelitian saja untuk membeli peralaatn tersebut. Say akira saya akan mendapatkan print tersebut.Dneganprint sebanrnya kita bisa membaca karya kita berulang-ulang hingga kita bisa memperbaiki dibbandingkan dengan membacanya di depan komputer. Namun seorang penulis berbakat tidka boleh untuk mengeluhkan keadaan yah kalau printnya lagi rewel ia sendiri harus menggunakan layar komputer untuk mengedit.

Penting sekali untukmengedit seperti yang saya ungkapkan sebelumnya karena tidka ada tulisan yang berna-benar langusng jadi. Tolstoy sendiri bahkan menulis ulang bukunya sendiri dengan tulisan tangan. Kalau sekarang mungkin tidka akan ada yang mau seperti itu. Menulis dengan tangan adalah capek sekali untuk 100 kata pertama saja mungkin anda sudah pegal apalagi kalau sudha menuis ratusan embar yang terdiri dari puluhan ribu kata. Kalau saya menulis dengan tangan dan itu pernah saya lakukan adalah tulisan saya yang kadang bagus kadang jelek Inilah bentuk ketidak konsistenan tulisan saya karenanya saya lebih menyukai untuk menulisnya saja dengan komputer dengan huruf yang standar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s