Susahnya kalau kita ingin takabur

Kita sering melihat orang yang menymbongkan gelarnya.Lihat saja profesor-profesor yang di kampus yang selalu mendapat tundukkan kepala eeeh jangan salah yach ini bukan tandukan kepala. Ini adalah tanda penghormatan bagi professor tersebut karena posisinya di dalam kampus.

Ilmu mereka memang menangangkat derajat mereka menjadi pejabat kampus namun kesombongan mereka telah menurnkan derajat mereka menjadi yang hina.Setiapomongan prof harus didengar oleh anak buah. Hal itu juga menrurun pada mahasiswa dan seakan kita sudah berhasil kalau kita sudah bisa menyombongkan diri dan merendahkan orang lain.

Kita mempunyai pangkat dan orang lain kit bangga padahal suatu saat kita penisun . Pada sata itu jangaknan mahasiswa satpam saja mungkin tidak akan menyapa anda. Oleh karena hidup ini begtu singkat jangan kita sombongkan diri. Jangan kita meniru professor –professor yang sombng tapi trulah professor yang baik hati dan mau merendah. Ilmu membuatnya smeakin mengerti bahwa ia bukan apa-apa.

Jangan sampai motivasi kita yang kita lakukan adalah sekedar untuk menjadi pujian orang padahal pujian orang hanya sementara di dunia saja. Ketika dunia ini sudah hancur tidak ada lagi pujian manusia dan kita diminta pertanggung jawabannya atas hal itu.

Nantinya kita akan tahu bahw aperbuatankita selama ii hanya untuk pujian orang dan amal kita akan runtuh semuanya seperti kita tidak pernah mengerjakan apapun. Karena kita tidka mempunyai keihlasan sebagai niat untuk mengerjakan sesuatu .

Karenanya dari sekarang kita harus berbuat ikhlas tersebut. Maslah penilaian orang tidak perlu karena mereka akan cenderung menyalahan kita kalau kita gagal  tetapi kebanyakan dari mereka akan lepas tangan ketika mereka dimintai pertanggung jawaban.

Orang lain bisa dengan mudah menyuruh kita untuk ini tu namun hanya sedikit yang bisa melaksanakan kata-kata mereka sendiri.Contoh: mudah untuk berkata sabar tetapi apakah mereka akan sabar jika terkena penderitaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s