Sudah membuat kerangka tapi loh binggung?

Beberapahari yang lalu saya sudah membuat kerangka karangan novel yang bercerita mengenai ajaibnya si penulis. Aku bangga kalau sudah mebuat kerangka maka aku pikir aku dapat menyelesaikan novel tersebut dengan arahan yang mantap dari awal penulisan hingga akhir penulisan. Siapa yang tidak mau dengan hal ini tentu saja. Aku berpikir kaau mau tiap hari 5000 kata maka dalam 8 har aku sudah bisa membuat novel yang hitungan katanya dapat mencapai 40000 kata.
Tetapi namananya renaca selalu tidak mudah Ketika sya menuliskan tiga kerangka dalam novel saya,saya sudah merasabahwa novel saya ini bisa nonsense dan tidak mengenai logika akal manusia. Jadinya saya mundur lagi dan berpikir untuk menulis yang lain saja. Tenu saya sedikit kecewa karena seharian saya menulis ketiga paragraf tersebut yang mmebuta saya menjadi lelah karenanya.
Saya menjaid ingta buku dari m diponegr agara kita membaca terlebih dulu kerangka yang sudah kita buat dan kita ahrus memikirkan terlebih dahulu apakah kerangka tersebut menarik atau tidak. Sebab kalau sudah tidak menarik saja untuk kita apalagi untuk orang lain.
Tetapi saya baru mendapatkan pelajaran yang bagus untuk merubah sedikit ceritanya.Kalau kita ingin bermain dengan yang pro kita seharusnya bisa membuat ceritta mengenai apa saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s