menambah konflik di novel

Kalau cerita lurus rasanya mungkin biasa saja. Unfortunately, semua cerita tidak ada yang lulus dan kita harus menelusuri jalan yang berbelok. Kadnag jalan itu harus kembali lagi ke tempat yang semula.
tentu banyak sekali varian-varian cerita yang kita alami.
Mungkin setiap orang mempunyai kesamaan ketika bekerja di tempat perusahaan terkenal dariuniversitas sama dan tahun wisaudanya yang sama tetapi pastinya jlnnya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang lancar-lancar saja menempuh jalan ada juga yang terlambat untuk menempuh jalan pasti berbeda. Kalaupun sama-sama mengajukan skripsi dengan dosen yang sama dan ujian yang sama pasti berbeda juga. Bisa jadi perbedaan itu dari judulnya atau tempat penelitiannya.
Bisajadi dari latar keluar. Mungkin mereka mempunyai dua orang tua yang mash lengkap tetapi bisa saja mereka mempunyai orang tua yang berbeda profesi.
Sama sekali tidak ada jalan yang sama. Kalau di sebuah cerita memang kita bisa menggambarkan betapa sulitnya orang yang meraih kesuksesan memang bukan pekerjaan yang mudah untuk meraih sukses.Karenanya tidak ada orang yang sukses.
Tetapi pada akhirnya orang tersebut nantinya akan sukses setelah berlelah-lelah. Atau sukses tersebut sama sekali tidak pernah terjangkau.Artinya orang tersebut menderta hinggaakhir hayatnya. Walau ceritaseperti ini tidak disukai oleh para pembaca namun ada juga yang menulis seperti ini.
Nah kalau jalan ceritanya meniru dari cerita yang lain jelas saja cerita tersebut klise. Memang cerita adalah dunia yang klise karena seteah berakit rakit ke hulu berenag kemudian artinya susah lalu menjadi sukses kemudian . Tetapi dengan cerita yang mirip dengan cerita lain kita akan dituduh klise walau kita bukan seorang plagiat tetapi plagiat dalam masalah cetakan cuma kita tambahkan bumbu-bumbu saja di dalamnya.
Inilah yang membuat novel atau ceirta bagus seperti masakan yang bumbunya cukup dan bahan-bahannya cukup sehingga rasanya menjadi nikmat.Tetapi tentu saja tidak memasukkan bumbu yang banyak agar cerita gak keasinan sehingga si pembaca sama sekali tidak bisa menelan bacaan kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s