Mesin Tik Lawas

Sebagai seorang dosen mempunyai banyak kewajiban yang harus dikerjakan selain memgajar ada masalah penelitian dan pengabidan masyarakat. Walau keanyakan dosen hanya berputar sekitar pengajaran saja.
Saya harus menetapkan terlebih dahulu skala prioritas tetapimesin tik kurindu saya malas kembali karena banyaknya pekerjaan.Pada saatinilah justru penentan kita rajin ataukah malas. KAlau kita bisa melewati berarati kita bisa memenangkan pertarungan ini tetapi sbealiknya kalau kita malas-malasan maka kita akan kalah.
Kemarin aku menemukan mesin tik yang dipakai sejak 20 tahun. Ternyata masih bisa mengetik walaupun mesin ketik tersebut tidak sempurna. Ada saja mesin yang sudah menemani saya sebelum era windows tenar.
Inilah hasilketikanku erupa puisi semoga semua mendapatkan hikmah darinya terutama penulis sendiri

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s