Teliti Sebelum Membeli

Agaknya hal ini harus iarahkan padaku. Kemarin aku melihat ayampelung berwarna putih dengan mata biru. Ia lebih istimewa dari kawannya karena tubuhnya yang lebih besar tetapi aku melupaka bahwa ayam tersebut bukan pelung sebnarnya.
Karena pelung asli jarang yang berwanra biru dan kakinya gemuk. AKu sadari ayam tersebut seperti halnya ayam broiler. WAduh au kecewa karena palsu . Tapi biarlah aku sayang ayam tersebut. Kalau ia tidak menunjukkan adanya ciri pelung maka aku potong saja ayam tersebut menjadi ayam bekakak. Itu pun kalau ayamnya hidup sampai dewasa. Seringkali saya menemukna bahwa ayam pelung mati sebelum dewasa.
Pedagannya sih sudah jelas gak jujur ia bilangayam tersebut bibit dari warung kondang Cianjur. Ah sudha ketpu saya. KAlau mau membeli ayam pelung langsung aja ke pertenakan dan kita katanya bisa beli lebih murah . KAu sudah membelinya 40.000 seekor lagi dua ekor aku beli atau sepasang. SAyang jua uang segitu seharus nya bis membeli dua meter bahan celana yang cukup bagus. KAu kia kau gak sabaran. Tetapi bairlah adanya ayam memangmenghubur diriku. Aku senang memberinya pakan dan melihatnya berciap-ciap.
INi adalah ongkos pembelajaran membeli ayam yang palsu. Beberapa saat yang lalu aku melihat ayam peung campuran yang kokoknya irip pelung namun badannya seperti ayam bangkok. Aku berharap mendapat yang seperti ini saja agar saya bisa senangmemeliharanya sebagai hobi . KIni yang menjadi persoalan saya adalah bagaimana memeliharanya. KAlau satu dua hari saya pergi kepuncak mungkin tidak akan masalah namun jika lebih dari itu ayam harus dikasih pakan yang lebih banyak dan aku pikir aku harus membuat tempat makan yang besar agar bisa ditampung banyak makanan dan dalam tiga hari pakan tersebut tidak habis sehingga saya bisa pergi meginap di puncak tanpa harus was-was menunggu aya pelung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s