Terus Berjalan

Teru berjalan di loorng kegelpan sampai kau temukan seberkas cahaya

Penyakit penulis pemula adalah suka menemukan lorong yang gelap dalam menulsi namun yang kebanyakan mereka malah tidak mau berjalan dan diam saja. KArena yang paling mudah adalah kembali ke jalan awal mka mereka melakukan hal yang sama.
Dengan kembali ke jalan yang awal berati mereka akan tidak lagi berlajan ke depan yang penuh dengan kegelapan.
Kalau saya tetap maju saja dan saya merasakan dnegan menulis walaupun merasa akan statis namun ada sedikitnya cahaya yang masih redup.Tentu saja cahaya redup ini harus dinyalakan dengan energi yang besar sekali agar bisa keluar dari kegelapan tersebut. Aku kira lama-lama kita akan bis akeluar.
Pelajarin jangan melakukan hal yang sama jika kita ketahui kita gagal. Jangan kita ambil jalan yang pernah kita lalui hal itu akan percuma saja karena kkta masih merintis kembali ke dalam kegagalan. OLeh karena itu kta membuka peta lagi dan mencari jalan tersebut untuk mendapatkan apa yang kita cari.
Kalau kita merasa stuck kita mencari buku panduan mengenai penulis atau kita bisa browse mengenai keberhasilan tokoh yang ada. DAn jangan lupa banyak membaca yang akan menambah kosakata kta seperti yang dianjurkan oleh Stephen KIng. KIta tidak hanya semata menulsi melainkan membaca juga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s