Tidak Mengeluarkan semua Omongan

Tidak MEngeluarkan semua Omongan

Imam Syafi’i ra berkata :

Kehebatan seseorang itu ada pada tiga hal :

1. Mampu Menyembunyikan Kefaqiran. Sehingga orang lain menyangka kamu berkecukupan karena kamu tidak pernah mengeluh.

2. Mampu Menyembunyikan Amarah. Sehingga orang mengira kamu merasa ridha.

3. Mampu Menyembunyikan Kesulitan. Sehingga orang lain mengira kamu selalu senang.

Sumber : Managib Imam Syafii karya Al-Baihaqi.

Salah satu pesan Imam Syafii ra adalah kalau kita ridha meski hati ini marah. Susah sekali hal seperti ini. Bagaimana kalau kita sedang kehilanag sesuatu walaupun padahal segala sesuatu itu pasti milik Allah. Kita hanya mendapatkan hak titipan tetapi hal itu membuat kita menjadi panas dalam.Hati kita terpikirkan dengan hal itu.
Kita bisa menjaid marah.PAdahal marah tidak menyelesaikan permasalahan sama sekali malah membuat segalanya bertambah menjadi rumit saja.
Kalau merela mau bersabar saja yakinlah mereka akan mendapatkan gantinya. Terkadang gantinya lebih baik dan jauh lebih baik daipada yang ada sekarang.
Bagi yang belum menikah memang rasanya seperti kehilangan sekali padahal calonnya tidak jadi.Atau orang yang incarannya tidak jadi. Akhirnya justru mereka menjelekkan orang tersebut. Dengan mengatakan orang tersebut kegendutan lah , atau kakinya pengkor atau orang tuanya galak.
JUstru orang yang seperti itu tidak ridho dan ikhlas. Mungkin orang yang akan kita katain atau kita hina yang tidak menjadi pasangan kita menjadi sedih karena kita merasa beruntung tidak menjadi menikah dengan nya tetapi orang lain mungkin berfikir lain.
Ayolah jangan mencari kesalahan orang karena setiap orang memiliki kesalahan. Kita memang boleh mengangap orang yang mau menjadi pasangan kita tidak baik bagi kita tetapi itu cukup di hati saja. Jangan ita keluarkanmelalaui mulut kita.
Toh, orang sendiri yang akan menilai semuanya. Jangan kita menjelekkan untuk menghibur diri kita dan orang lain.
Memang tidak dipungkiir bahwa ada saja orang yang selalu mengungkit-ungkit bahwa karena tidak menikah dengan si A kita sulit jodoh atau kehidupan kita menjadi kurang akrena tidak mempunyai harta atau anak karena kita tidak menikahi si A.
Orang tersebut terlalu sombong dengan memberikan ukuran-ukuran tersebut. Tentu saja kita jangan terpancing yang membuatkita menjadi tidak ridho.
Kia malah menghina si A padahal belum tentu A menghina kita. KArena hasutan orang lain kita seolah tidak ridho. Akhirnya keluar dari mulut kita berupa cercaan. Mungin si penghasut menjadi sadar bahwa kita tidak membutukan si A dan ia berhenti untuk mengejek kita namun bisa jadi kata-kata kita disampaikan ke A oleh si penghasut. Khan jadi berabe lagi.
NAnti orang juga bilang . Dia punya banyak alasan karena gak jadi dengan A? nah, malah anda repot sendiri khan.
Yah. jadi setiap omongan memang tidak seharusnya keluar dari mulut dan dalam masalah ini kita hanya perlu membela diri kita dnegan sifat kita yang kelihatan ridho. Kalau ada orang yang mengungkit yah bilang saja Alhamdulillah atau diam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s