Memisahkan alat tulis rumah dan kantor

Terkadang kita sulit sekali mencari pensil atau pulpen di rumah. Sering juga kita lupa membawa alat tulis karena kita juga lupa membawanya. Terkadang aku melihat mahasiswa yang juga tidak membawa alat tulis membuatku menjadi kalau dibilang kesaltidak juga namun aku menilai mahasiswa yang tidka tahu aturan. Aku tidak mau menjelek-jelekkan mahasiswaku sendiri.
Ini memang bukan disengaja. Karena ketika kita memakai pulpen kita lupa mengeletakkan dimana saja . Terlebih kalau kita tidak mempunyai meja kerja. Kita bekerja seperti gerilya saja. akhirnya ketika sudah selesai alat-alat tulisa tidak diletakkan di tempat ang semestinya.
Kini aku sudah mmeisahkan juga tetai aku masih mersakan kehilangan. Sbeba au menaruh alat tulis di tas yang satunya. RUpanya kita juga harus menarih alat tulis di tempat yang satunya juga dan kita harus memisahkan juga. Tidak ada ruginya membeli alat ttulis bagi tiap tas atau taip tempat. Jadi saya mempunyai alat tulis di ruang kerja, ruang tamu dan juga kedua tas saya. SAy aharap dengan kedisplinan untuk menaruh alat tulis saya tidak akanmerasakan kehilangan lagi. Aku rasa aku tidak perlu lagi mmeinjam ke orang.
Yah kita harus menocba memaafkan orang toh kita juga salah. Pernah ada yang mau meminjam pulpen malah membentak soalnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s