Jangan Malas Mengedit

Malasnya megedit

Seolah mengedit bukanlah menjadi pekerjaan. NAh itulah yang banyak orang lakukan. aku menilai kalau aku bisa menulis banyak kata maka saya akan bisa untuk menulis banyak buku.Apalagi kalau kita baur mula. WAh namanya semangat seperti semangat 45 tidak akan terkalahkan kalau kita sedang bersemnagat.
Tentunya salah kalau kita hanya menulis saja padahal mengedit itu juga bagian menulis. Hanya saja mengedit tidak menghasilkan kata yang banyak karena tulisan sudah jadi terbuat sebanyak novel itu sendiri atau 40.000 kata . NAha kalau mengedit juga khan hanya untuk mengurusi masalah tupos yang tidak menghasilkan kata namun malah membuat perbaikan atau memperbaiki kata tersebut. Jumlah hitungan kata tidak berubah.
JAngankan penulis amatir seperti kita. Lha wong penulis yang sudah pro saja membutuhkan untuk mengedit tulisannya.
Kalau masalah typos mungkin tidak masalah karena kita bisa menggantinya dengan mudah namun kalau susunan kata yang salah ini sedikit lebih rumit. Ada kata yang mungkin kehilangan subyeknya. Biasanya sih subyeknya karena ada kata yang panjang sehingga melupakan subyeknya.
ada juga cerita yang satu dengan cerita yang lainnya menjadi tidak nyambung. Ini harus diteliti lagi dari awal penulisan.Memang ini tidak mudah dan kadang kita juga ada yang terlupakan . Tetapi jangan kahwatir semuanya itu bisa kita selesaikan dengan cara

Iklan

Jangan menunggunya besok

Kalau sudah target hati ini selesai kita harus selesai. Kemarin saya sendiri menguji komitmen saya dalam menulis
Walau kemarin libur namun aku tidak tetapkan sebagai libur menulis. Karena apa? Aku sudah m menulis enetapkan vahwa haru libur untuk hanyalah hati Minggu. Kecuali , ada perkecualian kalau saya mesti bersilaturahmi ke saudara atau ada keperluan saya aednag berpiknik maka mau tidak mau saya harus ikuti seperti itu.
Kemarin aku sudah menulis rangka drama awalnya itu cerpen tetapi aku pikir lebih baik menjadi drana pendek aja yang isinya dialog dua orang saja.
Ketika aku sedang menulis aku malas. Aku katakan dalam hati nanti saja besok dengan pikiran yang lebih jernih dan akan mengembangkan patagraph atauialog yang lebih bagus.
Aku sadar dan beberapa kali tertipu oleh rayuan maut ntar saja.
Aku bertekad tulisan ini kok tidak banyak paling hanya 1000 kata masa sih tidak bisa sedangkan paragraphnya sudah dibuat dan tinggal mengembangkan saja. Aku terus dan ada ketakutan tulisanku ini jelek.
Bagaimana kalau tulisanku jelek ? Bukankah itu akan membuat reputasiku jelek. Aku tahu meski aku menaruhnya di tempat wevaite onlibe namun aku kir aaku juga harus memperbaiki tulisan. Dari sini orang akan melirik tulisan kita sehingga bisa jadi ada produser yang lewat mencari karya yang bagus dan anda bisa menjadi penulis yang terkenal.
Aku kira perjuangan melalui online sangat hebat juga apalagi sampai viral pesannya ke dunia maya maka kita akan menjadi penulis terkenal.
Kita jangan berhenti sebelum target. Nasihat ini lebih tepat untuk diriku yang suka menunda pekerjaan. Penundaan justru membuat banyak proyek yang tidak tergarap.
Kalau menurutku tulis dulu saja selesai dan baru kita edit. Ada yang mengedit setelah seminggu menulis karena dengan demikian ia bisa mempunyai pikiran yang baru mengenai tulisannya sehingga ia bisa menjadi lebih tajam penglihatannya untuk memotong kata yang tidak diperlukan. Menambah suatu ide bisa dilakukan setelah adanya upaya untuk pengeditan.

Aku harus menggambar peta terlebih dahulu

Aku sangat senang menggamabr vignet yang baru aku gemari. Aku kira itu sama dengan seperti dengan gambar mind mapnya milik Tony Buzan. Mungkin aku bisa meggamar cita-citaku di sebuah kertas vignet.Sederahan sekali membuatnya dnegan menggunakan pen yang berwarna hitam dengan tinta.Pertama bisa gunakan pensil terlebih dahulu sebagai sket dan kita bisa menggunakan pulpen atau spidol jika mau. aku juga mmeikirkan bagaimana kalua menggamar dengan photosop. aku kira itu uga tidak akan susah .

Kalau Tony Buzan menggambarkan mengenai apa yang kita harus jabarkan dalam satu topik namun kalau vignet lebih ke sisi estetika saja. Dimana gambar harus penuh di atas kertas. Kalau ada ruang kosong bisa diisi oleh gamabar dekoratif biasanya adalah
Au menggambar dengan benda matisaja karena dengan menggambar mahluk hidup aku nanati khawatir karena berdosa. AKu bisa menggambar bergabai benda mati seperti kapal terbang, kapal lautdan banyak hal yang lain yang aku bisa menggambarkan. ‘kalau terpaksa mengambar tanpa wajah saja biar aman .
Aku akan mengambar walaupun wadah untuk vignette memang tidak ada yang ada hanya kit bisa masukkan dalam blog saja.
Pernah khawatir bahwa vignet dipakai menjaid gambar tatoo. Kau pikir ini seperti man behind the gun saja. Kalau aku sih hanya mau nyeni saya atau mau berkaya dalam bidang seni. Saya tidak pernah menganjurkan orang untuk merajah atau mentato tubuhnya. Mereka yag merajah atau mengubah ciptaan akan menjadi dosa.
Aku pikir dengan menggamabr sebuah vignet atau poseter akan membuat saya menjadi lebih rajin untuk menulis.
Hanya saja beberapa poster atau vignet yang akan saya kerjakan mmebuat saya khawatir malah perhatian teralihkan menjadi menggambar vignet tetapi aku ira . AKu harus tetap fokus pada tujuan untuk menulis novel sebanyak mungkin yang akan mmebuatku mendapatkan penghasilan yang layak selain daripada menjadi dosen yang birokrasinya lebih ribet. Kalau menulis kita tidak pelru birokrasi hanya saja saya harus berusaha sekeras mungkin untuk menulis. Aku harus tetapkan bahwa setidaknya saya harus tiga jam untuk menulis.

Soal 4×4

Aku mengajar ilmu matematika termasuk di dalamnya Aljabar. Menurutku ilmu ini sangat menarik namun sayangnya banyak mahasiswa yang tidak bisa untuk mengerjakan soal ini. Aku kira aku harus membuat suatu pendekatan yang baik lagi. Aku harus membuat mereka lebih tertarik untuk mempelajari matematika. Aku kira semuanya akan bisa untuk mengerjakan soal matematika dengan mudah apabila kita memberitahukan dengan mudah.
Aku tidak bisa atau setidaknya belum bisa untuk mengajari mahasiswaku.
Aku berharap jam nanti aku akan datang dengan wajah yang ramah dan menanyakan kabar dan aku tidak akan lagi menjadi agar mereka harus bisa namun setidaknya mereka harus mau belajar. Walaupun mereka tidak semangat aku harus menyemangati mereka .
Padahal aku tidak meminta banyak dari mereka. Asal saja mereka mau rajin untuk mengerjakan soal dan mereka juga tidak berisik.
Kalau mereka sudah malas kuliah dan mereka tidak mau untuk mengerjakan soal maka mau apa lagi yang mereka cari. Mereka harus bekerja dengan baik dan harus berjuang karena hidup ini begitu keras siapa yang tidak keras pada dirinya maka dunia akan keras padanya.
Ini juga menjadi pengingat bagiku untuk terus bekerja menggapai cita-cita yang sudah aku tetapkan. Aku harus kataku dalam hati.
Justru adanya mahasiswa malas membuatku menjadi rajin lagi. Aku kira kita harus membuatnya menjadi rajin.

Yang hilang belum tentu kembali
Bagi soerang insna yang kehilangan kekasih maka ia tahu bahwa yang hlang belum tentu kembali. Ada cerita kehebatan cinta dima 10 tahun tidak bertemu namun dipertumakan dana pernikahan yang suci.
Tetapi tentu lebih banyak lagi yang kehilangan padhal sudah di ambang mata. Ia sepertinya lolos begitu saja meskipun sudah menentukan hari h. Meski komitmen keduanya bahkan orangtuanya mendukung namun tidak jadi juga.KArena semuanya adlah misterius.
Terkadang ada yang mengambil jalan pintas bunuh diri walaupun sudha diingatkan bahwa cewek bukan satu saja. Ada yang kecewa dengan kutunggu jandamu. Ini juga tidak logis. Banyak perempuan lain yang lebih cantik, lebih sholihah dan lebih kaya dan jau lebih baik dari perempuan yang dulu.
Adapaun yang hilang belum tentu kembali sama sekali tidak diperuntukkan bagi orang di dunia ini.
Judul diatas  lebih tepat untuk negeri yang direbut oleh penjajah seperti AL Quds.Sejak tahun 1948 atau tiga tahu setelah Perang Dunia II, negeri ini diinjak  oleh Yahudi.
Ketika itu orang Arab menjual tanahnya pada Yahudi dan tentu saja Yahudi tidak akan menjual tanahnya bahkan untuk ditukar dnegan harga yang mahal sendiri.
Yang hilang seperti ini wajib dibela dan para pahlawan muslim sudah membelasnya. Kita wajib membelanya karena ini merupakan tana suci dari Ummat Islam

Shalahuddin Al Ayubbi bersungguh-sungguh untuk memebebaskan Al Quds dari tangan Pasukan Salib . IA bekerja puluhan tahun dan ia juga tidak kahwatir dengan serangan pasukan Salib.

Ketika Perang Dunia I , Ummat MUslim dobodohi dengan kemerdekaan dari Utsmaniyyah padahal itulah awal penjajahan dari Ummat lain. Sekarang Al Aqsho hanya hal yang hilang karena pemimpin yang egois.

Membuat Pekerjaan Tuntas

Seorang samurai mempunyai dedikasi pada tuannya dnegan sepenuh hati. walau mereka tahu bahwa pimpinan mereka salah tapi mereka tetap membantu atau bekerja dengan si daimyo atau si bangsawaran. Mereka seperti harus memenuhi takdir mereka sebagai seorang pelayan atau SAmurai. Terkadang mereka menjadi alat saja yang tidak mempunya peri kemanusiaan dan mereka embunuh banyak orang bersalah atau tidak bersalah. Sperti kejadian yang terjadi di Banda dimana penduduk asli Banda Neira dibunuh dengan sadis oleh Samurai Jepang.
Mereka memang bekerja dengan rapi dan mempunyai ekahlian dalam bidang pedang. Hanya yang tertentu saja memang yang boleh memegang pedang karena hanya bangsawan.
Ingin sekali aku bekerja seperti orang JEpang yang selalu rapi. Meski mereka awalnya membuat barang asal tapi pada akhirnya mereka membuat sesuatu yang hebat seperti sekarang.
Orang JEpang suka sekali mencoba dan mereka bisa menyaingi tekhnologi Barat.
Perkembanagan Angkatan Laut Jepang sangat hebat kalau dibandingkan perkembangan dengan cepat.Orang Jepang memang hebat sekali.
Mereka bekerja dengan rapi dan sabar sekali. Karenaynya karya-karya seni mereka bagus sekali. Coba lihat pembangunan rumah mereka yang rapisekali dengan jendela yang terbuat dari kertas. mereka juga menyusun batu-batu dengan rapi sebaga pondasi dari kastil mereka.
Mungkin aku harus memulai dengan kerja yang segera dan seperti orang Jepang. Mungkin awalnya tidak sebagus sepeerti orang lain namun aku membuat serapi mungkin sehingga pada akhirnya saya bisa membuat sesuatu yang bagus.
KAta UStadz Felix Siauw dalam bukunya HAbits , kita harus membuat habist tersebut dan setelah beberap jam emlakukan maka kita akan bisa membuat habist tersebut. Kita akan tidak terbiasa kalau kita tidak melakukan sesuatu. Hebat sekali kaau kita menjadi habit yag baik.

Jangan Habiskan Waktumu Dengan Mengobrol

sebagai manusia kita mempunyai alat komunikasi berupa suara yang keluar dari mulut yaitu mengobrol. Kalau manusia berhubungan dengan orang lain maka ia harus mengobrol.
Obrolan memang berguna. Seringkali ada infomasi baru dari yang bersifat remeh temeh hingga yang bersfiat penting sekali. Kalau yang dari remeh temeh seperti informasi kuliner di suatu tempat atau bagaimana kita ergi ke suatu tempat. Bisa juga kita mendapatkan informasi mengenai cara melakukan sesuatu.
Kalau yang lebih hebat lagi adalah kita bisa untuk mendapatkan berbagi tips atau kita mengobrol ke suatu yang lebih penting maka itu dinamakan diskusi. Kita sharing saja ilmu atau berbagi ilmu pada teman atau kerabat kita. Siapa tahu kita membutuhkan ilmu seperti itu. Tetapi tetap saja kita harus menyaring mana obrolan yang “Benar” dan mana obrolan yang “salah”.

Ada orang yang bisa menghabiskan waktu mengobrol hingga tiga jam. Nah saya yakin tidak ada materi yang bisa dtangkap dalam materi tersebut melainkan cuma naglor dan ngidul lagi. Maklum si pengobrol tidak mempunyai materi yang banyak yang bisa dibombardir ke pendengarnya. Omongannya berputar.

Hal yang sama dilakukan lagi dengan besoknya . ia berbicara hal yang sama lagi dan ia merasa senanga dnegan hal itu. Untuk yang kedua kalinya mungkin temannya senang. NAmun sudah berpuluh kali hingga temannya mersa jenuh ia bertanya oh bukankah kau sudha bilang hal itu ribuan kali. Atau dengancara halusnya. AKu sudah tahu bagian itu bukankah kau nanatinya ketemu dengan si nganu.

Kalau sudha gitu beraati orang sudha bosan dengan cerita kita. Kita bisa arahkan ngobrol positif apalagi kalau ngobrolin orang lain bukan tidak ada manfaatnya lagi bahkan akan menjadi berdosa.Sungguh merugi ketika kita menambah dosa saja bukan menambah pahal. Dan yang paling penting kitakhan gak suka dioomongin orang.
Kita tidak perlu untuk mnegikuti obrolan yang salah karena akan menghabiskan watu kita. Kita juga jangan memikirkan untuk sesuatu halyang tidak berguna bagi kit akarena itu sama saja meracuni pikiran kita.

Minggu Kerja

Ada orang yang bekerja luar biasa. Bagi mereka hidup adalah bekerja dan tidak ada hari melainkan bekerja. Kalau aku sendiri dari dulu tidak mau bekerja di hari libur dan hari Minggu karena hari tersebut adalah hari libur dimana waktu kita untuk mengisi dengan hal yang selain bekerja.
Tetapi bagi orang lain ada yang bekerja hingga Minggu. Menurut mereka kalau mereka berhenti bekerja maka mereka akan pusing. Ada seorang rekan yang mengerjakan powerpoint pada hari Minggu untuk rugas mengajar di esok harinya.
Karena terpaksa, aku juga mau bekerja di hari Minggu. Aku harus menggunggah bahan atau berkas penelitian saya. Ternyata laporan sudah ditutup dan saya sedih. Mungkin saja saya bisa kembali untuk meng-upload bahan berkas seminar melalui offline. Aku menjunjung untuk menyelesaikan tugas ini karena aku sudah mendapatkan penghasilan dari penelitian tersebut. Tak enak rasanya setelah kita nelakukan pekerjaan tersebut namun kita lari. Itu namanya kita tidak bertanggung jawab. Unless, pihak sana tidak mau menerima lagi. Kalau demikian yah buat apa lagi saya tidak akan bisa untuk meng-uploadnya tetapi aku yakin untuk tahun depan aku akan mendapatkan penelitian lain.

Perjalanan yang lama sekali

aku kira bandara samapi ke rumahku di pinggiran jakarta biasaya hanya sejam atau satu setengah jam. Tadi malam (17/3) adalah hal yang berat bagiku karena saya merasa perjalanan melebihi 4 jam. Kata supir taksinya saja bisa samapai jakarta tegal akalu lewat Brebes Exit (Brexit).
Aku tidak menduga semacet ini namun dengan esoknya hari libur ini menjadi suatu tanda atau sinyal bahwa biasanya memang macet menelang liburan tetapi kata si supir taksi ini terjadi kali ini saja sebelumnya belum.
Untung aja aku gak pesen taksi dari banda berapa nanati yang aku harus keluarkan bisa samapai ratusan ribu. Ada seorang perseta yang menawarkan. Nah ini sebanrnya sih saya jadi malu saja. Kepingin punya kendaraan tapi belum mampu . Tapi sebanrnya itu bukan alasan karena ada ternyata teman yang menggunakan taxi online . AKu belum pasang saja karena akau kira aku jarang sekali . Tteapi aku mungkin akan mempertimbangkan hal ini.
Sunnguh macet di jakarta kaena penduduk sudah banyak dan pertambahan penduudk semakin meningkat.
Supaya penduduk di jakarta semakin di pisah ke luar daerah. Tetapi dengan itu orang Indonesia semakin banyak dimana-mana. Mereka akan membuat suatu tempat yang lebih makmur dari Jakarta .
Tetapi semua seperti pasti mellaui proses yang panjang tidak hanya sebantar saja bisa. Itu bisa dilakukan oleh pemimpin yang hebat. Tidak dengan pemimpin yang selama ini.

Pekerjaan yang tidak ada habisnya

Kalau kita bekerja dengan rajinpun maka namanya kerjaan tidak akan ada habis-habisnya. Kita taerus mengulang pekerjaan tersebut hingga mahir namun akhirnya kita tidak bisa mengerjakan sampai habis juga.
Setelah selesai pekerjaan maka akan ada pekerjaan lainnya. Seperti halnya reformasi. pertaanyaan saya tidak ada berita yang bagus karena orang sudah tahu bahwa presiden sudah turun namun dengan watu yang berjalan ternyata reformasi tidak juga memberikan hal yang berubah menuju ke arah kebaikan melainkan hanya stagnan saja.
Biarpun begitu aku merasa terbebani dnegan pekerjaan baru. Aku merasa tidak ahli dalam bidangnya tetapi aku sadari bahwa namanya pekerja harus bisa segalanya. Seperti halnya seorang temanku yang seorang sarjana Akuntasi. Ia pun harus membuat tuntutan di muka hukum mengenai kerjasama yang mengalami wanprestasi. Ia akhirnya melewati itu dengan baik juga sehingga ia bisa menyeelsaikan pekerjaaannya.
Jangan kita mengeluh karena kertebatasan dan mudah-mudahan aku akan bisa untuk mengatasi berbagai hal tersebut.