Membaca belum tentu suka menulis

Saya membaca novel sebuah arya terkenal charles dickens yang berjudul Great Expectation dengan alur yang sederhana saya bisa mencerna tulisan tersebut. Ada beberapa ide yang bisa saya masukkan dalam cerita tersebut.
Ide dasarnya adalah orang yang mendapatkan uang dari rahasia karena sudah “menolong” orang lain. Tentu saja perbuatan baik itu adalah perbuatan yang tidak baik karena menolong seorang kriminal kabr dari penjara.
Tteapi aku jaid keasyikan membaca sehigga aku lupa untuk menulis bahkan untuk menulis sepotong jurnal yang berjumlah 300 kata. AKu menjadi terlenea. KAlau aku memepunyai cerita seperti great expectation atau menirunya nanti juga dikatakan plagiat. Memanng membaca adalah sarana untuk meningkatkan keahlian kita menulis namun yang lebih penting lagu bagiku adlaah tekad. Tekad yang memabaja untuk memulai goresan tulisan. Tekad pantang menyerah ketika stagna.
SAya melihat banyak sekali pencinta novel tidak suka untuk menulis. Mereka senang menikmati bacaan-bacaan saja. Yah, seperti itu sih lumayan daripada ada yang tidak suka membaca apa-apa. Hanya membaca berita saja di situs berita yang juga tidak penting seperti berita selebriti. Berita politik yang tidak bermanfaat (walau ada berita politik yang bermanfaat)
Saya menyadari bahwa menulis juga harus terus dan jangan berhenti. Kita memang wajib membaca namun kegiatan membaca jangan menghalangi kita untuk menulis. Seperti kata Stephen King yang menyarankan kita membaca yang baik agar kita menghasilkan buku yang baik juga. Kelau kita terus saja membaca tanpa menulis maka yang terjadi adalah kita menjadi pembaca saja.
Aku pikir aku bisa mengembangakan banyak hal dari membaca. Aku jelas tidak akan memplagiat karena bagiku itu memalukan dan tidak kreatif. Aku bisa membuat beberapa hal mengapa aku harus plagiat, Hanya saja kita bisa mempelajarai gaya penulisan dari seorang yang memngajari kita bagaimana membuat tulisan yang baik.
Kemarin saya juga sudah menulis buah Tin, Aku kira aku sudah mulai mengacau padahal pekerjaanku sanagat banyak. Bairlah kupikir ini juga dalam rangka mengajariku untuk belajar. Siapa tahu saya akan sukses.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s