Konsentrasi pada yang mencintai kita

Berkonsentrasi pada orang yang mencintai kita

Dalam hidup ini kita kadang melihat ada yang membenci kita dan juga ada yang mencintai kita.
PAda tahapan awal atau ketika saya masih abg , saya pikir saya bisa membuat senang setiap orang tetapi tidak.
Setiap orang memang berhak mencintai dan berhak untuk membenci walaupun semuanya ada konsekuensinya. Toh akui dalam diri kita, kita khan membenci berapa orang yang baik dekat dengan diri kita baik yang jauh dari diri kita.
KEcuali kita tidak pernah berjumpa dengan orang itu maka kita tidka membenci atau mencintai orang tersebut. KIta hanya netral samapi kita bisa ketenu orang tersebut. Tteapi untuk public figur kita seringkali membenci kalau ornag itu jahat seperti si penista Al Qur’an. Sebagai MUSlim kita wajib memebenci mereka karena mereka sudah menghina Allah dan Rasul-Nya.
Tetepi seirngkali pikiran kita "mikirin" orang yang memebenci kita. Terkadang kita lupa pada orang yang mencintai kita. HAti kita menjadi lebih terkonsentrasi pada orang yang membenci kita.
Memikirkan orang yang memebenci kita tdiak akan habis.CObalaha untuk berdamai dengan hal itu. SAya memenag sudah mencoba menang tidak mudah tetapi lama-lama berkurang.
Tekada saya kalau ada 1000 orang yang memebenci saya namun hanya ada satu orang yang mencintai maka lebih baik mikirin nya.
Ada yang harus lebih kita pikirkan satu sang maha pencipta yang IA pastinya mencintai kita namun aku sering lupa dengannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s