Menulis Novel Turunannya

Mudah bagi seorang penulis pro untuk menulis kembali sebuah novel sambuangannya.Kalau novelnomor satu laku maka dnegan mudah ia membuat novel nomor dua dan begitunya samapai angak nomor 7 seperti di film bahkan sampai ada yang melebihitujuh hingga 8 seqiel seperti fast and furious.
Memnag kalau namya kreatiitas maka tidak ada yang bisa untuk menganggunya hingga bisa menembus Kalau perlu sampai nomor 9 biar para pemirsanya sampai bosan .
Tteapi bukan itu ceritanya. Maksud saya kalau adanovelkita yang tidak laku dalam arti tidak masuk dalam penerbit bisa kita kembangkan idenya untuk mendapatkan berbagai cara untuk mencari ide baru.Semisal ada ide yang belum bisa kita tuntaskan dalam novel tersebut maka inilah kesempatan kita untuk mengiulas hal itu sampai tuntas.
Ada cerita mengenai perang di Galipoli dan ini sangat menarik bagi saya . Saya Mungkin akan bisa menulis lagi mengenai hal ini.Misalnya keturunannya akan membaca surat mengenai hal ini dan menyelidiki dari tasannnya. Banyak sekali hal yang bisa kita cari seperti halnya detektif tetapi bukan detektif. Ada fakta yang baru yang perlu dicari. Bisa saja fakta tersebut merupakan harta yang terpedam atau rahasia suatu keluarga hingga munculnya sesuatu yang menyeramkan.
Aih tapi saya tidak berminat untuk menulis novel seram karena cukup menakutkan. Saya hanya perlu untuk mengetahui rahasia yang sanagat menarik.
Bukankah banyak rahasia atau misteri yang menarik manusia ataupun pembaca sangat menarik sehingga bisa dijadikan sebagai tulisan.
Banyak sekali ide yang bertebaran dimuka bumi dan perlu untuk ditulis lebih lanjut hanya saja kita tidak mau memulainya. Untuk sejam saja kita memulainya bisa seribu kata dan kalau lebih maka akan banyak kata yang nanti kita bisa dapatkan dari sana.
Pengembangan ini bisa kita lakukan dengan metode brainstorming yakni mencari apa saja kemungkinan ide yang bisa kita lanjutkan sebagai bentuk penulisan kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s