Jangan Mengeluhkan Negara Berhutang

Sebanrnya bukan urusan rakyat kecil tetapi rakyat besar mengenai hutang negara. Rakayata besar lah yang telah menetukan besaran hutang yang dipinjamkan negara.
Tidak ada yang bisa encegah kita berhutang katanya. HAnya ada seorang pemimpin saja yang bernai bahwa ia bisa akan mengembalikan kejaayaan Indonesia.
Rakyat INdonesia tertutama rakyat kecil hanya bisa bekerja saja memenuhi kebutuhannnya sendiri. Yah kadang membantu saudara yang masih ada hubungan darah. Ini sja saya rasa sudah cukup lumayan karena justru itu kita akan embuat negara ini kuat dnegan saudara kita yang terbantu. Orang lain berarati tidka perlu membantu saudara kita.
DAri saudara kita yang terbantu, ia akan membantu saudaranya lagi dan begitu seterusnya. KIta tidak perlu memuisngkan apa yang menjadi dengan negara ini.
Prbaikan perlahan akan terjadi jika kita mau memluianya dari diri sendiri. Masing-masing dri individu memperbaiki diri dan tidka pelru memeikirkan hutang. Toh dari individu ini tidak ditagih hutangnya. Walau katanya bahwa bayi lahir sudha berhutang. Pendpat ini tentu saja keliru sebaba negaralah yang berhutang. Tidak seperti kita hutang di kartu kredit yang akan terus di tagih oleh si debt collectr. Hutang kita sebagai warga negara yah tidak ada. Masa kita harus membaya rhutang negara. Wong, kita saja hidup dalam kesulitan.
Keismpulannya kita tidak usah memikirkan hutang negara lebih baik kita pikirkan bagaimana kita memilih pemimpin yang dapat berjanji mengeluarkan dri hutang khan sebeanrnya tidak sulit amat khan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s