Tidak Malas Menulis JUrnal

JUrnal Tetap Eksis

Hal yang sellau saya pegang dari seornag penulis dan wartawan yang mengajri ku menulis. HAnya menyiapkan waktu lima menit saja atau lima belas menit saja,. KIta sudha berhasil untuk menjadipenulis. Ttentu pengembangannya atau mau mengembangnnya terserah kita seterusnya. Apakah kita mau berhenti pada jurnal atau kita akan menulis buku.
KAlau kita lihat hidup ini penuh lika-liku. Terkadang meski hobby menulis saya ingin mengajakdiri saya kealam yang lain dari alam yang ada namun tetap saja saya malas. A{Plaagi kalau sudah malam. KArenanya memang menulis itu dilakkukan pagi hair setelah shubuh dan jangan lupa juga baca Al qur;an untuk meraih pahala kita dan menjadi sumber inspirasi kita sebagai muslim.
Kita memang lebih nejoy dnegan perasaan yang baru tentu bergantung situasi ada yang bangun sudha marah-marah yah jelas saja ini tidak menjadi enak/
Jrnal adalah proses pembelajaran .Dulu kita tidakpikir bisa menulis lebih dari 1000 kata namun kini dnegan jurnal 1000 kjata bukan hal yang lau rbiasa tetapi menjaid lumrah. Dalam 3 hari dnegandurasi sekitar dua jam perhari saya bisa menyelesaikan 10.000 kata tetapi saya tidak akan bisa menyelesaikan 10.000 kata dalamenamhari terlebih saya kurang persiapan mengenai materi apa saja yang menjadi tulisan dari saya. SAya harus bisa saya kira.
Hanya saja kendala saya membuat tulisan buku matematika. ya matematika kalau ditrasfer ke word berantakan dan bikinnya juga gak enak menulis angka terus .Khan lebih baik kita menulsi terus.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s