Jangan terpengaruh game

JAngan terperdaya game

Awalnya pada bulan RAmadan saya sudah pernah mempunyai game ini selama sepuluh tahun saya kira tetapi saya sudah dua kali menamatkan kampanye dalam game. Ada kesisengan yang saya laukan dengan sampai menonton Youtube untuk mendapatkan trik untuk menamatkan game tersebut.
Akhiranya saya jadi kecanduan lagi. Inijustru tidak benar awalnya untuk iseng-iseng saja kini menjadi kecanduan. TAdi sampai sekitar satu setengah jam untuk game dua kali kampanye. SAya kira saya harus terus menulis . Tertarik dengan rintangan saya ingin melanjutkan game tapi saya sudah bertekad untuk menulis karena itu saya akan selesai menulsi baru saya main game lagi, SAY aptok saja dua ribu kata saya barus bisa main game dua ribu kata untuk novel saya terbaru Bayazid versus Timur Lenk.
Dengan begitu sya bisa menyeelsaikan dan juga bsia main game. Tetapi aku pikir lagi. SAya sekali apalagi cuma game ecek-ecekan padahal saya bisa untuk membaca AL qur’aan atau membaca buku sejarah menegnai Mongol. YAh nanti saja deh kalau gitu main game kalau saya sudah merasa bosan dengan hal itu. SAya rasa saya akan main game kalau sudah selesai menulsi dan membaca belumlagi godaan soiocial media yang salah satunya facebook dan kadang saya juga harus melihat barnag-bdarng di toko online maka habislah waktu saya SAy arasa saya harus memanfaatkan waktu ini sebaiknya karena waktu tidka akan kembali hatta (walau) satu menit sekalipun. KIta harus bergerak terus dan ewajiban saya berbhasa Arab juga belum selesai. Wideh banyak sekali kewajiban tetapi kita lebih banyak menyaikan waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s