Dengan Siapa Kita Berjalan?

Dalam Menulis sebuah cerita terutama Novel yang panjang ita harus juga menegtahui dengan siapa ita berjalan. Ini akan menjamin Nove kita slelau mengalir bagai aliran yang tidak mampat. Saya menemukan masalah ini ketika saya harus menyelesaikan Novel. Saya sendiri yang menulis menjadi jemu karena saya sama sekali tidak tahu mau kemana saja.

Alur sudah saya tuliskan bahwa seorang tokoh sehabis masa tugasnya pada panglima lain, ia harus kembali. Nah untuk menuliskan itu saja saya binggung. Ya, memang saya akui saya kurang untuk menuliskan settng, tokoh mana saja. Akhirnya tokoh baru muncul . Ini mirip sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”

Justru itu membuat saya menjadi malas sekali menulis. Lha, kok saya menulis mengaco. Memang secara prinsipil alur sudah saya pegang menurut alur yang saya tulis tetapi sayangnya saya tidak menyebut tokoh dan setting. Misalnya saya harus menyebutkan untuk berpindah pada seorang panglima saya harus menyebutkan ia meminta izin pada panglima lama.

Kadang tempatnya di tempat atau kantor panglima atau bisa juga di tempat akademi milier atau di tempat lainnya. Inilah yang harus kita tentukan untuk mengusir rasa bosan. Kita tentu tidak mau untuk menulis yang membosankan apalagi pembaca kita pasti akan jauh lebih bosan.

Saya rasa saya harus menetapkan tokoh dari awal siaa saja yang menjadi tokoh tersebut dan nantinya saya akan membuat suatu coretan dan yang pening adalah siapa saja dialog tersebut. Saya masih malu untuk berdialog dengan tokoh non fiksi karena saya tidakmempuyai dokumen seperti Shalahuddin Al Ayubbi, Quthuz, Alp Arsalan apalagi sampai tokoh Nabi dan juga shahabat Nabi semoga saya hindari.

Saya menulis fiksi karenanya bagi saya saya menulis fiksi saja dengan tokoh rekaan. Namun cara menyambungkan dengan sejarah seperti apa. Apakah saya hanya menceritakan saja latar belakang . ini juga statis dan membosankan bagi saya. Atau ia mendapat kabar dari orang lain. Ini juga statis karena banyakan bicara. Tetapi pasti semuanya saya coba.

 

Baca Juga

Aku harus menggambar peta terlebih dahulu

Idea Storm

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s