Menulis harus tetap semangat

awalnya semangat akhirnya loyo

Banyak sekali hal yang ingin kita tulisa seperti kemarin. Aku igin bertualag ke negeri Samarkand bersama Timur si penakluk . Rasanya inginmenjalani napak tilas meski saya tdak perlu untuk membayar tikert ke SAmrkand namun saya menjalani napak tilas melalaui tulisa.
Tetapi apa daya tangan ini menulis tidak secepat pikiran. Pikian lebih mudah hilang dan berganti sehingga bisa kapan saja ia kembali dan kapan aj hilang.
Karena itu biar kita tulis stetapi kita kadnag tidka mau melihat tulisan kita. Ini sbeannra kita suhda hilang semangat. KAlau kita senang tulisan. Kita arus kembalilagi mengkaji tulisan kita tersbeut dan kita tdak bosa.Memang sepertiny alucu sekali kok kita membaca tulisan kita tetapi ini jelas tidka salah karena kalau kita tidak melihat ulisan kita maka apa yang mau kita berikan pada orang lain. JAngan-janagn coretan yang tidak berguna dan tidak bisa untuk dibaca orang.
Kalau begitu untuk enjafga semnagata saya kadang menulis dengan cepat.SAya kahwatr ide-ide saya akan hilang. Tentu saja saya tida melupakan kewajiban saya yang lain sehingga saya lupa dan membuat saya mengabaikan tugas yang lain. Prioriast harus kita utamakan terlebih dahulu dan jangan kta mengabaikan yang penting bagi kita.
Karennay akita jangan terlalu untuk semnagat tetapi kita loyo pada akhirnya kita harus menjaga semuanya itu dengan baik dan kita tetap semangat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s