Tidak Akan Bisa Menghitung Nikmat dari Allah

Dulu saya seringkali puisng dan kemarin karen alihat video maka pusing. aku khawatir penyakit yang dulu kambuh lagi . Yang gejalanya adalah melihat komputer menjadi sakit. Serigkali saya skit dan smpai tidak beryukur pada Allah karena saya sakit. Akhirnya aku sadar bahwa saya masih sehat juga kalau diperiksa. Aku tidak memeriksa lebih lanjut walau sebanrnya saya tahu bahwa mengetahui penyakit itu lebih cepat lebih baik agar bisa untuk mencegahnya.

Payah namanya kalau suda terserang penyakit begituan. Pernah saya mencoba komputer untk lima menit saja rasanya menjaid pusing sekali padahal saya perlu sekali untuk bekerja. AKhirnya saya istirahat. Saya sedih kenapa pas rajin saya menjaid terhenti

Tentu saja pas tidka rajin kita justru berhentioleh nafsu kita sendiri. Ini sebanrnya bisa kita siasati dengan cara kita menulis terlebih dahulu rangka di kertas. dan ini sempat berhasil. Negitu say amenegtik saya mula dengan 30 menit dan akhirnya saya berhasil untuk membuat satu artikel.

Sudah berapa lama saya tidak tersrang penyakit aneh tersebut karena saya minum habbatusauda atau jintan hitamyang kau tidak minum lebh sebulan. rasanya beda mungkin saya akan membeli lagi dan meminum dengan rutin.
saya mengeluh pada Allah kenapa saya mendapatkan penyakit padahal saya sebelumnya sehat. Akhirnya saya berencana menghitung apakah saya banyaknya sakit atau bayaknya sehat. SAya akan menuliskan tersebut di sebuah kelender tetapi aku yakin bahwa sehatnya aku lebih banyak dari sakitku. tetapi ternyata bahwa saya yakin saya banyaknya sehat,Kalaupun sakit tidak ada yang bisa menghitng nikmat Allah. Ini karena kita kurang bersyukur saja dengan apa yang kita alami. Kita bernafas dengan udaranya gratis. Seharusnya kita mau bersyukur sehinga Allah menambah nikmat kita.
Kadng kita menilai dalam duni ayang berbeda Kita menilai berdasarkan dunia dimana harta, kenikmatan sehat diatas segalanya daripada nikmat iman.
rasa aberyukur ni kadang tergaggu oleh berurangnya “nimat” menurut kita. Itu khan menurut kita tetapi kalau menurut Allah itu yang terbaik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s