Selalau berpikiran positif

 

Inilah yang kita tidak bisa untuk selalu kita hardirkan dalam diri kita yakni kita berpikir positif untuk selalu melalaui kehidupan di dunia ini. Memang dunia ini begitu menyilaukan kita dan membuat tampak lelah dalam masalah pengejaran dunia ini.
Tetapi sebagai seorang muslim kita harus tetap postif dengan hal apa saja. Kita tidak boleh menjadi seorang pesimis dengan menghadapi yang ada.
Kalau kita selalu berfikir negatif mungkin persoalan selesai juga namaun setelah kita menyiksa diri kita sendiri dengan pikiran yang selalu negatif. Mungkin kita selalu menjadi sedih dengan hal itu.
Betapapun ketakutan yang menghantu kita dengan berbagai hal. Aku rasa itu semua ketakutan tidak akan semuanya datang pada kita tetapi kita yang sudah pesimis terlebih dahulu menjadi kita malas untuk mengerjakan apapun.
Tetapi dengan semangat positif malah kita akan membuat sesuatu yang lebih hebat lagi.
Inilah kekuatan dari prasangka baik atau tetap optimis. Kalau kita saja selalu optimis maka ini akan menajdi bahan bakar bagi diri kita untuk membuat yang terbaik.
KIta menjadi tenang dan senang dalam bekerja untuk melanjutkan agenda kita untuk melanjtkan cita-cita kita. Ini yang sebenrnaya sangat susah sekali untuk itu.
Kalau orang yang sudah terlanjur untuk memikirkan maka menjadi ciut. Kalau saja semuanya ia serahkan pada Allah maka semuanya akan kecil di hadapannya. Apapun yang ada di dunia ini menjadi kecil.
seperti tadi rasanya saya sedih namun dengan sedikit senyuman saya menjadi bahagia inilah namnya kekuatan senym tersebut. Ini tidak busa dikalahkan oleh semuanya.
Yakinlah bahwa semuanya itu sudah diataur. Masalah takdir kita sudah tercatat dan kita tidka perlu khawatir dengan itu.

Kita manusia hanya diperinthakan berusaha sesuai dengan adar kemampuan kita. KIta berdo’a dengan apa yang kita inginkan walau mungkin kadang itu bisa dan kadang itu tidak bisa sesuai dengan keinginan kita. Yakinlah kalau semuanya yang datang pada kita adalah sesuatu  yang baik. Kita tidak perlu protes.

Iklan

Banyak yang tertipu oleh penglihatan

Manusia mempunyai indera penglihatan yang melihat secara nyata apa yang ada di dunia. Sungguh indah sekali dunia yang penuh dengan beraneka warna. Ada yang merah ada yang kuning ada yang hijau dan beragam.
Penglihatan membuat seorang menilai apa yang terjadi . Bukan hanya dari apa yang sedang berlangsung di hadapan bahkan lebih jauh di luar dari yang hadapan dirinya. Orang bisa melihat presiden negeri Adi daya sedang berkunjung di negeri Afrika atau melihat presiden negeri sendiri yang sedang selfie.
Ini suatu yang menakjubkan. Tentu saja ini dengan support media yang telah memoles segala kehebatan sang tokoh. Bisa jadi tokoh itu biasa saja sama seperti hampir kebanyakan warga Indonesia yang polos dan bersahaja. Ia mempunyai mendapat bantuan dari media. Ya sudah ia menjadi terlihat hebat dengan seperti itu.
Sekarang juga tantangan bagi laki-laki maupun perempuan adalah mencari pasangan yang baik. Bukan pasangan yang ideal yah? Karena kalau ideal perempuan yang baik mendapatkan laki-laki yang baik dan sebaliknya.
Kalau yang terjadi kadang ada laki-laki baik mendapat perempuan yang buruk akhlaknya . Apalagi kalau bukan kesalahan dari si laki-laki yang tidak berhubungan dengan Allah dengan intens. Seperti ini kadang laki-laki baik ini juga terpeleset sama seperti orang Sholeh kadang juga khilaf namanya manusia tempat berkumpulnya kesalahan.
Tetapi yakinlah kalau kita sudah berusaha dan berdoa maka kita akan mendapatkan yang baik sesuai dengan yang kita harapkan. Kalaupun kita tidak mendapatkan sesuatu yang baik maka bisa jadi itu adalah ujian untuk menempa kita menjadi jauh lebih baik. Terkadang ada orang yang menjadi lebih baik setelah mendapatkan pasangan yang tidak baik. Memang kebanyakan orang yang mendapatkan pasangan buruk menjadi lebih ikut-ikutan. Tetapi kalau mereka sadar dan harus berbeda dan mau berbuat baik maka ia akan menjadi lebih baik.
Seorang pemimpin itu harus selalu berangkat baik pada Allah dan satu hal lagi adalah kita harus membuat solusi yang dapat memecahkan kebuntuan persoalan kita sendiri.

Ingin berbagi Hikmah Sejarah

Aku binggung dengan pemikiranku karena banyak sekali pekerjaan yang ada dalam diriku. Aku ingin mengajarkan beberapa hal pada pembelajar atau dalam hal ini murid.
Share pada mereka akan menjadikan kita lebih baik dan justru meningkatkan keilmuan kita pada diri mereka sendiri. Saya berharap dengan memberikan ilmu pengetahuan saya mengenai sejarah justru akan membuat mereka menjadi mengenal Islam.Saya menginginkan untuk berbagi aspirasi dengan sesama generasi muda atau generasi now yang katanya manja. Tetapi saya yakin kalau generasi now yang ada di sekolah teman saya sangat baik orangnya. Saya yakin kalau mereka akan membuat mereka bersemangat untuk mempelajari sejarah. Para anak muda ini mudah-mudahan bisa mengambil manfaat dari pelajaran yang saya berikan.
Nanti di setiap mereka akan mereka bekerja untuk negeri ini mereka tidak akan lelah. Mereka bisa mencapai sesuatu yang sulit dan mungkin sepertinya sesuatu yang mustahil. Akan tetapi ini bisa terjadi kalau mereka mau untuk bekerja dari sekarang.
Paling penting adalah mereka juga mau belajar mengenai sejarah.
Siapa saja yang menguasai ilmu lain perlu juga menguasai ilmu sejarah karena ia adalah ibu dari pelajaran.
Sejarah akan diingat sepanjang masa yang akan mmebuat kita terpacu. Bagaimana seorang AL FAtih muda umur 21 tahun mampu menembus benteng yang selama ini dikeramatkan. IA memenuhi janji RAsulullah SAW yang telah dijalin mimpinya sejak lama oleh kaum Muslimin.
Sang pembebas ini membuat perencaan yangsangat matang. Ia memikirkan segala logistik dan juga angkatan perang yang berjumlah ratusan ribu. Pasti sulit mengatur mereka. Belum lagi ada faksi dalam tubuh  pemerintahannya yang kurang menyukai penaklukkan Kosntatinopel. Ini bisa menjadi duri dalam daging sebab ketika terjadi kegagalan maka mereka menjadi mundur kecuali beberapa orang yang menyemangati Sultan untuk kembali menaklullak Konstatinopel.
Akhirnya dengan perencanaan yang matang ia telah mebalikkan sebuah kemustahilan menjadi keniscayaan. Ia adalah sebaik-baiknya pemimpin dan prajuritnya adalah sebaik-baikanya prajuirit . Tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan Rasulullah dan para shabatnya.

Ke Kantor Sebelah

Ke kantor sebelah konsultan

Kemarin hujan yang cukup lebat. Hampir saja saya sudah mengurungkan niat untuk menuntut ilmu untuk mendapatkan pelajaran sejarah ISlam. Sejarah adalah suatu yang perlu dipelajari. Kalau mengutip UStadz Agung AWS Waspodo seorang pemerhati sejarah “Pelajari Sejarah,Sebelum Ia mengingatmu dengan cara yang kejam”.
Ini sungguh dalam sekali karena kita tidak mau diingatkan oleh yang seperti ini. Untuk itu kita harus belajar.
PAparan ustadz yang diadakan kemarin mengenai jaringan ulama yang di MAkkah. BAnyak ulama kita sudah belajr dan mengajar ke tempat tersebut.
Para ulama ini membangkitkan perlawanan pada Kolonial Belanda. Mereka bisa membangkitkan anak negeri untuk mengankat senjata. Peran ualma tidaksempit hanya di pesantren doang melainkan mereka menjadi pembebas bagi negerinya.
Belanda binggung mengapa bangsa kita yang pada wakt itu belum ada Indonesia melakukan perlawan. Jawabannya sederhananya adalah karena mereka menajajah negeri kita. Tetapi dalam pikiran orang Belanda mereka datag ke INdonesia untuk menjehterakan Indonesia. Ini alasan yang dibuat-buat oleh orang Belanda saja.
KOnon mereka menjadi untung dengan mengeruk kekayaan yang ada di INdonesia dan mereka berhasilmembiayai pembangunan di negeri mereka. Mereka membangun bendungan yang sangat besar dan bukan dari mana.
Belanda pernah dijajah oleh SPanyol seharusny ameeka tahu tidak ada satu bangsapun yang mau dijajah oleh negeri manapun. Seharusnya mereka mengerti hal itu.

Bakso Palsu yang ternyata tidak palsu

 

Dahulu saya suka membeli bakso yang gerobaknya ada tulisan kecil saya kira font 48 Bakso Palsu. Saya menyukainya. Rasanya enak juga walau si abang tukang bakso tidak sedikitpun merasa tersinggung. Itu akibat ada tulisan di gerobaknya yang bilang bakso palsu. Mungkin si abang lebih menikmati hal itu karena ia pikir buat apa dimasukkan ke dalam hati namun membuat marah saja. Orang lain khan tahu kalau bakosnya enak sekali dan banyak yang mau membeli.
Anehnya si abang tidak menghapus tulisan itu yang saya kira tulisan iseng. IA toh mengetahui kalau itu hanya tulisan orang iseng saja.

Kalau dulu kami teman sekolah sukan mengatakan palsu bagi orang yang suka berbohong. Ya sebab palsu itu sangat identik dengan kebohongan. Mereka mamanipulasi fakta dengan sesuatu hal yang menurut mereka akan menguntungkan mereka. Mereka mempunyai trik itu.
Di dunia ini sungguh banyak kepalsuan. Ada yang menunjukkan wajah keplasuan untuk menarik orang tertentu. Ada juga yang menggunakan pakaian untuk menyilaukan orang.
Di zaman now everyone is so untrue. semakin banyak orang yang menunjukkan kepalsuan. Tentu tidak semua orang. Ada sedikit orang yang tetap konsisten untuk menampilkan kebenaran dan ia tidka mau terombang-ambing dengan orang-orang lain yang tidak benar.
Lebih baik kita menengok diri kita snediri. KIta yang tahu diri sendiri apakah selama ini kita hanya menampilkan kepalsuan saja dari dalam diri kita.KIta rajin beribadah hanya untuk mendapatkan pujian orang lain.Ini bisa menjadi bumerang bagi kita kalau kita terus demikian maka tidak ada amalan yang kita dapat melainkan kita sudah capai untuk melakukan sesuatu namun kita tidak mendapatkan nilai.
KAdang ikhlas itu susah namun lebih baik seperti itu karena kita akan mendapatkan pahal dari itu. Kalau kita tidak ikhlas maka sebesar apapun amalan kita akan menguap begitu saja. Ini hal yang kita tidak kita inginkan kalau kita sudha bekerja keras namun usaha kita tidak mendapatkan pahal di mata Allah.

Menyeimbangkan pekerjaan

bagiaman kit amenyeimbangkan kekuatan dalam permasalahan kita . Ini masih menjadi persoalan bagi saya yang banyak kegiatannya. Ini karena harus mengajar banyak hal dan belajar banyak hal. Ingin saya fokus pada bingdan keuangan dan sambil saya ingin belajar masalah sejarah.
Ilmu itu juga menghauskan diri kita karena kadang jika bertemu yang kita tidak tahu maka ada kemauan untuk menuntaskan hal ini. Terkadang seorang penuntut ilmu menjadimelupakan keluarganya walau saya mungkin tidak akan melupoakankewajiban pada keluarga, Hanya saja mencari keseimbangan ini sulit sekali. Untuk melaksanakan hal ini kita perlu untuk merencakana dengan matang kapan kita belajar untuk bidang ini dan kapan kita belajar untuk yang lain. Sampai saat ini saya mencoba dan bahkan saya mengurangi waktu untuk menulsi menjadi dua jam saja. INi justru menjadi lebih efektif dengan demikian saya terpacu untuk menulis lebih banyak. Ada proyek lagi yang harus saya kerjakan seperti membuat buku atau modul walau proyek ini tidak memberikan uang yang banyak namun aku yakin seklai proyek ini akan mendatangkan manfaat yang banyak seperti mendatangkan manfaat yang lebih banyak daripada menulis fiksi . Ini bisa membuat nilai kredit saya banyak dan saya juga akan bisa untuk mencapai jabatan menjadi lektoryang justru akan meningkatkan diri saya dan saya akan mempunyai penghasilan yang lebih besar lagi. Ini kalau saya yakin dengan hal ini.
Tetapi betapa banyak yang saya harus kerjakan pada saat ini dan saya harus konsisten dengan itu. Saya harus bisa membagi waktu.
Saya harus bisa membagi waktu belajar dan waktu untukmengerjakan proyek. Setidaknya banyak proyek dan juga banyak yang harus mengerjkana soal latihan untuk menembus program doktor manajemen. Ini untuk melengkapi segala persyaratan untuk mengajar. Memang ini tidak mudah sekali kadang saya juga ingin melatih keterampilan di bidang lain. BAgaimana yah cara untuk menggapainya. Saya kira ada jalan untuk menggapainya.
MUngkin saya akan menulis mengenai manajemen keuangan di satu bulan. Menulis sthokastik satu bulan. Menulis ekonometri sebulan dan metodologi penelitian sebulan serta penulisan disertasi juga sebulan. Ada juga tugas tambahan seperti menulis novel dan juga menggambAr ilustrasi. AKu harus membuatkan terlebih dahulu perencanaan agar aku bisa untuk mengerjakan banyak hal yang aku

Hujan besar sekali di bulan kemarau

Entah berapa kali saya menaruh judul hujan besar sekali di bulan April yang biasanya adalah musim kemarau. Siklus hujan di Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya adalah siklus yang tidak menentu. Sampai saat ini saya belum mempunyai formula yang jitu yang didapat untuk menyelesaikan segala tugas yang telah saya tanggung.
Ada beberapa tulisan yang tidak selesai karena saya tidak menargetkan tulisan itu selesai. Harus dalam bulan ini berapa yang selesai namun ada juga kegiatan yang mendadak.
Kegiatan mendadak seperti ini memang sangat kita tidak inginkan tetapi kita harus kerjakan. Mau apa lagi kalau kita tidak mengerjakan ini maka kita akan menjadi malas. Penghasilan hanya mengharapkan dari pekerjaan saja. Nah inilah yang membuat kita tidak mandiri.
Walau sudah digenjot atau istilahnya di booster dengan dorongan kita membutuhkan uang namun tetap saja kita nyaman dengan kemalasan kita. Harus ada motivasi yang kuat selain sekedar uang.kita harus kuatkan diri untuk terus menerus bekerja. Bukankah dengan fasilitas yang lebih baik maka kita akan bekerja dengan baik.
Kita harus genjot ini dengan kebaikan yang akan kita dapatkan dari berbagai kerja keras kita. Saya yakin kalau kita niatkan segalanya dengan baik maka kita akan termotivasi.
Bukankah dulu saya pernah menulis kalau kita manusia butuh rutinitas. Rutinitas ini akan membuatnya menjadi lebih dinamis. Apakah seorang yang mempunyai pendapatan pasif sekalipun harus menganggur . Ini salah seorang yang mempunyai pendapatan pasif harus lebih aktif dari seorang pekerja. Ia selalu mencari celah untuk dapat menghasilkan uang.
Kalau ia diam saja maka dipastikan uang tidak datang. Beberapa orang yang mungkin diam saja untuk mendapatkan pasif income mungkin akan sementara saja mendapatkan uangnya. Ketika bukunya tidak lagi laku maka ia akan kehilangan penghasilan.
Sebagai manusia memang juga jangan terlalu memikirkan materi. Kita juga harus memikirkan akhirat. Kita perlu beribadah yang banyak juga dan dengan niat yang ikhlas agar kita diterima oleh Allah SWT.
Maunya menang seperti sahabat Nabi yang kekayaannya melimpah dan juga ibadahnya kuat sekali. Mereka tidak tanggung-tanggung dalam bersedekah. Ada yang menyedekahkan hartanya seluruhnya dan ada yang separuh. Sungguh manusia biasa seperti kita tidak akan bisa untuk mencapai derajat taqwa seperti para sahabat Nabi. Tetapi itu bukan alasan untuk berhenti berbuat yang terbaik yang bisa kita capai.

Berbagi kebaikan di status Whats App

Selain kita bisa menulis status di facebook, twitter atau media sosial lain maka kita juga bisa menulis di WA ata Whatss App. Mungkin status sederhana dan bisa dihapus atau terhapus setelah 24 jam tayang.
KIta bisa masukkan text yang langsung kita ketik dari papan keyboard di smartphone kita atau kita bisa mengcopy tulisan orang lain.
Bisa juga kita masukkan gambar ke dalam status kita dan diberi sedikit teks. Terkadang kita bisa poles dengan beberapa tambahan agar gambar terlihat lucu.
Status dapat membuat kita bersemnagat dengan menuliskan sebuah kata yang membangkitkan semangat kita sendiri. Kadang dengan adanya penulisan itu membuat kita smeangat walaupun status kita akan hilang dalam 1×24 jam. Kalau anda menulisnya pagi hari maka esok pagi status akan hilang. Kecuali anda galau ketika menulis status lalu anda hapus status tersebut dan tidak menulis lagi status itu.
Kadang saya hanya menulis status karena ingin dilihat orang saja. Padahal ini salah. Kalaupun tidak dilihat orang satupun, status ini berharaga bagi diri untuk memotivasi. Tentu saja juga tidak setiap hari membuat status sesuai dengan perasaaan kita .
Karena biasanya kita akan sibuk dengan aktivitas kita yang lain.
Kemarin aku sadar kalau membaut statau berat yakni bagi tante saya. Mungkin tante saya senang melihat status saya sebagai tantenya bukan sebagai teman atau rekan kerja. Mungkin saja ia kangen dengan keponakannya.
Karena itu bagi saya tidak pantes untuk menceritakan hal yang buruk dalam status ini. Kita harus sopan dan apa yang kita sebarkan itu adalah sesuatu yang baik bukan sesuatu yang buruk. Jangan kemarahan kita masukkan dalam status kita yang nantinya ada penyesalan. Kalau nanti tante dan oom kita membaca maka kita sendiri nanti akan malu.
Jangan juga kita mengarap banyak orang akan membaca statsu kita kalau saja hanya enam orang yang membaca status kita mudah-mudahan itu adalah kebaikan untuk kita sehingga kita tidak malas untuk menulsi sttaus. Padahal ini lebih mudah dari pada Facebook. Mungkin saja dengan amalan ikhlas seperti ini maka kita akan menjadi seorang yang amalannya meningkat di sisi Allah SWT.

 

Sampai sekarang belum membuat persiapan untuk test seorang doktor karena saya kira saya masih sangat banyak yang dikerjakan. Mungkin sambil lalu saya harus meningkatkan kapasitas diri menjadi setingkat doktor agar saya nantinya menjadi doktor juga akan menjadi mudah. Sebab khan malu kalau sudah diwisuda untuk menjadi doktor tetapi belum bisa bahasa Inggirs. Yah, ini bukan saya mengenyampingakn bahasa Arab yang saya sangat cintai tetapi ini adalah standarn seorang doktor harus bisa bicara dalam bahasa Inggris. Ini bisa didapat dengansering speak dengan orang yang berbahasa Inggris setidaknya saya sudah mempunyai teman yang bisa bercakap dalam bahasa Inggris sebenarnya ini adalah maksud untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Tentu saja selain itu adalah menulis yang sangat tidak kalah penting. Tulisan dapat mengantarkan untuk menjadi orang yang paling penting dan mempengaruhi manusia karena pikiran kita.
Untuk menulis dalam bahasa Indonesia seperti jurnal saja tidak konsisten apalagi menulis dalam bahasa Inggris. Ini sulit karena kadang waktu kita menjadi tidak efektif oleh banyak hal.
KIta seirng nulis didepan TV. BAru satu paragraf saja sudha melihat atau kadang kalau tidak di depan TV baru satu paragraf seperti jurnal mau saja beranjak dari tempat duduk padahal belum ada yang banyak dikerjakan. Inilah rasa tidak tertib kita seharusnya bisa dilakukan dengan baik kalau kita mempunyai ketetapan hati.
Kadang kita mau turun ke bawah untuk mengambil minuman. Ini khan jadi masalah akan terjadi pemborosan waktu 1-2 menit yang sebenarnya bisa kita lakukan.
Mudah-mudahan saya bisa berbahasa Inggris dengan baik dan tentu tidak lupa untuk membaca buku-buku yang berkaiatan dengan S3. Saya harus bisa menjadi lebih dari S3 walau tanpa pendidikan yang formal. Saya nantinya dengan mudah melewati seluruh ujian yang ada dalam S3 dengan mudah.
Hanya saja saya belum membuat suatu road map dan rencana. Berapa buku yang harus saya bacakan. Ya, kalau belajar Ekonometrik, Statistik maupun Matematika Bisnis itu sih sudah sering dan di luar kepala. Hanya saja belajar Manajemen keuangan juga perlu untuk digalakkan sebagai salah satu mayor dalam Ilmu saya.
Saya harus bisa di bidang tersebut dan saya akan bekerja dengan di ilmu tersebut agar saya menjadi seorang yang expert. Tanpa saya harus mendapatkan gelar s3.

Menulis kegigihan Al Kamil Mayyafariqin

Awali dengan optimis

Mungkin kemarin pekerjaan menumpuk juga dan yang penting saya telah menulis dua novel walau dalam kata yang tidak banyak. Tetapi itu adalah sebuah kemajuan karena saya stagnan seperti terantuk. Aku mulai memikirkan untuk mengedit novel dari kepahlawanan Al Kamil Mayfariqin {nama Mayfariqin untuk membedakan dari nama pamannya yang sama Sultan Al Kamil) yang juga keturunan dari Shalahuddin Al Ayubbi atau cicit dari Najmuddin Ayyub. Tepatnya Raja Mayfariqin itu adalah seorang cucu dari Malik Al Adil yang juga merupakan raja dari keluarga Ayyubiyah yang hebat,
Lain dari raja-raja lainnya yang cenderung menyerah pada Mongol dan menyatakan tunduk. Al Kamil menentang Mongol.
Ia adalah ‘Amir atau  Emir atau penguasa dari Mayyafariqin sebuah kota di Jazirah atau daerah yang terletak di antara Sungai Tigris dan Sungai Furat atau Eufrat. Sekarang kota ini dinamakan kota Silvan yang berada di wilayah Diyarbakir atau Turki.
Pada masa Al Kamil pasukan Mongol menyeebr teror ke seluruh dunia dan hampir sampai ke wilayahnya.Mongol yang tidak pernah kalah dalam perang menyatakan akan melawan. Ia bertahan selama waktu yang lama yakni dua tahun. Pengepungan ini adalah pengepungan yang sangat keras sekali. Kita bayangkan dalam waktu dua tahun apa yang bisa terjadi. Padi akan tumbuh sebanyak empat kali atau empat musim. Bahkan seekor sapi dapat melahirkan satu anak dan kambing dapat melahirkan anaknya sebanyak tiga kali dalam dua tahun tersebut.
Kegigihan Al Kamil tidak diikuti oleh sepupu-sepupunya yang berada di Aleppo, Damaskus, dan Hama. Seharusnya saudara-saudara mereka juga harus membantu.
Sementara Khalifah baghdad sudah hancur dan dibantai oleh pasukan Mongol dengan bantuan Syiah.
Mau meminta bantuan ke kesultanan Seljuk juga tidak bisa karena kesultanan ini terbelah dua akibat perebutan tahta antara kedua penerusnya. Yang hanya bisa diharapkan adalah seharusnya saudara mereka sendiri yang ragu. Mereka ragu karena mendapatkan ancaman dari Mongol yang akan menghabiskan mereka jika sampai mencoba membantu saudara mereka, Al Kamil.
Al Kamil berjuang selama 2 tahun setelah banyak pasukan mati dan tentu juga Mongol kewalahan dengan kegigihan Al Kamil. Akhirnya saking dendamnya Mongol pada Al Kamil mereka menyayat tubuh Al Kamil seiris demi seiris hingga ia menemui Syahidnya (InsyaAllah)