Kenikmatan di dunia Fana

Pernahkan anda memakan sebuah makanan yang paling enak sekali. Tentu anda pasti pernah. Meski anda orang termiskin pasti anda pernah makan yang paling enak sekali. Apa rasanya makan yang paling enak. Tentu saja enak dan anda ingin memakannya.
Ketika anda makan makanan tersebut sekali enak sekali. Mungkin anda kedua mencari makanan tersebut dan berhasil mendapatkan makanan itu sehingga anda merasakan kelezatan makanan tersebut. Begitu seteresunya sehingga anda sudah biasa makan dengan makanan yang itu.
Memang kehidupan ini singkat sekali yang katanya. Hidup ini hanya sekitar 63 tahun kalau menurut Rasulullah .Ada yang kurang dari itu dan juga ada yang dapat bonus dari umur ini.
Kenikmatan dunia bisa berupa makanan akan berkurang setelah makan yang banyak. Ada orang yang tenar justru ketenarannya malah menganggu privasinya. Ia tidak lepas dari jepretan kamera atau jepretan kamera hape yang ingin sekali berselfie atau ber we fie dengannya.
Ada orang yang baru beli motor gede yang sangat membangakan dengan kenyamanan yang lebih baik daripada motor-motor buatan Jepang. Mereka bangga untuk awal kalainya dan menunjukkan motornya tetapi cuma dipakai diakhir minggu untuk tour ke luar kota. Mereka bangga ketika menancap gas dengan motor tersebut dengan suara yang lebih besar mirip dengan mobil dengan cc kecil.

Bagi yang belum pernah menaiki motor ini pasti ingin sekali dan ngebet sekali seperti halnya penulis. Memiliki motor ini adalah sesuatu. Orang akan memuji karena kita memiliki motor ini dan kita mempunyai keberhasilan karena sanggup membeli motor ini dengan uang yang kita miliki.
Perawatan motor tersebut mahal sekali dengan onderdil yang pasti mahal. Kalau rusak pasti mahal juga. Belum lagi surat kendaraan atau pajaknya yang nilainya adalah setara dengan motor biasa. Oleh karena itu orang kaya kadang juga mikir untuk membeli motor ini.
Lebih baik mereka gunakan untuk memberi anak yatim piatu untuk makan. Pahalanya lebih banyak daripad kita cuma untuk mementingkan kenikmat sesaat.

 

Iklan

Tiap 30 Menit menulis

 

Hal apa yang sulit kita kerjakan? Tentu saja hal yang sangta membosankan bagi diri kita? Terkadang sebuah rutinitas membuat kita menjadi bosan untuk mengerjakan padahal kita sendiri sebanrnya butuh dengan yang namanya rutinitas sebab kalau kita tidak melakukan rutinitas maka kita akan menjadi bosan dan cenderung kjita menjadi jenuh dengan hidup ini karena kita tidak sepertinya mempunyai tujuan.
HArus kita tetapkan bagaimana tujuan yang bisa membuat kota menjalankan rutinitas dengan semangat.
Tanpa tujuan saja orang tidak tahu mau pergi kemanapun dan inilahayang sulitnya. Aku rasa kita harus untuk menetapkan tujuan.
Sebanrnya cara saya untuk menulis 30 menit itu diilhami oeh seorang penemu atau sebenarnya lebih tepat kata penemu dari kreator . Ia menunjukkan jalan kalau mau mengerjakan sesuatu kerja saja untuk lima menit.
Ini justru yang sebenarnya sulit sekali karena kadang lima menit ini yang membuat kita menjadi betah dalam bekerja.
Kalau dulu kadang saya nulis bisa sejam atau dua jam kini saya hanya menerpakan 30 menit dulu. Memang waktunya bisa empat kali rencananya dalam seharu bergantung dengan kesibukan yang saya alami.Kalau tidak sibuk mungkin bisa banyak. Memang ini dirasa belum efektif karena setengah jam kadang lihat faceooknya bisa 20 menit. Ini harusnya kita matiin dulu internetnya baru menjadi efektif.
Memang internet menjadikan orang tidak efektif. Terkadang kita malas nonton Tv tapi namanya internet kita malah getol. Inilah yang membuat kita tidak efektif.

Seharusnya kalau mau menulis kita harus mempersiapkan diri dan menyingkirkan segala macam halangan yang ada di kita agar kita bisa menulis dengan baik.
Untuk menguatkan tekad kita harus menetapkan target-target yang dapat menghidupi semangat kita agar kita bisa bekerja.
Aku kagum dengan orang yang bisa menulis seratus buku walau isinya motivasi. Kenapa kita tidak bisa menulis ratusan buku.Memulai dengan menulis buku sebanyak-banyaknya agar kita menjadi seseorang yang berarati.
Memang saya merasakan dengan adanya orang yang berbuat baik seperti itu maka kita juga mau berbuat baik.

Ketemu Dua Teman Lama

ketemu dua teman lama

Segala yang ada di dunia ini memnag tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Allah yang Maha Kuasa. Kita percaya ketika soerang mencela kita saja itu sudah tercatat di LAuhul MAhfudz. Begitu juga pertemuan kita dengan orang lain di suatu tempat. Hanya permasalahan remeh saja seperti daun yang bergguran sudah tercatat di LAuhul MAhfudz.

Ksenangan bukan hanya ketika seseorang menumkan sesuatu bisa jadi ia bertemu dengan seseornag yang sudah lama ia ingin bertemu. Kadang ketika mereka bertemu melebihi dari bertemu seornag fans dengan artis Yah buat seorang seperti saya buat apa artis . Artis khan hanya manusia biasa yang bisa menghibur dalam tana kutip saja sedangkan kalau teamn adalah yangbenar bisa menghibur walau kadang memberikan kesedihan.

BAiklah, saya pernah mempunyai hajat dengan teman ini walau ia belum bisa memberikan hajat tersebut. Aku yakin bahwaia tidak bisa bukannya tidak mau namun dengan jehadriannya ia bisa memberikan sesuatu energi atau semangat baru agar saya tidak menyerah pada apa yang aku yakini .
ini menyebabakan sikap optimistis. Ketika mungkin teman tidak memenuhi hajat atau keinginan yang sudha disampaikan jangan kita berburuk sangka terlebih dahulu. Siapa tahu ia memang tidak suka kalau kita mendapatkan hajat yang sedikit. Biasa jadi ia ingin memberikan keinginan kita namun ia merasa bahwa itu tidak sesuai dengan ekspektasi atau harapan kita. Pemberian keinginan itu justru akan mengecewakan kita.
Memang berburuk sangka hanya kebohongan belaka.Yang terbaik adalah berbaik sangka. Kita percaya dengan saudara kita seiman bahwa ia akan membantu kita. Kalaupun kita bebraik sangka namun orangnya ternyata buruk tidak masalah bagi kita. Terkecuali untuk beberapa kasus jangan berbaik sangka terlalu seperti halnya kita ingin mencari pasangan atau kita ingin mencari partner bisnis. Kita harus seleksi agar menjadi yang lebih baik.
Ternyata memang memahami itu lebih baik daripada kita mencari kesalahan orang lain yang akan membuat diri kita justru rumit sendiri.

Membaca Al Qur’an juz banyak

Sulit sekali membaca Al Qur’an dalam jumlah lembaran yang banyak atau halaman yang banyak. Memang kita harus membaca dengan Tartil yang mengikuti kaidah yang sudah ditetapkan oleh Allah dan Rasulnya.
Tetapi kita juga perlu membaca banyak. Ini adalah kita petunjuk hidup kita di dunia yang akan mengantarkan kita ke surga. Kalau menurut ustadz, hobby membaca Al Qur’an akan membawa kita pada kebaikan dan ke surga.
Banyak orang yang sudah ikut ta’lim atau pengajian atau liqo- bukan menggeneralisir -kalau ada yang tidak mengaji dalam sehari. Padahal ini penting.
Karena itu dari kesadaran itu, ada yang namanya One one Juzz. Saya sendiri sekarang punya resep untuk baca satu ayat saja dalam setiap buka Qur’an . Kita perhatikan satu demi satu kata atau kalau dalam bahasa arabnya kalimat. Itulah kalimat-kalimat yang paling iibdha di dunia. Tidak bisa dibandingkan dengan indahnya tulisan atau goresan pena dari pujangga terhebat manapun.
Hanya saja kita sering menyenangi membaca Novel yang hanya tentang dunia saja.
Dengan memperhatikan kata atau kalau mau menarik lagi agar kita mempelajari terjemahan. Lama-lama kita akan bisa menerjemahkan sendiri. Ada yang bilang dalam 60 jam bisa untuk menerjemahkan Al Qur’an. Ada juga Al Qur’an yang terpisah kata-kata sehingga kita tahu per katanya. Ini bisa menambah pengetahuan kita. Jadi memang selain belajar kita termotivasi untuk menerjemahkan sehingga kita memahami arti.
Bukan sekedar bisa membaca saja. Cara ini memang cukup berhasil walau kadang merasa bosan. Dengan adanya arti kita tidak termotivasi untuk menghafal artinya karena kita dimanjakan tiap kata ada artinya sehingga kita tidak bisa untuk

Jurnal Lupa Lagi

Aku tidak tahu kapan lagi aku mengunjungi jurnalku. Aku tidak lagi konsisten dengan cita-citaku. AKu merasa lelah semingu ini karena ada penyakit. Aku pikir aku akan membalasnya dengan menulis yang banyak. Untuk sebulan aku sulit sekali untuk menulis karena aku pikirannya menjadi terbagi ke dalam persoalan dan juga pikiran serta ide-ide saya untuk membuat suatu pengabdian masyrakat.
Tetapi sebenarnya itu juga bukan alsan karena namanaya kalau kita menulsi maka apapun bisa kita lakukan. Kita bisa untuk berbuat sedikit-sedikit untuk menulis kata-kata.
Karena itu saya giatkan lagi terutama kalau malas menggunakan Google Voice yang bisa mmemasukkan suara ke dalam tulisan. Ini sebenarnya memang melatih kita berbicara dan berbicara struktur tetapi tetap saja ini sulit sekali.
Kemauan dan tekad ini yang harus di pupuk.
Sebanrya saya sudah semakin kagum dengan Ahmad Rifa’i Rif’an yang sudah menulis ratusan buku di usia kepala tiga. Ia mempunyai perencanaan yang hebat sekali. Aku sendiri memang kurang mempunyai rencana dan untuk mencapai target yang baik hanya saja membuat kita santai.
Saya kadang menyesalkan membuat hati terlena karena pikiran yang kosong. MEmang pikiran kita harus selalau berisi terus dengan isian kebaikan karena merugilah kalau pikiran kita kosong apalagi samapi diisi oleh pikiran yang tidak benar maka ini sama saja dengan berabe. Untuk itu kita haruskembali meluruskan niat lagi.

Memang pada saat kita kosong tidak menganggur sama sekali karena mengisinya dengan membaca buku. Walau kadang matanya mengarah kemana tapi yang penting bagi saya membaca itu penting agar kita tidak kehilangan momenutum.

Mungkin salah satu penyesalan saya adalah tidak banyak ibadah saat menganggur. Ini kesempatan yang tidak saya gunakan dan sudah berlalau. Tetapi aku ingat Ustadz Aidh Al qorni agar kita tidak perlu menyedihkan masa lalau tetapi justru sekaranglah kita untuk memperbaiki yang mungkin adalah kekurangan kita.

Yah inilah waktu dimana kita masihbisa beribadah kepadanya sebelum nafas sudah tersenggal dan sebelum matahari terbit di sebelah Barat.