Suasana Hati Kita Mempengaruhi Tulisan

Jangan pikir kalau tulisan hanya tidak bernilai apa-apa. Tulisan juga bernilai emosi dan kadang bisa membuat orang tergugah hatinya. Cerita yang sedih membuat orang menjadi sedih. Ia bisa menjadi mengeluarkan air mata hingga ia bisa terisak menanggis. Terkadang ia bisa menjadi melankolis yang bisa menyebabkan menangis. Menulis adalah sesuatu yang mampu mengubah orang. saya pernah mendengar kalau kata-kata yang ada dalam tulisan akan merubah warna dari manusia. Inilah kehebatan dari kata-kata.
Atau sebuah cerita lucu membuat kita menjadi tertawa terbahak-bahak dengan itu. Hati yang tadinya pedih maka akan menjadi senang sekali.
Terkadang kalau menulis yang sedih hati menjadi sedih juga. Kadang itu membuat saya menanggis. Aku sadari kalau menulis juga harus mempunyai jiwa yang kuat yang mampu menghadang dari perasaan yang sedih. Kalau ia sedih akan terbawa dan yang tadinya sedih maka akan makin sedih.
Kalau jiwanya tidak kuat maka ia menjadi sedih terus. Ini yang sebenarnya tidak kita inginkan dalam hal ini. Oleh karena itu kalau menulis juga harus menguatkan terlebih dahulu sebelum ia menulis.Memang kalau terbawa akan justru seru dengan suasana yang semakin menyedihkan tetapi apa gunanya kalau menulis anda sedih. Bukankah anda menginginkan kebahagiaan ?
Memang ada happy ending namun tetap saja anda akan sedih ketika berada di saat anda menuliskan kesedihan.
KIta harus tahu bahwa kalau kita juga bergantung dengan takdir yang sudah dituliskan oleh Allah SWT.
Kita harus yakin bahwa baik sedih maupun gembira harus kita jalani. Sesudah kesedihan pasti akan ada kegembiraan seperti adanya malam dan siang. Hal itu silih berganti.
Walau cerita dalam novel selalu happy ending namun ada lika-likunya selalu.
KIta harus pahami tersebut ini mengingatkan saya kalau kita harus tersenyum dengan keadaan apapun yang kita alami. Kalau bahagia tentu tidak akan sulit untuk tersenyum sebab memnag pada dasarnya manusia bergembira kalau ia tersenyum. Tetapi kalau orang yang bisa tersenyjm saat sedih mungkin tidak ada yang banyak.
Justru inilah aku berusaha tersenyum untuk menghilangkan kegelisahan. KIta harus ahu bahwa semua kegelisahan itu sementara karena kegelisahan sendiri itu tidak ada yang abadi. Suatu saat kegelisahan tersebut akan berganti dan yakinlah hal itu.
Kegelisahan juga sering karena hati ini yang kosong dari mengingat Allah. JIka hati ini terisi maka tidak akan gelisah. Hal lain juga yang penting adalah kepasarahan kita pada Allah yang total. Ini sulit bagi tiap manusia. Kita bisa yakinkan bahwa Allah tidak mungkin mendzholimi diri kita

Iklan

Jangan Lepaskan Kekonsistenan

Jangan lepaskan kekonsistenan

Semua orang berusaha keras namun tidak semua yang bisa mendapatkan kesuksesan. Ada yang padahal sebentar lagi dapat menembus bongkahan tanah yang bernilai intan mutu manikam namun karena berhenti ia tidak mendapatkannya. Sikap ini karena ketidak konsistenan dalam mencari sesuatu atau memperjuangkan sesuatu.
Oleh karena itu banyak yang gagal sebelum mendapatkan tujuan yang ingin dicita-citakan. Di dunia kita melihat banyak hal seperti itu. OLeh karena itu orang yang sukses hanya sedikit sekali daripada orang yang gagal.
Tetapi ini bukan sebagai sebuah apologi kalau kita tidak bisa sukses. Tidak seperti itu. Setiap orang bisa sukses dan dalam meniti jalur sukses itu berbeda-beda masing-masing tiap orangnya.
KIta harus konsisten dengan apa yang kita kerjakan karena sudah semakin jauh yang kita perbuat maka akan semakin lagi kita sulit untuk memulai sesuatu yang baru.
Memang ada kalanya kita harus mencari sebuah jalan kesuksesan yang kita tempuh harus memutar haluan. Kalau kita sudah tidak lagi merasa bahwa tempat yang kita usahakan tidka memberikan suatu hasilyangseusia dengan keinginan kita atau kita serpertinya sudah mencoba tapi tidak berhasil.
KAlau kita berpindah

Dosen bukan Profesi PIlihan

Mungkin bagi kebanayakan orang dosen bukan profesi pilihan karena penghasilan yang memprihatinkan. Penghasilan dari dosen masih kalah dengan upah buruh namun tentu saja seorang dosen bisa meningkatkan penghasilan kalau mengajarnya tambah banyak. Tidak seperti buruh yang tidak meningkat gajinya.
Juga pekerjaan dosen juga lebih ringan karena tidak harus bekerja keras namun tentu saja menggunakan pikiran. Pikiran seorang dosen harus diputar untuk menyajikan materi ke depan kelas. Tentu saja sebagai dosen harus selalu memenuhi isi kepala dengan materi-materi yang diperkaya dengan aplikasi dari pelajaran dipekerjaan sehari-hari atau di dunia pekerjaan.
Lain sekali dunia pekerjaan dengan dunia akademis yang sempit dan kadang sulit menjangkau terlebih bagi dosen yang belum pernah bekerja di luar kampus. DUnia bisnis sangat berbeda sekali dengan dunia akademik.
Oleh karena itu terkadang seorang dosen penting juga untuk merasakan dunia pekerjaan. Saya sendiri seringkali untuk bekerja di konsultan keuangan. Dengan profesi ini sedikitnya membantu penghasilan saya yang sedikit sekali.
Memang dosen juga mempunyai banyak peluang dalam penelitian namun terkadang hanya terbatas sekali. Bagi yang mempunyai keahlian dalam bidang penelitian maka mereka pekerjaanya meneliti terus daripada harus menghadapi mahasiswa yang benggal di dalam kelas lebih baik untuk menghadapi kesulitan maupun kerumitan dalam penelitian.
Tetapi kadang penelitian juga mengandung unsur birokrasi yang sangat menyulitkan bagi kita. Terkadang kita harus memotong anggaran dan berbuat menghemat kalau penelitiannya dengan anggaran kecil.
Memang yang paling bagus berdagang.Ini profesi yang merupakan9 pintu dari 10 pintu rezeki namun kadang awalnya sangat susah sekali untuk berdagang. Terkadang harus menawarkan barang tanpa malu-malu.

Tetapi setelah berusaha berdagang keuntungan akan datang ataupun merugi. Selama kita berusaha kita akan mendapatkan keuntungan atau kerugian. Bagi yang tidakmau berdagang pasti tidak akan merugi tetapi juga pasti tidak akan untung. Ia hanya menunggu dan menunggu. Akhirnya ia tidak pernah tahu bahwa riziki dia dimana. Kita ahnya akan tahu setelah kita mencobanya. Seblaumnya kita tidakakan tahu.

Mengajar jangan banyak harap dapat uang banyak

Mungkin banyak yang berfikir kalau profesi dosen adalah sesuatu yang sangat membanggakan dengan penghasilan yang besar sekali. NAmun kalanya itu kita kecewa kalau ternyata memang kita tidak mendapatkan hasil sesuai dengan kenyataan.

Memang banyak sekali uang yang kita keluarkan untuk menjadi seorang dosen. Pengorbanan yang dilakukan besar sekali karena kita juga harus belajar dalam waktu yang banyak sekitar setidaknya membutuhkan waktu 4 tahun s1 dan 2 tahun S2. Belum lagi kalau melanjutkan S3.
Untuk itu seorang dosen mengeluarkan banyak uang. tetapi bagi yang beasiswa lain.
Saya ingat kalai kata KH Makmun Zubair agar seorang guru dan dosen mempunyai bisnis agar ia tidak berharap pada gaji saja. Ya benar apa yang dikata oleh sang kiai.
Terkadang ada dosen yang mau pindah untuk bekerja karena upah tidak manusiawi di tempat bekerjanya atau temat mengajarnya. Upah di tempat mengajarnya dibawah UMR atau petugas oranye di ibukota. Ini tentu tidak wajar. Kalau demikian pindah kadang juga tidak menjadi solusi karena terkadang sulit juga pindah. Hanya saja kalau kita pindah bedanya tidak seberapa. Kalau mau untuk suatu yang hebat maka kita harus jug alebih hebat. Segelintir perguruan tinggi juga memberikan upah yang besar tetapi itu hanya segelintir saja. Kalau mereka memberikan upah yang lebih besar.
Lagian kita harus berusaha untuk mendapatkan yang terbaik. Lebih baik kita berusaha dengan usaha yang lebih baik. Kalau kita berdagang saja itu adalah pintu rezeki yang lebih besar daripada bekerja. Oleh karena itu ada dosen yang  mencari sampingan dengan beberapa hal. Mereka berdagang apa  saja dari mulai buku,  pakaian, peralatan dan lain-lain. Asal hala saja. Jangan gunakan posisi sebagai dosen untuk membuat orang membeli barang atau produk anda. Dari awal kita niatkan berdagang untuk mencari penghasilan.

Jangan kita dikotonomikan sesuatu dengan berdagang yang mau cari untung saja. Berdagang juga mencari nafkah selama kita sesuai dengan jakur yang berbeda. Tidak usah malu dosen untuk berdagang.

Semangat Menulis lagi

Ingin memiliki ratusan buku karya kita.Tidak lain kita harus menulis lebih banyak. Menulis memnag bukan pekerjaan yang mudah tetapi juga bukan pekerjaan yang sulit.Kekecewaan terjadi karena kita belum mendapatkan hasil dari menulis tetapi kita juga belum mendapatkan uang dari pekerjaan yang lainnya.
Seharusnya tidak mesti demikian karena kita harus semangat menjalani hari. MUngkin karena kita kurang memvariasikan pekerjaan kita sehingga kita menjadi bosan dengan hal itu. Saya mungkin perlu mmebaca lebih banyak lagi karena saya merasa stuck dengan tulisan saya.
Ada sudah tulisan yang banyak dibuat namun tidak berhasil untuk diterbitkan. HAl ini mungkin membuat saya menjadi mals dan ogah dengan hal seperti itu. Seharusnya aku memkasakan diri untuk tidak menyerah seperti sebelumnya karena kalau saa menyerah maka saya akan terdiam dan malah membuat pikiran menjadi rumit lagi. Terkadang memang kita mempunyai banyak waktu yang kita sia-siakan.
Saya harus semangat untuk menjalankan hidup ini. Saya tidak boleh untuk membuang-buang waktu karena waktu ini adalah kehidupan setiap detiknya harus kita isi dengan dzikir pada Allah. Kita akan merugi jika tidak menggunakan waktu ini yang demikian berharga.
Tetapi nafsu kita selalu membisikkan kita pada kemalasan yang membuat kita menjadi ogah untuk menulis. Padahal menulis ini adalah sesuatu yang mengasyikkan. KIta bisa untuk merubah orang dengan tulisan kita. Memang tujuan awal merubah diri sendiri ke arah yang baik untuk diri sendiri namun setelah diri berubah maka orang lain akan berubah

Menggunakan kendaraan Umum

Kemarin sore saya mengunjungi seorang mahasiswa yang sebenarnya sudah dijanjikan sejak sebulan yang lalu. Saya ke sana dengan kereta commuter dan saya mendpatkan sajian berupa teh pahit yang disertai dua bungkus gula yang terkenal merknya sebagai produk anti diabetes.
Rupanya ia sudah mengetahui bahwa saya tidak menyukai gula yang akan menyebabkan diabetes. Banyak sekali produk-produk sekarang yang mempunyai gula yang banyak sekali. Kandungan gula dalam sebotol minuman bisa 6-10 sendok. Ini tentu sangat bahaya sekali karena bisa memicu diabetes sesehat apapun.
Karena itu kita harus membatasi gula. Penyakit diabetes ini juga dipicu oleh beberapa perilaku seperti malas untuk bergerak.
Biasanya orang yang bergerak maka bisa untuk membakar kalori dan juga gula. Mereka yang menggunakan kendaraan umum dan yang sering berjalan menuju kendaraan umum. Karena kalau dengan berjalan mengurangi sedikit kalori.
Gaya sekarang atau zaman now yang sangat senang menggunakan motor. Deket saja sekitar 100 meter saja menggunakan motor. Ini tentu tidak sehat karena seperti memanjakan kaki kita sendiri. Padahal jarak dekat seperti ini bisa kita gunakan untuk sekalian olahraga.
Memang kendaraan umum lebih sehat tetapi saya kira tentu saja menggunakan kendaraan umum juga berisiko. Sampai sekarang memang belum ada kendaraan umum yang ideal. Kendaraan umum masih jauh dari nyaman walau perbaikansudah terlihat. Seperti ruang dalam kendaraan umumyang ber AC serta jadwalnya pas.
Tadi pagi saya harus berdesakan dengan perempuan yang mungkin bagi beberapa orang tidak baik. Ikhtilat seperti ini kadang memang membuat sesuatu yang menjadi berbahaya. Ada seorang teman yang memilih motor daripada kendaraan umum karena harus berdesakan dengan lain jnesi dan bukan mahram.
Ada plus minusnya memang. Tapi kalau suka menggunakan kendaraan pribadi maka kita harus suka berolahraga agar menyeimbangkan diri. Olahraga tidak perlu ke fitness centre atau gym untuk berolahraga. Gunakan saja kamar untuk berolahraga dan mengegrakkan tubuhnya. Banyak juga pekerjaan rumah yang melatih otot kita agar otot kita menjadi sehat dan kuat.

Bersyukur dengan Apa yang Kita Miliki

Bersyukur dengan apa yang kita miliki

Banyak manusia merasa tidak puas dengan kehidupan ini kecuali yang sedikit saja. Mereka sudah tidak menerima takdri yang sudah digariskan oleh Allah. Kalau mengubah takdir memang kewajiban namun seseorang juga harus menerima takdir.
Ini sungguh berat kecuali bagi yang ikhlas. Terkadang kita menjadi memilih untuk mmeilihkan takdir yang kita miliki. Semua orang ingin menjadi kaya atau paling tidak selalu cukup tetapi garis takdir telah memilih menjadi kaya atau menjadi miskin.
Banyak orang yang tidak puas dengan pekerjaannya. BEban kerjanya menurutnya terlalu besar daripada upah yang didapat. Ia sering membandingkan pekerjaannya di tempatnya kini dengan pekerjaannya di luar yang memberikan hasil yang lebih banyak.
Mereka berusaha untuk keluar dan memilih tempat yang memberikan hasil yang lebih besar. Terkadang mereka berhasil untuk hal itu namun juga mereka ada yang gagal . Meski penghasilan besar namun pengeluaran melonjak juga.
Terkadang orang juga tidak puas untuk mendapatkan jodoh. Mereka yang awalnya senang dan sangat ngebet dengan jodoh namun akhirrnya mereka bosan sendiri. Terkadang mereka bosan karena merasa sudah melihat beberapa kekurangan pasangan yang mereka sudah temui. Awalnya mereka merasa tidak ada yang kurang dengan pasangan. YAh, sebab seorang pecinta melihat sesuatu pasangannya dengan sempurna sekali dan tidak ada cela sedikitpun. KAlaupun ia melihat cela namun tidak dianggapnya sebagai cela.
Seharusnya ia tahu kalau awalnya ada cela ia harus berbuat untuk meluruskan bukan malah membencinya. Tetapi kebanyakan orangtidak sabar. Banyak yang jadi kasus cerai di antara pasangan muda dalam jangka waktu pernikahan yang hanya berjalan 1-2 tahun saja.
Kita kahwatir kalau kita temui kebosanan ketika dalam pernikahan.Untuk itu kita berdoa dengan sungguh-sungguh agar kita sendiri untuk memilih jodoh yang paling tepat. KIta hanya bisa memksimalkan usaha kita dan ditambah berdoa. Mencari yang paling tepat agar kita tidak dikelabui penglihatan mata saja yang sering tersilap dengan penampilan dunia.
Padahal kita tidak ketahui apa yang menjadi hati dalam orang itu. Kita sudah berdo’a istikharah dengan harpan kita menerima yang baik saja dan kalau kita ditolak berarti kita menolak yang buruk bagi kita. PAs ditolak malah kita sepertinya tidak menerima. Ini memang kita menjadi tidak jujur dengan doa-doa kita.Akhirnya kita harus berdoa saja agar kita menjadi orang yang dapat menerima apapun takdir Allah tanpa embel-embel. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi diri kita.
Kalaupun kita paksakan jodoh dengan orang maka itu akan

Jangan Pusing Dengan Keadaan Kita

Kadang kita merasa pusing dengan keadaan kita yang sedang menghadapi masalah. Ini semua karena kita belum menyelesaikan ,asalah yang kita hadapi.
Kdanh kita sudah mumet duluan karena kita tidak tahu apa yang mau kita lakukan. Tidak ada solusi yang bisa kita lakukan oleh kita maka kita seharusnya menyelesaikan masalah.
Jangan dulu bilang pusing atau kitas sedih dengan hal itu maka kita akan tersugesti untuk sedih dan pusing. Sebaliknya kita harus optimis dengan keadaaan yang sekarang ini sambil kita mencari solusi atas apa yang kita alami saat ini.
Kalau kita mau untuk menyelesaikan masalah ini maka kita akan bisa menyelesaikan masalah ini. Masalahnya kita harus mau untuk menyelesaikan masalah.
Seperti kalau kata Ustadz Khalid agar kita bisa menyelesaikan maka kita perlu untuk menyelesaikan intinya. KIta harus tahu permasalahannya seperti haus maka kita ahrus mencari minum. BUkan dengan cara kita untuk tidur yang tidak akan menyelesaikan persoalan kita. Tetapi ini hanya temporer saja. Ketika kita haus maka kita harus minum juga. Nah, seperti ini harus kita selesaikan dengan mencari minum bukan tidur.
Mudah-mudahan kita tahu segala masalah kita dan kita bisa menyelesaikannnya. Jangan kita berlarut-larut dalam upaya menyelesaikan permasalahan kita.
Jangan kahwatir denganmas;ah kalau kita tahu Allah MAha BEsar. Allah akan memberikan solusi atas apa yang kita alami pada saat ini. Ia tidak akan membiarkan hambanya sedih dalam berkepanjangan.
Allah selalau memberi solusi atas kesulitan kita. BUkankah kita selalu tahu bahwa kita selalu diselesaikan oleh Allah ketika kita merasakan kesedihan. Ini keyakinan yang harus kita bangun.
Allah seringkali menghibur saya ketika saya luput dari sesuatu. SAya menjadi senang pada saat saya kehilangan sesuatu. sal kita yakin bahwa apa yang terjadi ini kehendak Allah maka kita tidak akan pusing.
di dunia ini juga sandiwara. KAlau orang yang bersandiwara kehilangan mobil apakah mereka melapor polisi. Tentu tidak? mereka saja karena toh ini adalah sandiwara. Kalau kita tahu itu maka kita tidak akan gundah dengan hal itu.