Rumah Petakan di belantara Ibukota

Bagi yang belum beruntung mungkin ini adalah alternatif untuk tinggal sementara di kota-kota besar. Kota-kota masih menjadi magnet karena untuk mengumpulkan uang di sini tempatnya tapi menghabiskan uang juga di sini tempatnya. Oleh karena itu banyak sekali pekerja urban yang datang ke sini untuk mencari peruntungan di tempat yang sebenarnya sudah sempit ini.
Akhirnya terpaksa untuk menyewa petakan yang sebenarnya kalau masih sepasang atau suami istri masih baik saja. Tetapi kalau sudah mempunyai anak maka itu sudah tidak layak lagi.Mereka perlu untuk mendapatkan rumah yang layak lagi agar mereka bisa untuk berkembang dengan baik. Rumah petakan yang satu kamar saja tidak layak karena tidak ada ruang privasi. Oleh karena itu untuk itu pemerintah melakukan desentralisasi daripada kemakmuran tidak saja di kota saja. Jadikan desa sebagai magnet yang menarik bagi masyarakat bukan menjadikan kota sebagai magnet. Memang hukum alam kalau kota mempunyai janji yang berjuta namun juga ada segelintir saya bilang segelintir orang yang bisa sukses di desa.Saya bilang segelintir karena memang banyakan orang kaya di kota.
Ada seorang pedagang yang cukup sukses memutuskan kembali ke kampung. Kalau saya pikir mereka sudah baik mengapa ke kampung mereka mempunyai pertimbangan karena mereka rasa hidup di kota lelah sekali. Memang benar hidup di kota melelahkan karenanya ia pilih pindah ke desa. Tentu saja desa juga mempunyai tantangan seperti tidak adanya uang seperti ketika ia menjadi pedagang. Saya dengar ia menjadi seorang petani kelapa sawit. Ah mungkin ia akan sukses di sana doa saya. Ia sudha bekerja di ibukota setelah beberapa lama dan kini ia bisa menuai dari kesuksesan dari pekerjaan.Aku juga sih masih bingung karena bagaimanapun Jakarta menyediakan buku-buku yang banyak sekali. Ia bisa membuat saya menjadi pintar. Memang sekarang banyak internet yang menyediakan banyak sekali ilmu yang kita dapatkan namun kita juga harus menghadiri kajian karena kita ingin pintar juga.
padahal hal ini pernah saya lakukan namun saya juga tidak mau karena ragu. Kalau di kota juga mempunyai banyak kemudahan. Kalau kita tidak mempunyai kendaraan banyak sekali transportasi yang bisa kita gunakan untuk bisa menembus kesuksesan kita. Seperti dalam blog post saya sebelumnya kalau saya menulis kalau orang sukses selalu mempunyai cara untuk meraih sukses.

Iklan

Mungkinkah bangsa Pembantu terus?

Saya sedang membaca buku bangkit dan runtuhnya Dinasti Mameluk karangan Muhammad Suhail Thaqussy. Mereka adalah orang-orang budak yang berasal dari Eropa yang dibawa untuk kepentingan militer atau sebagai prajurit. Mereka berkulit putih kalau dalam benak kita mungkin kulit putih atau Kaukasoid adalah ras super daripada kulit coklat apalagi kulit hitam.
tetapi mereka yang didatangkan dari Rusia, SUngai Volga, BUlgaria, Kipchak dan daerah sekitanya. Mereka mempunyai penghidupan nomaden atau penghidupan yang berpindah-pindah. Mereka mmepunyiapostur tubuh yang besar yang menyebabkan mereka lebih kuat dari bangsa Arab itu sendiri. Mereka juga mmepunyai sifat yang berani.
KAlau mereka dahulu budak lama-kelamaan menjadi Amirdan lama kelamaan mereka menjadi Sultan.
Perubahan budak menjadi tuan ini mengisahkan kalau kita juga bisa menjadi tuan setelah kita bekerja dengan baik apapun posisi kita. Memang semuanya adalah takdir kalau kita mau berusaha setidaknya kita sudah mau berusaha untuk itu dan kita akan bisa untuk menjadi yang terbaik.
Ini juga membuat saya menjadi optimis. Mungkin bangsa kita adalah bangsa yang lama dijajah. Padahal tidak karena bangsa kita hanya sebentar saja dijajah oleh bangsa asing yakni belanda.Seharusnya kita tidak boleh “terlenakan” dengan hal itu

Kereta tak bisa ditunggu

Perjalanan kereta Jabodetabek sangat cepat. Pada jam sibuk bahkan lima menit ada kereta lagi. Pada jam tidak sibuk memjah terkadang kereta bisa setengah jam. Karena waktunya yang sangat ketat tersebut kereta tidak boleh telat karena akan menyebabkan kemunduran jadwal dan yang parah adalah kecelakaan karena kereta dapat bertubrukan.
Karena itu kereta diatur berhenti jam berapa di statiun apa. Terkadang berhentinya bergantung dengan statiun atau ada kereta lain yang mau "membalap" maka akan lebih cepat.
Awalnya ada yang mencoba untuk memberhentikan kereta. Aku sedih juga karena aku tahu kereta sangat ketat sekali. Kalau terlambat akan ada konsekuensi di atas. Sebagai pengguna publik transportasi harus tahu kalau kita harus bersabar bahkan mobil pribadi saja harus sabar karena kalau tidak akan bertabrakan dengan yang lain. Inilah yang tidak mau kita hindari.
Kalau menggunakan transportasi harus menikmati saja istilahnya. Kita tidak perlu untuk bergesa kalau memang perlu tergesa kita harus berangkat duluan.
Kita lebih baik sampai terlebih dahulu daripada kita ditunggu oleh orang. Kita menikmati juga kalau kita ketinggalan kereta. Kita bisa membaca buku kalau orang biasanya hape. Dari hape juga kita bisa bekerja seperti menulis. Kalau kita menulis maka kita bisa juga seperti yang saya lakukan saat ini. Lumayan dalam waktu lima belas menit bisa selembar dan kalau lama maka harus lebih banyak lagi. Terkadang ada yang baca Alquran melalui hapenya. Ya, semuanya bisa kita lakukan jangan sampai kita tua si perjalanan.
Tapi dengan mata yang kadang berbayang saya lebih suka membaca buku karena risikonya lebih kecil dari hape.hanya saja sayangnya kalau bawa buku harus pakai tas ransel.

Transportasi kuno

Naik angkot mungkin bukan lagi pilihan yang utama bagi transportasi umum karena sekarang banyak sekali transportasi alternatif yang memudahkan mau ke mana saja. Dengan berbekal ponsel maka kita bisa ke mana saja. Bahkan lebih murah dari angkutan kota. Kalau mau berempat patungan maka itu lebih murah.
Kemudahan dari transportasi online adalah kita bisa lebih cepat. Tanpa merawat kendaraan, kita akan bisa untuk pergi dengan nyaman.
Angkot yang pernah menjadi zamannya berkurang. Di tempat saya yang sudah jarang transportasi umum maka angkot menjadi pilihan kesekian kalinya. Untuk mencapai statiun kereta maka saya harus naik angkot.
Kasihan sekali angkot. Kalau ngetem pas bubaran kereta juga gak penuh karena dengan ojek online lagusng sampai di depan rumah dan tidak perlu jalan kaki lagi. Ongkosnya cuma lebih sedikit dari angkot. Terkadang seorang ustadz sengaja masih menggunakan angkot katanya bagi-bagi rezeki dengan supir angkot. Yah angkot yang sebentar lagi akan mati maka lama-kelamaan menjadi barang yang antik.
Hidup di kota memang akan selau membutuhkan yang namanya transportasi lain halnya di kampung yang relatif kurang memerlukan transportasi. Tetapi semakin banyak orang bergerak ke kampung dan membentuk kita maka akan terjadi permintaan dari transportasi juga. Ini bisa menjadi hal yang baru lagi. Transportasi publik menjadi pilihan orang kota lagi.
Ada uniknya di angkot. Kita bisa mendengar seribu cerita dari orang lain. Bukan maksud nguping tapi ini karena sudah terlanjur mendengar. Terkadang ada kisah sedih dan kisah menggembirakan.
Terkadang kita ingin sih Makai transportasi yang hebat seperti teleport yang bisa kita menyeberang ke tempat tanpa lama.

Kerja sedikit untungnya banyak

Aku rasa sampai pada saat ini aku belum menemukan sebuah format untuk mengerjakan banyak pekerjaan. Padahal saya sudah menetapkan beberapa tujuan yang akan saya capai. (Eeh gak deh saya belum bisa menetapkan target harian).
Mungkin saya terlalu maju ke depan untuk menyelesaikan beberapa banyak proyek yang sudah saya lakukan.
Ini sih mau kerjanya sedikit untungnya banyak. Tentu kita tidak mau seperti ini karena kita haru bekerja menyicil. Apakah mungkin dengan menambah pusing dengan hal seperti itu.oleh karena itu yang paling baik adalah menyicil pekerjaan kita sudah tekad kan berapa waktu yang kita alokasikan untuk mengerjakan suatu proyek. terkadang ketika kita mengerjakan suatu proyek apalagi proyek itu adalah cuma salah satu bagian dari pekerjaan kita kita merasa bahwa khawatir kalau proyek itu tidak menghasilkan uang tentu saja ini lebih baik kita mengerjakan yang lain daripada mengerjakan proyek yang tidak menghasilkan uang. Hal inilah yang membuat kita tidak termotivasi atau alias malas jadi orang malas itu bukan karena tidak mau bekerja saja tetapi karena bisa jadi ia terlalu memikirkan apakah pekerjaannya menghasilkan uang.
kalau orang rajin mungkin ia akan bekerja tanpa mengharapkan upah terlebih dahulu ia yakin bahwa upah akan datang di kemudian hari karenanya ia bekerja giat hari ini.kita juga harus tahu bahwa bekerja juga bukan hanya untuk mendatangkan uang semata karena kalau hal itu maka hanya sebagai cita-cita sementara saja di dunia yang sebentar ini padahal bekerja itu sangat penting untuk kepentingan akhirat.
kalau yang suka mengamalkan ilmunya dalam artian menyebarkan ilmu maka itu menjadi satu pahala. Ketika orang sudah tidak ada yang masih bisa mendulang pahala karena kebaikannya dalam menyebarkan ilmu.
Ini mungkin yang selalu saya lupakan sehingga motivasi saya untuk mengerjakan proyek-proyek modul saya terhenti. Saya juga harus repot untuk permainan yang namanya riak.
Kalau setting up risk tidak sulit. Hanya saja pada permainan yang membuat binggung. Apakah ketika permainan infantri, kavaleri dan artileri sama. Katanya kalau kavaleri mewakili 5 tentara dan artileri menjadi 10 tentara.
Inilah yang saya lakukan sibuk terus. Satu hal saya harus membuat satu permainan strategi yang dapat saya mainkan. Pilihan antara samudera Hindia dengan Perang Salib di dunia Arab.
Saya akan membuat peta yang terdiri dari ukuran karton. Oh ya saya juga banyak mengerjakan hobby. Saya harus fokus terlebih dahulu dengan modul yang akan saya buat. Seperti modul penelitian TI yang terhambat pada jenis penelitiannya.

Jakarta Begitu Sepinya

Jakarta yang begitu sepinya

Kalau melihat pasar kita akan melihat JAkarta begitu ramaianya sekali.Kita akan melihat orang yang lalu lalang seperti tidak kenal berhenti ketika mereka selalu berlalu lalang di tempat tersebut. Pembeli maupunpenjual juga demikian. Mereka yang penjual berusaha mendapatkan pembeli. Mereka menawarkan barang mereka agar cepat laku.Pokonya namanya pasar selalu ramai pada waktu terang. Setelah gelap maka pasar akan menjadi sepi.Begitulah hidup di Jakarta.
Tetapi di satu sisi Jakarta adalah tempat urban. di pinggir Jakarta adalah lahan subur untuk kontrakan atau petakan yang tanahnya kecil. Untukkeluarga muda yang hanya punya satu anak atau dua mungkin masih layak namun kalau sudah anaknya besarmaka ini bisa masalah.
Kalau di pagi rumah-rumah iniditinggalkan terlebih kalau pasangan bekerja. Ini menjadi sepi di pagi hari. Jakarta menjadi sepi kata sebagian orang.
Kalau di daerah Mangarai, keramaian tidak mengenal waktu karena hampir 24 jam orang ada. Kata seorang yang pernah tinggal disana mengatakan kalau ada saja yang main futsal jam 00.00. Ini luar biasa sekali. Orangnya pasti mempunyai fisik yang hebat sekali karena bisa berolahraga malam-malam.
Walaupun bagaimana masalah ramai dan sepi bergantung dengan orangnya. Ada yang menyukai sepi untuk merenungi hidup ini namun juga ada yang suka dengan ramai merayakan hidup ini. Kesemuanya bisa baik kalau ia bisa menghadapi.
Kembali ke masalah sepi. Kalau lebaran, mungkin Jakarta ditinggalkan hampir lebih dari separuh penduduknya. PAda saat ini jalanan sangat sepi.
Jakarta memang uniksekali. IA menyediakan ribuan mimpi indah dan berjuta harapan kata sebuah lagu. Tapi ia adalah ibu yang lebih kejam dari Ibu Tiri. NAmun ada yang berhasil mendapatkan didikan dari ibu yang lebih kejam dari Ibu Tiri.
Ada yang survive melawannya atau ada yang berjasil melewatinya. Ia bahkan lebih sukses dari sebelumnya karena begitu banyak kesempatan dalam tempat ini. Jakarta masih tetap tempat mimpi yang mungkin saja akan menjadi hilang jika pembanguan akan desentralisasi.

Fiksi : Detektif Syamsun, uang segalanya

Sudah lama saya ingin menulis kembali dalam bentuk fiksi karena biasanya saya menyukai dalam bentukyang asli saja. Saya tidak ingin untuk mencampuri dengan fiksi.
Detektif ySYamsun masih bingung dengan korban pembunuhan tersebut. Pak Sastro menyebutkan kalau Guru Dava tidak mempunyai musuh sekalipun. Ia menilai kalau pembunuhan adalah satu motif ekonomi. Ia kira pembunuhan tersebut karena semata uang saja.
Pak Dava sudah membagikan uangnya pada anak-anaknya dan ia tinggal sama istri saja seorang diri. Itupun tidak membuat seorang perampok akan berhenti untuk meneyrang Pak Dava. Bisa saja perampokmengira Pak Dava mempunyai simpanan yang besar sekali. Ini harus ia teliti. Mungkin ia mmepunyai uang yang banyak sekali. Ia sudah memperkirakan kalau banyak kejahatan adalah karena uang.
Uanglah yang membuat orang gelap mata dan uang saja yang memuat orang malah bekerja dengan keras sekali. Ini tentu saja akan menjadi salah staupeneybab dari setiap kejahatan. Tetapi initinya bagi ia bukan itu. Buktinya anak Nabi Adam bukan karena uang membunuh. Pada saat itu belum ada uang tetapi kedengkian sudah ada sejak zaman dulu. Ya, aku pikir orang yang mau uang orang lain adalah salah satu bentuk kedengkian. Ia ingin merampas milik orang lain yang sudah senang dengan hak yang sudah miliknya.
ah,kembali lagi kalau ia mempunyai catatan keuangan Pak Dava ia akan tahu dari mana datangnya si tersangka. Katanya Pak Dava menjadi donatur tetap sebuah Boarding School Yatim Piatu. Itu yang ia tahu dari Pak Sastro. Ini bisa menjadi pintu melacak kekayaan dari Pak Dava. Uang dari mana yang ia dapatkan.
#fiksi
#initulisanfiksi
#rencananovel

Membuat Rencana

Belum terencana

Memang banyak sekali pekerjaan saya. DAlam dua bulan saja dua diktat berhasil diperoleh. Dnegan cara kilat dan tentu saja masih banyak kekurangan yang ada dalam diktat saya. SAya kadang minder tapi namanya proyek tidak boleh tidak untuk dilanjutkan karena sudah menjadi niat saya untuk menyebarkan ilmu apapun yang terjadi. Dengan demikian saya akan terus berkaya tanpa adanya kekhawatiran saya akan tidak mendapatkan uang darinya. Walaupun terkadang beberapa hal bisa datang dari uang namunkalau kita malah menyebarkan ilmu maka kita juga akan menjadi amalan sholeh. Inilah yang menjadikan kita menjadi
abadidibandingkan orang lain. KArya kita dipakai oleh orang lain. Terkandag ada pikiran bagaimana nanti kalau tidak ada yang memakai . Tidak usaha khawatir mungkin yang memakai adatau membaca satu orang namun satu orang itu berkontribusi bagi bangsa.Misalnya kita membantu seornag ahli dalam menemukan rumus. NAma kita mungin tidak ada dalam royalti atau catatan sejarah namun Allah tidak akan melupakan anda. Jika sudah ikhlas ini menjaid tabungan yang luar biasa di akhirat nanti.
Boleh jadi kita tidak mempunyai banyak uang namun kita mendapatkan sesuatu yang berkah. KAlau kita mau memberi pasti Allah tidak akan lupa. MAnusia hanya bisa meminta untuksesuatu keinginan. Ingin dikabulkan tetapi juga ingin dikabulkandi akhirat. Semua doa malah menjaga kita agar beribadah terus tanpa kita lupa. Kalau kita tidak berdo’a maka Allah akan benci dengan seperti itu. Apakah kita mau dibenci oleh Allah.Terkadang manusia sudah merasa Allah sudah mengatur tapi marah saat keinginan tidaksesuai dnegan dirinya. Ya Allah ampunkan hambamu ni .

Mensyriakan Indonesia

Sebabnya sangat tidak tertarik kata Syria pada saat ini. Tentu bukan maksud untuk menyepelekan saudara kita di sana. Tentu saja kita harus memperhatikan mereka minimal dengan doa mereka yang tidak pernah putus pada para bangsa pemberani.
Kita harus membantu mereka untuk mendapatkan kemerdekaan mereka. Adapun tulisan ini saya buat ketika tulisan seorang ustadz yang mengingatkan orang pembenci syariah Islam yang akan men Syria kan Indonesia atau Men Suriah kan Indonesia.
Ustad tersebut menyakatakan tidak akan terjadi sebab Syiah di Indonesia sedikit tidak sampai 15% seperti yang ada di Syria. Kedua adalah campur tangan asing.
Banyak pendapat ahli kalau saja Rezim Assad tidak dibantu oleh luar negeri dalam hal ini Iran dan Persia maka Assad sudah jatuh. Yang bertempur pada saat ini adalah orang Iran dan juga orang Rusia.
Kalau Indonesia siapa yang mau campur tangan ini sudah semakin berat saja. Rusia dengan kekuatan yang jauh tidak akan bercanour sampai ke Timur. Kemungkinan besar China bisa campur ke sini tetapi apakah tidak akan menghadapi sekutu yang sudah siap untuk menghabisi mereka.
Bagi kita men Suriah kan adalah ancaman dari orang islamophobia yang menggertak tetapi analisisnya tidak bisa untuk menakuti pernah Islam Indonesia.
Justru merekalah yang mau menghancurkan keselamatan NKRI dengan cara mengancam kelompok Islam yang berperan dalam pendirian NKRI.
Bagi saya orang-orang seperti itu harus bertaubat agar mereka harus memberikan ancaman yang lebih nyata. InsyaAllah Indonesia tidak akan mirip Syria dan kita doakan agar Syria terbebas dari Rezim Assad. Amiin ya robbal ‘alamin.

Besarnya volume earphone

Saya adalah salah seorang konservatif yang tidak suka dengan earphone. Saya tidak mau earphone membuat saya terlena. Mungkin juga pada saat itu earphone juga mahal. Kalau dulu hanya bisa mendengarkan earphone dari tap kecil atau tape recorder. Kalau sekarang mah hape juga banyak dan banyak yang canggih dan mustahil tidak ada yang bisa didengarkan bergantung dengan orangnya.
Bisa jadi orang-orang yang suka musik atau untuk mendengarkan atau menonton YouTube. Masa sih kita menonton dengan suara speaker selain menganggu orang Khan kita ingin privasi.
Sayapun terkadang menggunakan ketika saya menggunakan transportasi publik yang penuh. Kalau membaca buku juga sudah bosan dan mau menulis juga sudah bosan yah maka earphone lah salah satu alternatif untuk mengurangi kesuntukan.
Tetapi saya kenaikan tidur sambil saya mendengarkan earphone dan terbayar bahwa suara earphone sangat besar sekali. Waktu itu malam menjelang tengah malam. Semuanya sunyi hanya suara earphone yang berasal dari hape berbunyi dengan suara keras.
Saya baru sadari kalau pada saat sepi kita cenderung mengeraskan suara karena mungkin menurutnya kita suara kita sudah kecil. Inilah yang harusnya kita perhatikan.
Kebanyakan memakai earphone akan membuat kita mengalami gangguan pendengaran.
Karenanya ada seorang dokter yang menyarankan agar jangan lama di earphone paling lama sekitar setengah jam atau 30 menit saja. Kita tidak mau Khan nanti kita menjadi gudeg karena kita sering mendengar terus musik atau sesuatu yang lain dari hape.
Ada juga cerita yang membuat saya cukup untuk khawatir karena ada orang korban tabrak kereta karena kupingnya tertutup earphone. Nah Earphone memjga sangat berbahaya karena bisa mengurangi kewaspadaan kita. Untuk itu sebaiknya kita mengurangi kebiasaan earphone karena bisa merusak diri sendiri.