Saling menghargai

Bagi saya adalah saling menghargai perlu sekali. Saya rasa kalau kita menghargai maka kita akan dihargai oleh orang lain walaupun kadang tidak seperti itu jadinya.

Kalau kita merasa dihargai maka bisa jadi kita akan menghargai kita walau saya kira menghargai bukan dari bagian urursannya.

Karena itu memang kita harus mencari teman yang menghargai dengan baik. Saya tahu kalau dari Erdogan bilang kalau pertemanan yang baik adqlah saling menghargai.

Kita tidak mencari orang yang sempurna tapi setidaknya ia bisa menghargai kita dengan baik. Tetapi mungkin tidak smeuanya seperti itu.

Kita kadang harus menjauhkan diri kita dari segala hal yang membuat kita menjadi tersesat. Berteman dengan pandai besi akan memberikan panas yang membara. Maksudnya bukan kita harus berteman dengan penjual minyak wangi saja. Karena bisa jadi teman kita yang penjual minyak wangi itu adalah orang yang kurang baik. Nah kalau demikian maka harus memilah milah teman yang membuat kita akan mendekatkan diri kita pada Allah SWT

Rasa Santuy

Saya ingi mengingat bagaimana saya santuy. Rasa ini yang dimiliki oleh pada setiap generasi muda zaman sekarang atau zaman now. Seperti tidak ada beban saja bagi mereka padahal mereka lebih banyak beban dari zaman sekarang.

Mereka harus bekerja keras namun mereka juga dilengkapi dengan sesuatu yang lebih hebat lagi. Pelajaran aekarnqg lebih kompleks dengan kompetsisi yang hebat sekali. Banyak sekolah tahfidz dengan metode yabg beragam yang bisa bisa menjadikan hafal Al Qur’an dalam waktu tidak lama.

Yah setiap zaman mempunyai suatu penawarnya kalau saya bilang. Dulu sulit tetapi peluang juga lebih banyak. Sekarang mudah tapi peluang juga kecil. Saya jadi ingat kata seorang dosen senior kalau dulu tanah murah gak ada uangnya. Sekarang tanah mahal juga gak ada uangnya. Ooh Nasib.

Kita harus menerima zaman ini karena takdir sudah menentukan. Tidak boleh mengatakan zaman edan karena zaman tidak ada yang edan. Kalau edan berarti manusia yang edan. Si Edan tidak bisa menempati zaman atau waktu.

Kalau ada pepatah selalu ada jalan atau hidup akan menemukan jalan yah memang tetapi bukan berarti kita tidak ementukan tujuan. Jalan yang kita temui itulah yang diakibatkan kita menentukan tujuan. Jiak kita tidak menentukan kita akan diam saja tanpa bergerak.

Anak STM yang fenomenal

Kali ini saya salut dengan STM. STM yang identik dengan kekerasan ini menjadi garda untuk melawan ketidakadilan dari penguasa. Saya kira ini tidka spontan.

Sayabkira ada yang menyebabkan mereka menjadi bangkit seperti tidak disangka. Hal ini akan membuat orang menjadi lebih semangta untuk menatap negeri ini.

Negeri ini mempunyai kekurangan yang banyak meski kelebihannya sangat banyak. Potensi daerah yang ada di negeri ini sangat banyak sekali namun ini tidak digunakan oleh negeri ini.

Saya hatpa saya akan menemukan Indonesia yang jaya. Indonesia yang bisa melindungi seluruh tumlah darah seperti halnya yang inginkan semua.

Bahasaku sudjq melantur kali. Karena kebosanan dengan menulis. Padahal banhak yang perlu ditelaah. Kita coba dengan menggali dari kata Mahasiswa yang berarti mereka adalah cendekia yang berjuang untuk membebaskan negeri ini ancaman kekuatan asing yang selalu merongrong negeri ini.

Sayangnya banyak mahasiswa tidka membaca namun tetap saja mereka adalah sosok yang idealis. Mereka yang akan merubah negeri ini. Kelak merekalag yang kelak akan membangun negeri ini dengan pejuh kepercayaan dan melindungi negeri ini.

Hape terus

Salah satu protes dari istri saya adqlah main hape. Padahal saya menggunakan hape untuk bekerja. Saya tidak seperti anak zaman now yang main game saja. Saya tidak seperti itu. Kalaupun main game hanya sejenak dan saya akan meng unsistall gamenya serelah bisa.

Ya saya akui saya banyak megang hape terkadang membaca mushaf walau ini banyakan saya juga baca medsos. Nah saya kurangi lebih baik baca Al Qur’an di hape karena lebih baik di mushaf cetak atau kita cetak.

Memang pekerjaan banyak yang dikerjakan di hape. Karenanya seperti nya saya terus terlihat memegabg hape padahal saya bekerja. Hal itu yang membuat saya kagok untuk mengetik di laptop saya. Entah sudah berapa lama saya tidak menggunakan laptop.

Seharusnya pekerja seperti saya harus memegang lebih banyak hape. Apalagi kaitannya dengan komputer. Tetapi apa mau kata karena ruangan kerja kecil . Tapi tidka menjadi masalah kalau kata orang bijak kita tidak akan mengandalkan seluruhnya untuk alat karena kita ahli.

Sepanjang kita mau bekerja dengan alat yang seadanya maka kita harus terus bekerja. Nah kalau tidka ada niat maka kita tidak akan bisa bekerja.

Karenanya menulis itu penting juga kalau ada niat kita menulis meski lima menit. Kalau seorang ustadz saya harus menulis karena kita akan mendapatkan banyak manfaat dari sana.

Saya menggunakan aplikasi dari ponsel android untuk mengerjakan beberpa proyek tulisan. Ternyata tidak juga banyak memberikan produksi kalimat yang banyak hal ini karena mungkin kita sudah terbiasa baca medsos saja.

Membaca medsos memang sangat menghabiskan waktu karena kita bisa terpukau dengan posting yang membuat kita menjadi membaca bahan tersebut. Hal ini karenanya kita harus memilah dan memilih.

Tadi saya menjadi sibuk dan baru saja baca beberapa saja saya menjadi bosan karena saya sudah baisa baca medsos. Karena membaca medsos singkat dengan kata-kata yang lebih singkat. Sementara kalau kita membaca buku maka kita akan membaca terus sehingga kita harus tahu asal dari buku.

Memang juga ada rencana setiap membaca buku maka saya bsia menjelaskan hal itu. Mudah-mudahan saya bisa konsisten dengan hal itu sehingga saya bisa untuk menulis lebih banyak kata lagi.

Membuat powerpoint matematika

Aaya mungkin belum kepikiran membuat hal ini karenanya enak dengan menyomot powerpoint milik orang lain. Karena itu lebih mudah daripada membuatnya sendiri. Meski kita sudah membuatnya lebih baik tapi ada saja kita merasa desainnya sudah tidak baik lagi. Ini loh kalau menurut kita.
W
Powerpoint adalah sesuatu yang bagi kita sangat berguna karena ia membantu kita untuk mengajar. Ini membuat kita terlihat profesional.

Terkadang kita sudah menyajikan yang baik namun tetap saja mahasiswa tidak ada motivasi untuk belajar. Saya jadi ingat jangankan pelajaran yang baik lha ajaran agama saja mereka tidak mau atau belum tentu mau mendengar. Lah, sudah lah tidak usah baper karena kita hanya bertugas menyampaikan saja selebihnya sih terserah mereka.

Kita hanya memberikan saja yang terbaik seelahbya terserah mereka.

Jalaluddin Mingburnu

Keltika menonton film Jengis Khan dengan dubbing Indonesia di sebuah TV swasta beberapa tahun yang lalu. Hitungan beberapa tahun bulan lima tahun tapi mungkin lebih atau belasan tahun yang lalu tepatnya.

Sedih melihat kerjaaan Khawarizm yang menjadi salah satu kerjaaan Islam besar pada saat itu hancur. Kalau di film dilihat bahwa Khawarizm sempat mengalahkan Jengis Khan namun kelihaian strategi nya maka kerajaan tersebut hancur.

Baru mungkin dua tahun atau tiga tahun kalau ternyata kerajaan ini tidaklah hancur. Memang ibukotanya dihancurkan namun tidak semuanya hancur ada seorang pangeran pemberani yang bernama Jalaluddin Mingburnu kalau nama dari terjemahan asing mungkin latin atau Inggris. Ada juga nama Mangbarni ada juga buku Indonesia yang menyebutnya Mankabarati. Artinya orang yang diberkati. Karena jasanya ia menjadi suatu icon simbol patung di kota Uzbekistan.

Kalau saja Andri Faisal menulis mungkin tidak akan menyamakan jasa dari Jalalyddin Mingburnu. Ia membawa banhsanya melawan Mongol. Pertama ia ke Afghanistan ke India dan sampai Georgia. Ia bahkan mencoba menegakkan kerajaan. Bahkan sampai Jengis Khan meninggal ia masih melawan para penerus Khan yang Agung tersebut.

Suatu kegigihan yang patut kita contoh. Ia memimpin kaum muslim melawan bangsa ganas Tatar dan Mongol yang memporak-porandakan Baghdad dan negeri Islam lainnya.

Saya yang hanya mau menggambarkan peta perjalanannya selama 20 tahun melawan Jengis Khan juga masih berkerut untuk mencarinya. Saya harus lebih giat lagi.

Sikap Jalaluddin memang patut kita tiru terlepas ia menjalankan kebijakannya masih ada salah.
Sebagai sesama muslim hanya bisa mendoakan saja agar Allah memaafkan kesalahannya.

Santuy saja

Ketika ada seorang ibu mengenakan jilbab syar’i dan berjalan dekat denganku. Tentu saja. Jalannya si ibu tidak cepat karena sudah tua tetapi jalannya lebih cepat dari diriku yang memang santuy.

Ia mengeluh karena kereta yang ia kejar sudah berjalan. Sudah jalan cepat katanya lagi. Saya dengan spontan menjawab kalau santai saja Bu, kereta masih banyak. Ia tersenyum saja.

saya senang telah mengeluarkan perkataan yang baik. Bukankah perkataan yang baik sama saja dengan sedekah. Itu juga sebagai motivasi pada diri orang lain agar ia bisa juga berbuat ke arah yang lebih baik lagi.

Saya jadi terharu tadi. Meski teman FB dan belum kopi darat seperti nya kami sudah berteman. Meski jauh lebih muda dari saya namun ilmunya banyak sekali sehingga menjadi tempat bertanya bagi saya. Ada hal yang tidak saya ketahui maka saya akan tanyakan pada dirinya dan dengan senang hati ia selalu menjawab dengan baik. Alhamdulilah saya senag mendapatkan banyak ilmu di FB.

Pernah sekitar dua atau tiga bulan kami bercanda mengenai suatu motto ustadz yang tertulis di wa nya. Kami membahasnya. Tidak ada maksud hati untuk membulyy dirinya sebagai jomblo. Itu sangat jauh dari pikiran saya. Saya sangat menghormati sebagai guru saya walau beliau mungkin sangat risih kalau saya panggil Ustadz.

Saya samakan motto Ustadz dengan motto saya mencari jodoh. Ustadz tertawa dan tiba ia muncul di wallnya si Ustadz, menanggapi Komeng saya. Ya, saya tahu kalau mutual friend di FB kami sering "membully" teman saya ini.

Yah saya berharap ia mendapat jodoh. Hari ini ia memberikan undangan di FB(17/9) di sebuah Kota di Jawa Tengah. Saya yang di Jakarta hanya berdo’a semoga pernikahan berjalan lancar dan juga menjadi keluarga sakinah mawadah dan warahmah. Kelak keturunannya mewarisi orang-orang Sholeh para pejuang Islam seperti Shalahuddin Al Ayyubi.

Jakarta, 17 September 2019 M/ 17 Muharram 1441 H

Uang Sihir

Nonton film Hollywood ada sihir yang menghilangkan uang. Sungguh luar biasa bagiamana para penyihir tersebut memindahkan uang dari Paris ke Las Vegas. Pasti kita akan memikirkan tekho dari tranaporter walau ternyata tidak menggunakan dana sekali.

Ternyata uang juga adalah sebuah sihir yang harus diwaspadai oleh kita. Ia hanya terbuat dari kertas tapi ia membuat orang mengejar apa yang mau kita kejar. Padahal semuanya adalah semu.

Dengan kita menggunakan uang maka kita sebenarnya sudha berkurang. Karenanya kita harus memutar uang. Kalau cuma memutar saja pekerjaan yang tidaklah sulit bagi saya. Yah tinggal putar saja apa susahnya.

Tetapi kita harus menggunakan uang dengan bijak.

Sudah berapa hari saya belum menulis. Padahal saya juga sudah bertekad mau menilai yang banyak tapi apa daya saya sepertinya tidak bisa banyak!

Meski murah tapi aku suka

Memang tidka diragukan kalau murai batu salah satu burung terbaik. Masih ada juga cucak Rowo yang ngeroll bunyinya. Pengembangan atau penangkaran burung Murai Batu sangat intensif. Bahkan. Saya mendengar Murai Batu murah bisa mencapai 450 ribu. Harganya semakin terjangkau.

Kalau soal hibiborang memang bisa merogoh kocek. Saya dengar orang berani membeli Murai Batu dengan seharga 4 Milyar ditambah juga dengan Jeep mahal. Itu pasti diluar dari logika kita.

Memang seorang penjual burung memberikan tips jika mau berbisnis maka beli burung yang mahal-mahal. Dengan demikian kita merasa memiliki. Terkadang aku juga merasa mehuadi minder dengan burung murah mungkin selera juga murah. Tapi itu tidak berlaku di dekat rumah. Ada yang rumahnya besar namun peliharaannya bisa dijatakan recehan.

Jangan bayangkan burung Jalak Suren saja yang kini sudah sampai pada harga 250.000 saja tetapi hanya Jalak kebi saja atau jalak hitam. Ada juga burung trucukan /crocokan/krocokan/ jog jog atau ada juga yang sebut kutilang Jawa timur.

Ya saya rasa selesar tidak terkait dengan hobby juga. Saya juga hanya memelwihata burung murah. Nah kalau sayang juga seharusnya bukan karena uang saja tapi akrena amanaha kita sudah membeli burung tersebut atau mungkin kita sudha diamanatkan oleh pemilik sebelumnya.

Kalau hobby memang tidak berkait dengan harga. Saya mungkin akan tertawa kalau ada saja yang mau memelihara burung kutilang atau cangkurilang karena burung ini bisa didapat dengan seharga 15 ribu saja.

Tapi ada saja yang suka apalagi kalau burungnya mungkin bisa menari. Ini bisa menjadi sesuatu hiburan bagi si pemeliharanya.

Panel data yang kurang…

Aku suka sekali mengotak-atik data. Sebagai seorang ilmuwan data umunya ubtuk manajemen bisnis saja atau manajamen keuangan saja. Sangat menarik mempelajari hal mengutak data panel ini.

Setelah saya mengolah maka saya lihat ada yang gak beres karena ternyata fungsi dari saya tidak bisa.

Menarik sekali karena panel membutuhkan data yang banyak. Pertanyaan saya kalau muncul autokorelasi bagaimana. Nah kalau panel amatan dalam short range atau waktu pendek sekali. Nah ketika kita mau kasih lag maka akan turun menjadi waktu yang sedikit sekali. Mungkin satu lag bisa tapi kalau sudah banyak lag maka kita akan mendapatkan data yang diiit atau beda pemahaman.

Banyak lagi menegani panel data. Ada yang mixed effect dan ada juga yang Arrelano Bond. yang bisa mengatasi fixed effect panel data . Ini mungkin saya menggunakan pada software STATA.

Tapi to be honest saya bisa menjalankan software dengan mudah hanya saja khawatir kalau nantinya perhitungan saya tidak benar. Tidak benar dalam artian karena tidak memenuhi kaidah.

Komputer itu Khan barang netral kalau kita membuat sesuatu maka kita akan bisa menghasilkan apa saja. Tapi kita harus ingta prinsip GIGO Garbage In Garbage Out atau sampah masuk maka sampah keluar.

Walau di kehidupan nyata tidak semuanya seperti itu buktinya banyak sampah yabg diolah jadi bukan sampah. Limbah sayuran bisa diolah menjadi pupuk yang menyuburkan. Semua orang tidak perlu untuk membeli pupuk lagi.

Ya tapi kalau kita mengolahnya dengan cara sampah maka kita akan juga menghasilkan sampah lagi. Ah binggung …