Lulusan Sarjana Berat

Bagi kebanyakan orang, mencari pekerjaan adalah hal yang sulit karena mereka sudah mencoba mencari kemana-mana namun tidak juga mendapatkan pekerjaan seperti yang diinginkan bahkan pekerjaan yang tidak diinginkan juga tidak ada.
Padahal mereka adalah tenaga produktif. Ini mungkin karena mereka kurang terampil atau mereka kurang mmepunyai jaringan atau imformasi akan membuat mereka sulit untuk mendapatkan pekerjaan sehingga mereka lama-lama menganngur.Ini menjadikurang produktif apalagi kalau menganggur tida diisi dengan hal-hal yang postif melainkan diisi dengan ssuatu yang kosong saja. INi menjadikan mereka menjadi tidak efektif dan mereka akan menjadimalas kalau mereka tidak bekerja. Seharusnya mereka bisa membuat sebuah lapagan pekerjaan begitu katanya seorang sarjana yang menjadi seorang manajer dalam perusahaan. Sayangnya tidak smeua berbakat dalam hal ini. Mereka kadang sudah berusaha namun gagal dan mereka menjadi terhenti untuk melanjutkannya. Padahal kalau mereka ingin sabar bisa saja mereka untung namu tentu saja ini bukan suatu jaminan kalau orang sabar berusaha nanti bisa untung. Tteapi kita akan tahu kalau kita berusaha ada kemungkinan kita akan berhasil sebaliknya kalau kita tidak berusaha maka akan tidak ada kemungkinannya kita akan berhasil.
Seorang sarjana juga harus meningkatkan kualitasnya karena ia harus berhadapan dengan persaingan. Persaingan dengan temannya sendiri belum lagi bersaing dengan orang yang lain. Hidup inimemang terasa berat sekali.
Untuk bersaing global maka kita perlu untuk menjadi orang yang mmepunyai kemampuan global. SAlah satunya bahasa asing . Kita tidak hanya bis abahasa Inggris saja namun kita harus bisa menguasai bahasa.

Iklan

Merasa Ide Belum Bagus

Ini adalah salah satu alasan kita stagnan dalam menulis. Kita merasa ide kitum cukup bagus. Akhirnya kita tidak mneulis sama sekali. KIta merasa bahwa tulisan kita tidak akan laku di pasaran.
KIta tidakpernah cape untuk mencoba menulis satu kalimat apalagi satu pararaph.PAdahal kalau ia mau mencoba nantinya ia akan bisa menulis namun terhenti. Biasanya ini karena rasa putus asa yang membuat mereka menjadi tulisanya tidak pernah dibuat.
Sebagai seorang penulis kita harus untuk terus bersemnagat.
Saya menulis untukmembiasakan diri untuk memilih kata-kata itu adalah keyakinan saya. Jangan kita berhenti untuk menulis karena itu tidak akan merugi kalau kita menulis.
Sebaliknya kalau kita diam dan tidak ebrusaha maka kita hanya bisa berkhayal saja akan menulis. KIta bisa mungkin memasang target agar kita bisa menulis lebih banyak lagi.
Kekhawatiran tulisan tidak akan diterime harus ditepis. Bukan hanya diabaikan saja namun dengan berusaha untuk mmebuat yang lebih baik lagi.
Kalau sudah ada tulisan memang kita kadang menjadi besar kepala dengan tidak mau mengedit lagi . Padahal banyak saja ada tulisan yang salah. Kita jangan seperti diktator yang selalu merasa benar dengan apa yang kita tulisa.
Kita periksa terus tulisan hingga tulisan itu menghasilkan sesuatu karya yang baik.
Tetap saja bekerja lebih baik daripada diama. KAlau hasilkita tidak baik maka kita harus terus bekerja.Bekerja itu khan bukan hanya untuk uang saja. Kita memperoleh manfaat dari pekerjaan yang kita geluti. HAti kita semakin jauh dari kesedihan apalagi patah hati.Kita hanya bekerja saja demi suatu yang kita yakini kebenarannya.
Kita akan mendapatkan pahala dari pekerjaan yang kita laksanakana. Terlebih kalau pekerjaan itu sulit sekali maka kita akan semakin berpahala dengan pekerjaan kita.

Sulit Biaya Rumah Sakit

Dulu kalau orang berobat maka membutuhkan biaya yang besar sekali namun sekarang ada fasilitas gratis yang bisa mengcover beberapa kesehatan.
terkadang seorang bisa bangkurt karena usanganya untuk menyembuhkan penyakit. Ada yang sudah usahanya mempunyai cabang-cabang dan pekerjaan yang sangat mapan namun akhirnya harus menyerah yang namanya penyakit ia harus membayar biaya rumah sakit meski ratusan juta rupiah.
Orang percaya bahwa sakit itu sangat mahal sekali karenanya mereka menyediakan apa saja untuk mengobati penyakit. Oleh karena itu bagi yang tidak bersyukur karena kesehatannya harus melihat hal ini.
Ada orang yang sulit untuk mendapatkan uang namun diberikan kesehatan yang baik. Ia tidak menyadari hal ini. PAdahal kalau ia sakit maka akan banyak sekali pengeluaran. Mungkin orang berpikir kalau kerja selama 30 sampai 40 tahun tidak bisa menutupi biaya rumah sakit.
PAda setiap keadaan manusia mmepunyai kelebihan. Mudah-mudahaan kita orang yang bisa memandang kelebihan kita. Jangan kita memandang kekurangan kita yang akan membuat kita tidka beryukur dengan nikmat Allah.
Kita mungkin tidak mempunyai banyak harta namun kita tidak mengeluarkan banyak uang pada rumah sakit. Kita bisa mengalihkan uang ini untuk hal yang lainnya saja.

Menerima Takdir

Bagi orang yang menerima takdir adalah orang yang bahagia setelah berusaha untuk mencapai apa-apa yang ia cita-citakan. Sulit sekali bagi kita untuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan sejak kita kecil.
Kesulitan seperti itu bisa saja menempa kita untuk berusaha keras agar kita bisa keluar dari segala kesulitan ini. Banyak yang berdoa namun belum juga dikabulkan.
Seringkali hal ini membuat orang malas untuk bekerja. Tetapi apakah kalau malas akan membuat orang menjadi berhasil. Tentu tidak. Memang ada orang yang malas rezekinya ada saja. Tetapi apakah kita mau berpangku tangan saja dan tidak berbuat apa-apa.
Kita harus berusaha. Sebaliknya ada yang begitu giatnya untuk mengejar dunia. Mereka berusaha keras sampai-sampai tidak tidur untuk mendapatkan nya. Mereka harus bisa katanya untuk mencapai target yang harus dicapai.
Terkadang memang kesalahan kita yang kurang untuk berusaha. Ada saja yang kita tinggalkan dalam suatu usaha. Misalnya dalam membangun suatu bangunan ada komponen yang kita lupa. Sama seperti juga usaha kita masih ada yang kurang sehingga kita tidak berhasil untuk mencapai hal itu.
Tentu saja kegagalan itu bisa menjadi bahan evaluasi kita untuk mencapai kesuksesan di masa depan walau kadang kegagalan sering menjadikan kita malas untuk berusaha kembali. Inilah letak ujian dari orang yang mau sukses. Di sini terlihat kalau orang sukses akan terus melaju tanpa khawatir ia akan gagal namun orang gagal menjadi khawatir.
Sebetulnya sukses atau gagal bergantung bagaimana orang memandangnya. Kalau orang tersebut memandang kekayaan dan kejayaan sebagai faktor sukses maka ia akan memandang semua kegagalan akan menjadikan sebuah aib.
Kalau kata ustadz ada seorang pedagang tape yang taoejya jatuh ke kali. Ia sangat kesal dan sampai marah kepada Allah kalau tapenya jatuh. Padahal kesalahan pada dirinya sendiri. Ia sudah berpikir merugi dan tidak mendapatkan penghasilan karena tapenya terjatuh.
Ia sudah tahu dan tidak ridho. Sorenya ia melihat siaran TV dan ternyata kereta yang hendak di tumpanginya bertabrakan. Ia langsung sujud syukur dan mengucapkan Alhamdulillah.
Bisa jadi suatu keburukan mendatangkan kebaikan yang jauh lebih banyak daripada keburukan yang kecil.
Hanya saja kebanyakan manusia tidak mengetahui hal itu.
Coba bayangkan kalau seluruh keinginan kita dikabulkan apakah kita akan menjadi sombong? Ya kita bisa mendapatkan kita yang mau setiap dia hari ini besok semuanya terkabulkan. Ketika dikabulkan ia merasa sudah bosan dengan hal itu sehingga ia mau memutar lagi waktu tetapi ia tidak bisa lakukan hal itu karena waktu tidak bisa diputar akhirnya sadar bahwa ia hanya manusia lemah yang kemauannya tidak bisa dituruti oleh Allah. Ia akhirnya menyerahkan seluruhnya pada Allah walau ia sendiri tidak menghentikan doanya. Ia yakin ia akan mendapatkan yang terbaik.

Pasrah

Kalau seorang tidak pasrah berarti apa dia? Ia berlaku seperti Tuhan yang semua kehendaknya harus dituruti . Mungkin saja banyak kehendak sesuai dengan kebaikan tetapi bisa saja keinginan itu justru akan menjadikan ia menjadi lebih buruk.
Setiap manusia mengira bahwa orang bahwa semuanya yang ia inginkan adalah terbaik. Kalau ia ingin menjadi seorang hartawan ia pikir ia akan bersedekah dengan yang banyak karena ia mempunyai uang yang banyak.
Ia meminta pada Allah bahwa ia harus menjadi kaya. Ia jalani hidup dengan bekerja keras namun ternyata hal itu juga belum bisa membuatnya kaya.
Bisa jadi karena ketidak pintaran dari orang teraebut. Ia tidak bekerja pada hal yang menghasilkan uang lebih banyak namun menyibukkan diri pada kesibukan yang kurang menghasilkan uang.
Atau ada seorang yang sukanya berusaha namun ternyata usahanya tersebut belum menghasilkan. Kita tahu bahwa namanya usaha tidak menghasilkan uang begitu saja. Usaha itu sering disalahartikan dengan mendapatkan uang yang banyak tetapi mereka sebenarnya tidak tahu karena usaha itu biasanya membutuhkan pengorbanan yang lebih besar daripada seorang pekerja. Sayangnya tidak banyak yang tahu hal itu. Kalau pekerja tinggal menerima uang saja namun seorang usahawan harus juga bekerja selama 24 jam sehari yang tidak kalah lelahnya dari pekerja. Kalau ada usahawan yang berangkat siang, itu karena usahanya sudah berhasil.
Terkadang orang tidak menjadi kaya namun itu menjadikan ia lebih dekat pada Allah. Ia menjadi sibuk dengan berdoa yang berarti ibadah juga kepada Allah. Ia tidak disibukkan dengan urusan harta yang hanya untuk sementara saja. Padahal harta hanya bisa dipakai di dunia. Walau sering memang menyilaukan bagi yang tidak mengetahui hakikat harta tersebut.
Ada juga orang yang belum bekerja berharap ia akan bekerja dengan perhitungan akan menjadi kaya dalam waktu yang singkat. Padahal kaya itu belum tentu sangat baik baginya. Seharusnya ia menggunakan waktu libur atau waktu pengangguran untuk semakin mendekat kan diri kepada Allah. Tetapi ia tidak melakukannya. Ia malah bermuram durja sambil menyesalkan nasibnya saja. Seolah ia yang paling sulit di dunia ini.
Terkadang kalau Allah memberi nikmat ia malah bersangka buruk malah pemberian Allah akan membuatnya semakin menderita. Orang seperti apa ini? Ia tidak diberi mengeluh dan ketika terjadi sebaliknya ketika diberi ia mengeluh. Jadi apa maunya orang itu. Tidak jelas sama sekali .
Oleh karena itu kita serahkan apapun pada Allah walau meski kita berkeinginan tetapi Allah jualah yang menjadi penentu dari apa saja yang terjadi di dunia.
Tanpa adanya pasrah kita tidak bisa untuk melangkah di dunia ini. Kalau kita berpasrah maka kita akan merasakan tidak perlu untuk menuntut yang kita sukai terlaksana karena hal itu hanya akan menyakiti diri kita saja.

Menjawab dakwah kaum salaf

Hal yang Menguatkan Kita

 

Rasanya kalau kita sedang menginginkan sesuatu dan harus terjadi hari itu menjadikan diri kita menjadi resah. Apalagi kalau kita sepertinya sudah terdesak dengan hal itu. Seperti kita mmebutuhkan uang untuk melunasi hutang.
KAdang kitas udah merasa berdoa terus namun sepertinya kita tidak mendapatkan keinginan kita.
KIta sudah berhenti berdoa karena kita merasa tidak dikabulkan lagi. Apakah kalau kita berhenti berdoa lantas keinginan kita dikabulkan ? Mungkin yah Mungkin Tidak tetapi dengan berhenti berdoa berarti kita sudah menghentikan ibadah karena doa juga merupakan ibadah.
Doa tidak pernah membuat kita merugi. Kita pasti dikabulkan hanya saja bentuk pengabulannya berbeda dengan yang kita kira. Memang ada yang doanya dikabulkan sesuai dengan keinginan. Alhamdulillah dengan hal itu. Berarti keinginan kita terwujud.Keinginan kita mudah-mudahan sesuai dengan ridho Allah. PAda saat ini kita mungkin senangd engan hal ini.
Tetapi kadang kalau doa kita belum terjawab maka kita harus tahu mugkin saja kalau dikabulkan halk itu tidak bagus untuk kita. Kita ahrus bersabar saja. KIat terus berdoa.
Terkadang kita berdoa maka kita akan dihindarkan dari bencana yang sejenisnya. Ini nikmat yang kadang sering kita tidak rasakan. Ketika sehat kita tidak menyadari bahwa nikmat sehat kita. Kalau kita sakit baru kita merasakan bagaiman sakit kita.
Kalau doa juga bisa saja dikabulkan kalau kita nanti di akhirat. SAmpai nanti ada penghuni syurga lain iri karena melihat orang yang dikabulkan doanya di akhirat.

Hari ini Pasar Rame

Hari ini spar lebih rame selain daripada lebaran karena seminggu lagi anak-anak pelajar sekolah akan masuk sekolah. Artinya beberapa kebutuhan sekolah akan dibeli. Mulai dari buku tulis yang harus berganti sebab dengan ajaran baru juga berarati buku yang baru.
Terkadang perlengkapan juga diperlukan seperti halnya tas. Tas digunakan untuk membawa buku dan alat tulis ke sekolah. Kalau masih baru tidak masalah namun terkadang tas jugas udah rusak sehingga harus diganti. Kalau tas rusak juga harus diganti.
saya ingta saya lupa untuk menjahit baju saya. Saya dipanggil oleh ibu saya. Saya rasa saya akan dimarahin namun ternyata tidak. Akhirnya ibu mencari penjahit yang bsa menjahit cepat. Aku selalau mengingat hal itu agar aku bekerja tepat waktu dan jangan membuang-buang waktu agar kita mampu untuk menyelesaikan pekerjaan kita.

Ingin memulai bisnis pada pensiun

 

Ada seorang PNS yang pekerjaannya saya rasa biasa saja. Ia seorang PNS yang jujur karena saya kira ia tidak mempunyai kekayaan yang banyak. Ia menginginkan untuk mendapatkan uang yang cukup karena masa pensiun penghasilan pasti terbata sekali dengan mendapatkan gaji yang pas-pasan terkadang berkurang apalagi pada saat itu anaknya masih sekolah.
Semua orang juga mau mmepunyai bisnis yang menghasilkan uang namun sayang tidak semua orang yang bisa hal tersebut karena bisnis adalah sesuatu yang tidak mudah. Seorang pekerja belum tentu bisa menjalankan bisnis yang memang sulit.
Terkadang ada yang mau bisnis tetapi tidak tahu bisnis apa yang ingin digeluti. Ini saja berrati sudah sulit untuk menjadi berhasil. kalau awalnya saja sulit maka kita akan sulit.
Tetapi kalau kita sudah tahu maka itu akan menjadi lebih mudah bagi kita untuk melaksanakan bisnis.
Memang dari awal kita harusnya berbisnis pada saat kita masih bekerja dan penghasilan banyak hanya saja sayangnya kita menjadi sibuk di suatu tempat sehingga kita menjadi terfokus di tempat itu . Kita sering fokus di pekerjaan sehingga kita tidak berfokus pada bisnis apalagi yang mmepunyai keluarga dan banyak lagi urusan keluarga yang harus diurusin oleh pegawaoi tersebut.
Seorang bisnisman adalah seorang yang ulet dan ia mempunyai tekad yang membaja yang tidak dimiliki oleh setiap orang. Terkadang ia bekerja selama 24 jam tidak seperti pekerja lainnya yang bekerja sekitar 8 jam saja.Tentu saja namanya pekerjaan yang leboh banyak menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.
Walaupun terkadnag pekerjaan yang berat juga tidak menghasilkan banyak uang. Artinya kita berpasrah diri saja sama Allah dengan hal yang ada. KIta boleh berusaha namun Allah juga yang menentukan. Inilah namanya tawakkal.
Kata ustadz kalau yang pintar menjadi orang kaya maka professorlah yang menjadi orang paling kaya namun kenyataannya tdak seperti itu malah murid-muridnya yang paling kaya. Ini menjadi suatu pradoks dimana seorang professor yang sudah belajar masalah ekonomi namun tidak bisa mengumpulkan kekayaan.

Permainan Strategy War game

Bagi saya permaianan ini adalah permaianan yang baru. Sesuai namanya ini mengandung strategi untuk mencapai kemenangan. Awalnya saya pikir seperti main monopoli yang menggunakan dadu dan melemparnya yang menentukan apakah kita bisa menang atau bisa kalah.
dadu mungkin suatu hal yang bisa mengarahkan nasib tetapi tidak semuanya seperti itu. Kita bisa saja menetap di tempat-tempat kompleks monopoli namun kita juga harus berfikir cerdas kalau kita juga harus berfikir dengan sumber daya yang terbatas kita bisa memaksimalkan keuntungan.
Saya mendapat kesempatan belajar di tempat atau komunitas gamer yang saya rasa menjadi “bodoh’ dengan permaianan tersebut. Banyak sekali kegiatan positif yang saya dapatkan dari hal ini. Saya rasa ini bisa menjadi kegiatan saya yang baru untuk memahami sejarah. Bisa saja permainan ini kita gunakan untuk pelajaran di bidang yang lainnya seperti permainan di bidang ekonomi.
Saya ingin lebih banyak lagi belajar mengenai sejarah yang masih awam sekali. Saya rasa dengan ilmu ini maka akan menjadi lebih baik lagi. Bahkan saya berniat untuk membuat board game dengan cerita yang saya sambungkan dengan novel saya.
Cukup banyak rencana saya untuk membuat sesuatu . Ini mungkin untuk menjadi bahan pelajaran saya. Padahal aku kira aku masih mempunyai banyak agenda yang saya belum kerjakan. Dengan pertolongan Allah aku bisa untuk menyelesaikan pekerjaan seluruhnya. Perlu tekad yang kuat untuk menyelesaikan semuanya. HArus ada kekuatan tekad yang sangat membaja untuk menyelesaikan ini.
Aku harus melihat juga dengan ilmu probabilitas statistik yang bisa aku gunakan untuk pelajaran ini. Aku kira ini bis amenjadi asyik dalam permainan probabilita ini maka aku akan bisa untuk meramal pergerakan apa yang mungkin akan bisa kita lakukan. SAya juga bisa meneliti proses dari probabilita kemenagan yang akan bisa saya dapatkan dalam story board game ini.
Pokoknya aku harus bisa untuk membuat ini dengan tekad yang kuat. Mungkin kalau peluang waktu juga harus saya pertimbangkan mengenai waktu yang lain.

Jangan Pernah menyerah

Mungkin kalau sudah usaha di sertakan dengan do’a belum sampai maka kita hanya bisa berusaha terus saja. Jangan kita patah semangat untuk itu. Mungkin kali ini kita belum bisa untuk mendaptkan yang kita inginkan tetapi yakinlah kita akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.
Sesungguhnya kita sangat menginginkan sehingga kita berusaha untuk itu. Tetapi terkadang sesuatu itu belum menjadi takdir kita sehingga kita menjadi sedih dengan hal itu. Kita tidak bisa mengerjakan apa saja yang kita senangi. Terlebih kita tidak menulis. padahal ini menjadi kesenangan kita sendiri.
Susah untuk memulainya padahal dengan kita bekerja berarati kita juga akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan .Dengan bekerja kita bisa melupakan peristiwa yang tidak mengenakkan kita. Sebanrnya peristiwa yang tidak mengenakkan adalah beban kita dan kita sendiri yang tidka mau keluar dari hal itu. Kalau kita pikir apa sih enaknya mikirin orang yang belum tentu memikirkan kita? Jelas tidak enak. KIta tidak akan menerima manfaat dari yang hal itu. Sebenarnya kita sendiri yang memupuk keresahan dengan adanya ketakutan yang seperti itu. Seharusnya kita berfikir kebalikan agar kita tidak merasakan keresahan yang sebenarnya sudah sangat tidak perlu.
Hati kita akan menjadi mengingat masa yang menyedihkan bagi kita. Tetapi sulitnya adalah kita untuk mmeulianya terkadang kita masih mengingat masa lalu. Tidak, jangan seperti itu. Kita harus memulaianya seperti anak yang baru mengayuh sepeda. Terkadang ia harus jatuh berkali-kali. Kalau ia mau terus menerus mengayuh maka ia akan berhasil menjalankan sepeda tersebut.