Arti Yavuz

Arti YAvuz

Kalau seorang yang diberi gelar Yavuz artinya adalah orang yang cemberut seperti halnya sultan Salim I yang katanya orangnya jarang tersenyum. Orang yang menghadapi sesuatunya dengan serius tersebut sudah melebarkan wilayah UStamniyyah hingga jAzirah Arab dan menghadapi pengkhianatan Syiah Rafidha Tentu lebih baik hal itu daipada megurusi berbagai hal yang lain.

Saya belum bertemu dengan Sultan Salim. Klau rang yang pencemberut mungkinkah ia pernah senyum. Saya belum baca mengenai kehidupan pribadinya yang seperti itu. Saya kira mungkin saja. SAya pernah bertemu satu orang tersebut yang saya rasa tidak tersenyum dan ia tetap memaang mukanya tetap demikian.
Mungkin hal itu membuatnya lebih nyaman ketimbang harus senyum.
Barangkali orang smeuanya menganggap senyum adlahhal yang amah namn tidak akan baginya. Ia merasa serius adalah ramah.
TIak menjadi masalah agi saya orang yang tersebyum maupun tidk tersenyum adalah pilihan hiudp. Manusia berbeda natara satu dengan lainnya dan kita tidak bisa menyamakan yang demikian itu,
Tetapi kita harus membawa hidup ini tidak bawa perasaan atau baper karena itu yang akan membuat kita menjadi sakit saja. Orang tersenyum maupun tidak tersenyum malah kita ikhlas saja dengan tidak melihat apapun dalam hal itu. Sebagai Manusia biasa kita tidak perlumenilai bahwa semua manusiaharus tersenyum pada kita.

Asal kita berniat bebruat baik dan kita kerjakan mudah-mudahan itu mendatangkan keridhoan bagi Allah. Kalau manusia pasti ada yang ridho dan tidak ridho bergantun ia memnadang dai sudut mana mengenai orang tersebut. tetapi kita harus membuatnya ridho dengan orang lain.

Saya kadang terhenti menulis tadi namun sya menyemagati bahw adiam saja nelongso tidak akan membuta kita bahagia namun kalut. Hanya berbekal dengan cara yang nekat saya bilang karena saya sudah kecapekan dan saya yakin akan membuta saya semangta pada akhirnya saya berhasil juga membuat sebuah bab dari novel saya mengenai invasi Mongol dengan jdul MIngburnu. Saya kira saya akan bis auntuk semnata lagi. Ini momentum saya utuk menyemangati diri saya sendiri.

Menulis seperti alur board game

Sebanrany rasa malas sekali karena saya sudah trlanjur senang dengan game.Saya gak tahu kalau main game menjaid kesenangan an saya rasa lebih baik darimana film kaena di game adang kta menentukan skenario game tersebut.
Tteapi saya hrus menulsi dan sya kii meneapkan game untuk menulis yakni game baord. Pasti meneganl game baod yang bentuknya seperti monopoli.
Kita bisa melaju di game tersebut dengan dadu. Tetapi saya tdia mengunakan dadu dan menerangkan alur-alur saya akan mulai dar start dan anti saya akan akhiri dari tujuan saya untuk menyelsaikan topik dari novel atau tulisan aya tersebut.
Saya kira itu nanti tidak akan sulit untuk mengerjakan hal itu. CUma kadang kita ahus melompat-lompat sama seperti halnya ular tangga atau monopoli. Aku kira ini yang menjadi kesulitan kadnag di jalan baur kita ketemu ide kita hapus yang sau. Kadang ie tersebut menyambung di depan dan kadang menyambung di belakang begiutlah seterusnya sehingga kita menjadi binggung dengan itu semua akinya mnejadi bosan sendiri dengan enggunakan ide yang tidak terbatas kadang kita menjadi menjalar dan bahasna menjadi tidka terkendali.
Aku rasakan bahwa kita perlu untuk membatasi masalah sama dengan pembatasan masalah dlam skripsi agar kita tidak menjadi kabur dalam pembahasan tersebut. Tentu kita khan tidak mau untuk seperti itu.
Krja seperti itu akan justru membuat kita lelah. Kita dari awla etgas ingin menceritakan si anu di tempat itu. Naha kalau demikian khan jadi jelas gak usah lagi dibigungin.

Sholat khusyuk bertolak dengan kemunafikan

Siap yang bsai menilai seseornag khusyuk dalam sholat Tentu sulit sekali. BIsa jadi orang yang tenang alam shalitanya namun pikirannya berlari jauh dari masjid tempat ia sujud.
Ia masih mengangankan roti bakar yang kemarin ia beli. Ia membayangkan bagaimana lezat selai dengan manis yang pas dengan tambahan mentega yang gurih. Ia menginginkan tersebut. Membayangkan dai awal bagimana ia mengoles mentega ditas ruti yang lembut sekali.
Ia lupa bahwa pada saat itu ia harus memuji Allah dengan kalimat tasbih sehingga ia membaca Al FAtihah pada waktu sujudnya.
Begulah larinya pikiran dri sholat.Atau ketika kita merasa kehilangan sesuatu maka kitamenemukan ketika shilat.
aku yakin ornag khusyuk hanya kan menjaid orang baik. Kalau orang yang belum baik maka saya yakin belum Khusyuk (correct if i am wrong).
SAya membaca dalam buku sholat bersama setan bahwa orang yang khusyuk sudha melepaskan dunia di dalam hatinya. Tentu dunia boleh dicari sebagai bekal kehidupan tetapi tidak menaruhnya di hati mereka.
Susah. tetapi bukan alasan kita gak bisa khusyuk lantas kita tidk sholat.Lah yag beginian mau kapan khusyuknya. Yang sholat aja belum tentu khusyuk apalagi yang tidka sholat. Pasti tidak akan khsuyuk.
Kita bertekad untuk khusyuk dn memulai dari sekarang.Kita mencoba menyingkirkan duri yang akan mengahalngi untuk khusyuk.

Balik Ke Blog Lagi?

Aku mempunyai niat untuk balik lagi ke balik ke blog karena aku rasakan bahwa ke blog itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Aku pikir aku akan mendapatkan pendapatan dari blog juga dan aku tidak merasa keberatan. Kalau saya harus mesti menambah jam kerja saya walaupun hanya sejam doang dan itu terasa tidak menjadi masalah karena saya juga membutuhkan suatu penyegaran dan tidak semata untuk hanya untuk bekerja pada membuat novel saja serasa terkadang membosankan.  Menurut saya membuat novel itu membosankan karena kita harus menulis kata-kata tersebut dan kita akan masuk pada suatu tempat yang mungkin kita belum pernah ke tempat itu tetapi kadang juga membuat kita menjadi stress karena kita juga tidak pernah mendapatkan sesuatu yang ada. Sebenarnya saya tidak boleh menulis stress. Menulis itu harus dibuat santai itu seperti saja halnya kita ingin berekreasi ke suatu tempat. Terkadang kita merasa terbebani oleh hal itu padahal tidak semestinya kita harus memilah memilih bahwa kita ingin menulis yg melepaskan beban kerja yang telah mengganggu kita tetapi kenyataannya menjadi berbeda kita merasa terbebani oleh menulis itu. Kita menjadi lebih stress karena kita harus mengumpulkan deadline seperti saja seorang wartawan yang harus menulis banyak partikel dan di harus memenuhi target tersebut tentu kita tidak mau seperti itu kita akan maunya santai dia tentu juga tidak santai karena kita juga harus memenuhi target yang telah kita tetapkan kalau tidak kita akan selalu berleha-leha dan tidak akan menyelesaikan barang 1 cerpenpun karena itu kita harus tetap santai tapi serius kita serius. Tetap santai dan kita harus tenang menghadapi apa-apa yang menjadi permasalahan kita.
Aku merasakan juga adalah kalau kita hanya menulis pada satu bidang saja aku ingat jadi dengan Seorang cendikiawan Anis Matta yang memberikan saran agar ketika kita lelah di satu bidang kita beralih ke bidang yang lain.  Aku yakin dengan seperti ini kita tidak akan bosan dan tidak akan stress yang penting dan kita akan mencapai cita-cita kita

Tidak Akan Bisa Menghitung Nikmat dari Allah

Dulu saya seringkali puisng dan kemarin karen alihat video maka pusing. aku khawatir penyakit yang dulu kambuh lagi . Yang gejalanya adalah melihat komputer menjadi sakit. Serigkali saya skit dan smpai tidak beryukur pada Allah karena saya sakit. Akhirnya aku sadar bahwa saya masih sehat juga kalau diperiksa. Aku tidak memeriksa lebih lanjut walau sebanrnya saya tahu bahwa mengetahui penyakit itu lebih cepat lebih baik agar bisa untuk mencegahnya.

Payah namanya kalau suda terserang penyakit begituan. Pernah saya mencoba komputer untk lima menit saja rasanya menjaid pusing sekali padahal saya perlu sekali untuk bekerja. AKhirnya saya istirahat. Saya sedih kenapa pas rajin saya menjaid terhenti

Tentu saja pas tidka rajin kita justru berhentioleh nafsu kita sendiri. Ini sebanrnya bisa kita siasati dengan cara kita menulis terlebih dahulu rangka di kertas. dan ini sempat berhasil. Negitu say amenegtik saya mula dengan 30 menit dan akhirnya saya berhasil untuk membuat satu artikel.

Sudah berapa lama saya tidak tersrang penyakit aneh tersebut karena saya minum habbatusauda atau jintan hitamyang kau tidak minum lebh sebulan. rasanya beda mungkin saya akan membeli lagi dan meminum dengan rutin.
saya mengeluh pada Allah kenapa saya mendapatkan penyakit padahal saya sebelumnya sehat. Akhirnya saya berencana menghitung apakah saya banyaknya sakit atau bayaknya sehat. SAya akan menuliskan tersebut di sebuah kelender tetapi aku yakin bahwa sehatnya aku lebih banyak dari sakitku. tetapi ternyata bahwa saya yakin saya banyaknya sehat,Kalaupun sakit tidak ada yang bisa menghitng nikmat Allah. Ini karena kita kurang bersyukur saja dengan apa yang kita alami. Kita bernafas dengan udaranya gratis. Seharusnya kita mau bersyukur sehinga Allah menambah nikmat kita.
Kadng kita menilai dalam duni ayang berbeda Kita menilai berdasarkan dunia dimana harta, kenikmatan sehat diatas segalanya daripada nikmat iman.
rasa aberyukur ni kadang tergaggu oleh berurangnya “nimat” menurut kita. Itu khan menurut kita tetapi kalau menurut Allah itu yang terbaik.

Menulis dengan meniru strategic tactical board game

 

Pernha main board game. Itu seperti permianan monopoli ada monopoli nasional ada juga monopoli international. Memang mainan ini juga sangat membosankan bisa menghabiskan waktu seitar 3-4 jam bergantunh juga dengan banyaknya peserta.
Permainan board game juga seperti itu karena kita main diatas papan dan kita akan melawan musuh kita sampai mereka mati seluruhnya .
Kadang di monopoli kita ada yag main curang karena ada namanya main uang. Kita sepertinya bangga kalau menang serta mengumpulkan uang walau itu hanya fatamorgana saja namun fatamorgana yang lebih dari fatamorgana tersebut orang sangat menyukai hal tersebut.
Balik lagi kembali menulis mungkin ini meruapkan suatu peta yang harus kita selesaikan , maaf maksudnya yang saya selesaikan untuk menulis sendiri saya tidak melibatkan pembaca untuk menulis karangan hal ini.
Awalnya kita mulai dengan start dan kita akan mencoba untuk melewati beberapa hal.Kita mengkiti peta tersebut perlahan dan jangan meloncatnya kecuali kita yakin akan menang dalam fase tersebut atau minimal kita menyelesaikan fase tersebut.
Tidak masalah melewati fase karena kita bisa melwati jika kita memang menemukan ide yang lain.
KIta memang harus fleksibel jangan kita terpangku pada permasalahan yang kita hadapi saja tetapi kita bisa untuk melebar pada masalah yang lain saja. Kita harus siapkan untuk menulis bagian yang lain saja karena dengan begitu kita bisa menyelesaikan.

boat-1556264_640

Dalam menulis pasti kita menemukan ada suatu bagian yang menurut kita gampang. Kadang bagian tersebut adalah bagian yang ditengah adatau bagian yang ada di belakang . Itu semuanya juga bergantung dengan masing-masing penulis. Ada bagian dri idea yang kita dari tengah. Jangan menulis hanya memulai dari awal sendiri karena itu justru akan memusingkan diri kita.

Tahapan semua dari tulisan mesti kita ikutin dan jangan ada yang berkurang akrena hal itu justru akan membuat kita menjaid binggung dan kita tidak bisa menyelsaiakan tulisan kita. Nah kalau demikian kita akan tidak bisa menyelesaikan tulisan kita bair sedikit. sbeanrya ini adalah bentuk pengembangan dari sebuah game .

8 August, 2017 11:11

Janagn berhenti kalau kau sedih

KAnag ada sebuah kesedihan yang bermcam bisa jadi itu karena hal yang kecil yakni kesedihanmu karena seseorang menghna dirimu. Kalu jadi lemas tidka berdaya . Kau jadi tidka mau menulis padahal kau sudah bercita cita menjadi penulis . Karenanya kau sudha tidka bis alagi mundur
Sudah begitu jauh alan yang kau tempuh dan kau tidka lagi bisa mundur. Aku kira aku memang tampakya sudha lelah dengan segala cobaan ini tetapi saya yakin semuanya ada yang bisa saya kerjakan. saya harus terus untuk berusaha dn saya tidak lagi.
Cuma memantiknya seperti apa. Tadi padahal saya lagi on fire tetapi saya hentikan on fire saya. SAya pikir kalau saya tidakberistirahata maka akan keabisan amunisi sama seeperti kalau senapan sudha enyalka banyak amunisinya akan berkurang maksudnya seperti ini tetapi mood enulsi saya tidak bisa lagi. Saya sudah lelah rasanyan.

Semangat Menulis

Menulis uLang Kembali

Sebarnya ini adalah hal yang malas saya lakukan. alau sudah menulis langusng saya mmebuangnya saja atau cuma mengeditnya saja. Akhinay saya menulis novel yang judlnya keja. Inilah adalah pengalaman dari seorang pencari kerjaan yang ebrebda dari orang lain. Kalu orang lain mendapatan pekerjaan dnegan mudha ia sulit.
Ini kutulis gr orang juga tidak puus asa. Tetatpi tidak berleha-leha untuk mendapatkan pekerjaan. Ada pekerjaan alternatf yang bis amenunggu mereka . Juga jangan sabar-sabar yag menjadi psif tanpa adanya usaha. ad jug yang menjadi kaget dan menyadaribahwa merekasudah ketinggalan kereta hingga panik dan tidak lai bisa megerjakan apapun.
Mungkin kalau demikian kita juga tidak bisa akn menyelsaikan tulisan kita. kIt aharus menjadi bertekad dengan kuat sekali untuk halitu.

Menulis harus tetap semangat

awalnya semangat akhirnya loyo

Banyak sekali hal yang ingin kita tulisa seperti kemarin. Aku igin bertualag ke negeri Samarkand bersama Timur si penakluk . Rasanya inginmenjalani napak tilas meski saya tdak perlu untuk membayar tikert ke SAmrkand namun saya menjalani napak tilas melalaui tulisa.
Tetapi apa daya tangan ini menulis tidak secepat pikiran. Pikian lebih mudah hilang dan berganti sehingga bisa kapan saja ia kembali dan kapan aj hilang.
Karena itu biar kita tulis stetapi kita kadnag tidka mau melihat tulisan kita. Ini sbeannra kita suhda hilang semangat. KAlau kita senang tulisan. Kita arus kembalilagi mengkaji tulisan kita tersbeut dan kita tdak bosa.Memang sepertiny alucu sekali kok kita membaca tulisan kita tetapi ini jelas tidka salah karena kalau kita tidak melihat ulisan kita maka apa yang mau kita berikan pada orang lain. JAngan-janagn coretan yang tidak berguna dan tidak bisa untuk dibaca orang.
Kalau begitu untuk enjafga semnagata saya kadang menulis dengan cepat.SAya kahwatr ide-ide saya akan hilang. Tentu saja saya tida melupakan kewajiban saya yang lain sehingga saya lupa dan membuat saya mengabaikan tugas yang lain. Prioriast harus kita utamakan terlebih dahulu dan jangan kta mengabaikan yang penting bagi kita.
Karennay akita jangan terlalu untuk semnagat tetapi kita loyo pada akhirnya kita harus menjaga semuanya itu dengan baik dan kita tetap semangat.

Setiap Cerita ada Musuhnya

HAl yang membuat saya tidak meyukai film drama adalah karena tidak ada musuhnya. Memang drama ad yang menunjukkan tokoh atagonis tetapi lebih ketara pada film aksi karena aksi penjahat lebih jahat . Tentu setipa crita juga ada usuhnya.
Kalua dalam cerita perjuangan kita tahu bahwa adapenjajah yang telah menjajah negeri kita dengan memaksakan kepentigan mereka berdasarkan prinsip Gold , Gospel dan Glory. Inilah yang emnajdi tem akita anatar pejuang dan penjajah akan bertarung untuk membela yang mereak anggap benar.
Tidak susah menyajikan cerita seperti ini namun kita bertanya kalau novel seperti lima menara atau trolioginya andre hirata itu apakah yang menjadi musuh dair noel tersebut. Yah tidak ada musuh berupa soernag JEnderal De Kock yang menyeang Pangeran Diponegoro.
Kalau pada masa itu adlah kemiskinan yang menajdi msuuh merak besama. Hal itu membuat merak tidak bisa masuk sekolah dna ini menjadi suatu musuh.Kemiskinan memang mush dan harus dikalahkan.
tetapi dibeberapa novel seperti konspirasi namnaya musuh menjadi sesuatu yang sumir sekali. KAdang musuh menjadi teman dan sebaliknya.Untuk itu kita perlu untuk menentukan musuh dan nantiya kita akan ada konflik dengan musuh tersebut. Kalau kita harus menentukan musuh terkadang nanati kita berteman dan melihat bagaimana asyiknya saja kita mendapatkan crita namun cara ini sulit sekali. YAng penting ceritaiu bisa berubah jangakna kitayang cuma mamatiran lha waong yang sudah profesional saja mereka tidak bisa untuk