Jangan Diambil Di Hati

Kalau masalah omongin orang wanita memang jagonya. mengomongi wanita yang lain yang mempunyai kekuarangan membuat mereka merasa senang sekali rasanya.Tentu saja yang ikut nimbrung juga turut berdosa.Kita jangan merasa aman dengan halseperti itu.
Kadang saya memang membatasai diri berbicara dariibu-ibu apalagi dalam majlis tidak lazim.Omongan apa saja nantinya bisa keluar apalagi kalau gak disaring. Kita harus membatasi diri saja.

Lain halnya dengan burung.Suara yang paling merdu adalah jantannya tapi di spesies manusia jantan jutsru tidak “Berkicau” mungkin cukup ngeriwik saja.
Terkadang kalau saya mendengarnya saja rasanya menyakitnkan.Apalagi kalau saya yang diooomningin lebih panas lagi.
Tapi kita ini tidakperlu panas. Semuanya jangan kita hambil di hati karena kalau di ambildi hati maka kita sendiri yang akan merugi. Kita mikiran orang yang sudha menyakiti kita tapi orang terseut tidak merasa bersalah.,Baik mereka ngomongin orang wajar-wajar saja.Toh kata mereka  kita cuma memberikan motivasi saja bagi mereka agar berubah.Motivasi? Bukannya mengomongin orang justru  membuat orang tambah sedih.

Siapa yang gak sedih kalau kita dijelekkin . Sedih boleh saja namun jangan diambil di hati.Kita anggap saja itu sebagai motivasi. Teringat dengan kata dai berjuta ummat yang mengatakan kurang lebihnya

justru caci maki orang memotivasi orang untuk berbuat yang lebih baik lagi dn mengantarkan kesuksesan daripada Pujian yang justru akan membuatnya lalai.

 

Kita jadikan saja mereka sebagai radio rusak yah kadang radio rusak memang menyebalkan tetapi mau apa lagi kalau kita layani maka justru akan membuat kita menjadi gila. Atau juga bis akita ibaratkan mereka adalah tong kosong yang nyaring bunyinya. Atau mungkin kita ingat saja kebaikannya hal itu justru akan membuat kita tidak selalu mendengar perkataan yang buruk tetapi kita ingat kebaikannya.

Saya kini harus lebih rajin lagi.Alhamdulillah barusan saja saya nulis 200 kata untuk pengtantar ebook pertama saya (padahal ada e-book yang lain yang belum saya siapkan untuk saya launch).Ada beberapa tulisan naskah saya yang saya kira pas untuke-bookyang saya jual gratis aja.

Iklan

Jangan Hiraukan Suudzhonya Orang Lain

Jangan Hiraukan Suudhonya orang

Kalau kita belum bekerja orang pasti menyangka kita malas. Ayau kalau kita belum menikah pasti orang menyangka kita belum berniat. Tentu tidak semua orang malas yang tidak bekerja begitu juga tidak semua orang yang selalu mau membujang untuk tidak menikah.
Seharusnya manusia harus adil tidak menyamakan manusia lainyya dengan manusia satunya (heheh ini terbalik).
Kalau sebagai orang yang mempunyai karir lancar,menikah lancar,anak sehat. Hidup ini seperti jalan lurus saja yang berliku. Bagi mereka, mereka mendapatkan hal itu karena menurut mereka, mereka sudah berusaha dan laaykmendapatkan itu.
Apakah teman yang belum bekerja atawa belummenikah tidak berusaha? Mungkin kalau belum berusaha maka hal itu menjadi salah mereka.
Sebenarnya juga apa peduli mereka. Kalau mereka mau membantunya mereka bantulah mereka dengan pekerjaan atau carikan jodoh.

Ingin berdiri di barisan kebenaran

Hidup ini adalah pilihan siapun akan setuju dengan pernyataan ini.KIta akan berdiri di pihak yang benar atau kita berda di pihak yang salah.Seperti halnya ad asyurga dan ada juga neraka yang nantinya akan menjadi tempat kita selanjutnya setelah di bumi yang fana ini.
Kalau hidup ini adalah pilihan maka tidak ada seorangpun yang mau berdiri di garis kesesatan atau berjalan di jalan atau rel yang salah. Karena setiap orang maunya ingin akhir hidup yang menyenangkan. Mereka yang percaya adanya surga dan neraka maka mereka harus memilih garis kebenaran.
Tidak ada garis abu-abu dalam pilihan hidup di dunia ini. Kita mau berbuat benar atau berbuat salah itu adalah pilihan kita.
Aku menyadari bawa aku tidak bisa berdiam diri dengan potensi yang begitu banyak di dalam diriku. Aku harus bebruat untuk agama ini.Aku memang inggung nanmun sebagai dosen saya harus memberikan ilmu yang terbaik bagi mahasiswaku.
Aku tidak perlu mengharapkan banyak uang dari mereka atau dari institusi namun aku bisa berahrap dari pekerjaanku sebagai konsultan dan menulis.
Aku mau berbuat baik seperti kata temanku bilangbahwa kita harus berbuat di dunia nyata bukan hanya di dunia maya saja. Terutama untuk membuat baikadlaah dengan ilmu-ilmuku. Aku berharap mahasiswaku bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.
Aku merencanakan untuk membuat negeri ini makin baik yah dengan merubah diriku sendiri. Kita tidakperlu untukmerubah orang lain sedangkan diriku sendiri belumberubah. Perubahan harus menuju ke arah baik.

natural-839805_640
Aku harusnya menghubungi teman untuk bisa dalam satu rangka untuk berbuat kebakan. Kalau kita sendiri saja memang tidak terasa dalam perbuatan kebaikan. Tetapi saya masih galau dengan kegagalanku di masa lampau. Sifat pengecutku yang takut dengan hal-hal yang lain yang belum tentu akan ada. Memang kerja sebagai orang yang meniti kebenaran ini bagiakan memegang bara apitetapi dari semuanya kita akan memperoleh kebahagiaan dan kita akan bangga setelah berbuat kebaikan tersebut dan jangan lupa ganjarannya sangat besarsekali kalau kita berada di garis kebenaran.

Memaafkan Diri Sendiri

Kita mungkin sering kecewa karena kita tidak mampu berbuat sesuatu apapun di masa lalu yang membuat nasib kita tidak bagus di masa kini. Kalau kita tidak berbuat sesuatu di masa lalu ternyata membuat nasib kita tidak baik maka itu tidak membuat kita merasakan apa-apa. Bahkan kita akan merasa senang. Misalnya, Kita tidak mendapatkan pekerjaan sebagai pelaut karena ternyata kapal yang mau jadi tempat kita bekerja tenggelam. Kita pasti mengucapkan Alhamdulillah sebab jika kita diterima bekerja maka kita juga akan ikut tenggelam.

Kita mungkin suka menyalahkan orang lain atas “sialnya ” nasib kita. Walau saya sangat tidak menyukai kata sial tetapi tapi anggap aja ini sebagai persepsi seorang saja. Hal ini membuat kita kecewa sehinga kita membenci orang tersebut. Namun jika kita instropeksi kita berbalik ke cermin bahwa kita merasa bahwa kesalahan banyak ada di diri kita sendiri.

Kadang orang yang melihat cermin menjadikan dirinya orang yang bersalah. Kita menjadikan diri kita orang yang paling salah.Seharusnya hal itu mendidik kita untuk tidak berbuat atau berbuat sesuatu di masa depan namun yang ada kita selalu menyalahkan diri kita. Kita menyesali diri kita sendiri. Kalau demikian hal itu sama saja kita tidak bisa memafaakan diri kita sendiri.

Mungkin kita harus membuat perdamaian dengan diri kita sendiri. Kita bertemu dengan diri sendiri.Ini yang diajarkan oleh seorang konsultan SDM pada saya. Kita hadirkan diri kita yang bijak dengan diri kita. Maafkanlah segala kesalahan kita dan jangan kita menyesal dengan apa yang telah terjadi. Insya Allah kita akan merasa plong setelah itu.

Bawa dalam kehidupan untuk selalu memaafkan diri sendiri. Kalau yang sudah lalu biarlah berlalu. Kita harus menatap masa depan dengan pengalaman yang baru dan kita bebruat yang terbaik dari pengalaman -pengalaman kita.

file0001257109919

Ada serang sepupu yang penyakitnya adalah insomnia. Ia selalu megingat-ingat masa lalu. Ia ingat masa lalauny yang bekerja dan  kuliah di luar kota yang jauh.Ia mencoba ke dukun untuk mengobati penyakit namun yang ada penyakitnya tidak sembuh hingga kini. Aku pikir ia memang tidak memaafkan diri sendiri. Memang pekerjaanya berkaitan dengan riba yakni bank.

Kalau kita tidak bisa memaafkan diri kita sendiri bagaimana mungkin kita memaafkan orang lain.

Jangan betepuk sebelah tangan

Klaau kita mungkin sering mendengar mengenai cinta yang bertepuk sebelah tangan. Hal itu berarti juga bahwa satu pihak baik itu laki maupun perempuan yang menicntaiseseorang namun tidak terbalaskan. Banyakkasus di dunia ini yang terjaid dimana satu pihak menintai dan di pihak lain tidak mencintai.

Kalau masalah sakit hati pun begitu. Ada yang orang membenci namun lawan yang dibencinya tidak membencinya.Kadang kita bisa marah samaseseorang namun kita tidak ditanggapi. Yang begini juga disebut bertepuk sebelah tangan. Kita yang sakit hati tapi orang lain tetap teeeenang-teeenang saja ( batak mode on/ Zainduddin MZ mode on).

Yang terakhr ini memang sakit hati saja atau sakitnya disnini (sambil menunjukan bagian dada tempat jantung berada). Untukitu kita harus mengurangi sakit hati kita. Konon katanya sakit hati erdampak pada kesehatan.Sesuai dengan pengobatan china bahwa perasaan dapat memmpengaruhi kesehatan tubuh kita. Kalau orang sering marah katanya bisa darah tinggi atau sakit jantung.

Jelas saja bahwa sakit hati sendiri juga dapat menyebabkan kita tidak efektif dalam bekerja karena kita sellau mengingat-ingat hal yang buruk saja.

Mulai sekaran aku mau supaya hati ini tidak terbawa perasaan.Apa yang teradibagi kita kita lupakan saja. Kalau kita pernah dikecwakan oleh orang lain toh kita pernah mengecewakan orang lain.Kita tanpa sadar bisamembalas orang lain dan kita tidak usah memikirkan untukmembalas orang lain.Memang pikiran bisa membalas orang lain ini yang membuat kita selalu mengingat-ingat sakit hati.

Kalau kita sabar dan yakin bahwa balasan Allah lebih baik maka   kita akan mendapatkan balasan yang baik pula.Mudahmemang untuk menulis namun praktiknya adalah sangat sulit sekali tetapi apa boleh buat kita harus berbuat yang seperti ini.

Kita masih mempunyai pekerjaan yang banyak dan yang penting adalah kita juga jangan pernah melupakan orang-oang yang baik di sekeliling kita. orang-orang seperti ini yang membutuhkan perhatian kita. Kita lebih banyak memikirkan kita agar kita bisa lebih baik daripada orang lain tersebut.

Tentu saja maksud kita untuk tidak betepukmembuat kita bebas untuk berprilaku apasaja padaorang lain.Tentu ini membuat kita menjadi brutal.Kita harus sehalus mungkin apa seseorang namunkita harus melupakan apa yang terjadi pada diri kita ketikakita tersakiti oleh orang lain. Dengan demikian kita menjadi orang yang positif.

Masalah menulis menjadi buntu lagi kalau sudah mau rapat begini.Kita menjadi terhenti padahal sih karena terlalu main game ciriminal case sampai sejam. Abis juga waktu.Aku mau berangkat sebentar lagi.Aku harus ke apotik tapi aku khawatir macet ah tidakaku harus ke sana meski saya tidak ketemu si dia. Aku akan membeli OMeprazol untuk perutku yang semakin tidak kompromi.