Balik Ke Blog Lagi?

Aku mempunyai niat untuk balik lagi ke balik ke blog karena aku rasakan bahwa ke blog itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Aku pikir aku akan mendapatkan pendapatan dari blog juga dan aku tidak merasa keberatan. Kalau saya harus mesti menambah jam kerja saya walaupun hanya sejam doang dan itu terasa tidak menjadi masalah karena saya juga membutuhkan suatu penyegaran dan tidak semata untuk hanya untuk bekerja pada membuat novel saja serasa terkadang membosankan.  Menurut saya membuat novel itu membosankan karena kita harus menulis kata-kata tersebut dan kita akan masuk pada suatu tempat yang mungkin kita belum pernah ke tempat itu tetapi kadang juga membuat kita menjadi stress karena kita juga tidak pernah mendapatkan sesuatu yang ada. Sebenarnya saya tidak boleh menulis stress. Menulis itu harus dibuat santai itu seperti saja halnya kita ingin berekreasi ke suatu tempat. Terkadang kita merasa terbebani oleh hal itu padahal tidak semestinya kita harus memilah memilih bahwa kita ingin menulis yg melepaskan beban kerja yang telah mengganggu kita tetapi kenyataannya menjadi berbeda kita merasa terbebani oleh menulis itu. Kita menjadi lebih stress karena kita harus mengumpulkan deadline seperti saja seorang wartawan yang harus menulis banyak partikel dan di harus memenuhi target tersebut tentu kita tidak mau seperti itu kita akan maunya santai dia tentu juga tidak santai karena kita juga harus memenuhi target yang telah kita tetapkan kalau tidak kita akan selalu berleha-leha dan tidak akan menyelesaikan barang 1 cerpenpun karena itu kita harus tetap santai tapi serius kita serius. Tetap santai dan kita harus tenang menghadapi apa-apa yang menjadi permasalahan kita.
Aku merasakan juga adalah kalau kita hanya menulis pada satu bidang saja aku ingat jadi dengan Seorang cendikiawan Anis Matta yang memberikan saran agar ketika kita lelah di satu bidang kita beralih ke bidang yang lain.  Aku yakin dengan seperti ini kita tidak akan bosan dan tidak akan stress yang penting dan kita akan mencapai cita-cita kita