Mengedit ini penting kalau di awal

Jangan tunda untuk mengedit tulisanmu. Ini karena saya merasa pusing untuk mengedit banyak sekali typos ada ribuan item yang saya harus edit dalam novel saya. Hal ini karena saya yang maunya cepat-cepatan untuk menghasilkan target. Walau target memang harus dicapai namun juga melihat agar tidak seperti seorang yang hantam kromo dan tidak mau untuk melihat ke belakang.

Seperti yang saya sudah sebut bahw ajangan biarkan kita berbelok. Kita akan belok ke tempat yang jauh apabila kita selalu belok . Inilah pentingnya. Masih mending kalau cuma kesalahan ketik (typos) tapi kalau ide yang hilang maka itu akan repot lagi.

Jangankan menulis kalau seorang pengendara mobil juga kadang harus melihat ke belakang untuk membenarkan arah agar kita tidak menganggu hak orang lain yang mau jalan atau mau jalan ke arah yang lain.

Sama juga dengan mengedit kalau seperti saya yang tidak mempunyai kemampuan menulis seperti sistem sepuluh jari yang sesuai dengan orang yang ahli. Saya harus mengetik dengan dieja.

Saya mencoba dengan Google Keep menulis dengan suara saya yang melatih saya untuk berbicara sekalian namun karena Suara tidak mengenal titik dan tanda baca lainnya makanya jadi amburadul. Tulisan kadang berhenti pada suatu kalimat tetapi kadang juga nyampur. Saya tidak tahu mungkin kalau ada jeda maka ada juga tanda titik.

Sebenarnya keep juga bagus selain melatih kita bicara juga melatih kita untuk berbicara juga . Seorang penulis juga perlu untuk berbicara apalagi kalau terkenal maka harus mengadakan jumpa buku pers. Aku tahu mungkin saya yang selalu terus mengkhayal ala kulli hal saya juga harus melihat bahwa tulisan saya harus bagus.

Saya kadang ragu dengan tulisan apakah diary saya menjadi ketuaan dan tidak kekinian. Saya harus menembus pasar yang sesuai dengan anak muda sekarang ini dan berpikir seperti suatu yang baru.

Tetapi tidak mengapa saya rasa saya harus terus menulis saja. Ada keyakinan saya dengan sering rajin menulis justru akan membuat saya menjadi lebih baik lagi.

Iklan

Kuli Panggul Menghasilkan ribuan Dollar

Mungkin ini tidak bergitu amazing bagi sebagian orang namun perjuanganya patut kita kasih jempol. Seorang kuli panggul menghasilkan ribuan dollar dari aplikasi Google. Mungkin ribuan dollar tidka banyak bagi kita namun berkat aplikasi yang laku jelas meningkatkan reputasinya sebagai pembuat aplikasi.

Ia yang sempat putus asa karena beberapa kali tidak menghasilkan uang, tidak pernah patah semangat. Ia tidka memiliki pendidikan S1 ilmu komputer bahkan SD saja tidak lulus namun ia bisa membuat beberapa aplikasi.

Aku menjadi malu mengapa aku yang berpendidikan ini tidak bisa selalu saja saya pakai alasan mengapaaku tidak bisa sukses.Kita harus seperti orrang itu dan aku berjanji pada diriku. Aku memang tidak akan latah mengikuti jejaknya dengan membuat aplikasi karena emang aku tidakmempunyai minat seperti itu.Aku akan memuat tulisan-tulisan dalam bentuk buku atau blog saja.Aku yakin walau sekarang blog lagi sepi namun aku akan mendapatkan enghasilan dari menulis.

Perhitungan buku saja bisa bisa 50 juta.Memnag yang membuta malas rasa pesimis tersebut. Pesimis kadang apakah pekerjaan saya akan mendapatkan penghasilan   atau tidak. Justru ini yang sering membunuh usaha kita.Kita harus tekadkan bahwa apa yang kita kerjaan ini tidak akan percuma.

Kadang lagi kita seirng mendengar bahwa kita sering sibuk pada aktivitas yang salah itu benar uga namun bukan berarti kita harus berpangku tangan.Siapatahu kita semakin sibuk akan menemukan sebuah jalan yang benar yang dapat mendatangkan keuntungan bagi kita.

Pada saat ini saya sudah mengerjakan beberapa tugas seperti novel dan aspek pemasaran. Hanya saja aspek pemasaran menjadikeliru karena ada pengulangan pada powrpoint seharusnya aku baca dengan seksama isi dari powerpoint. Nah ini justru bergunanya. Kalau kita tidak pernah menulis maka kita tidakpernah tahu apakah ada pengulangan dari powerpoint.   Ternyata bekerja walau tidak ada uang masih berguna daripada diam tidak punya uang.

Alhamdulillah,seorang teman kontek untukbuat business plan.Aku yang belumpernah membuat business plan dunia nyata sebenarnya juga grogi juga namun aku ambil saja. Aku behrarpa dapata menyelsaikan pekerjaan pertama sebagai single consultant.

Aku beraharap selesai dengan pekerjaan ini dan akan mengerjakan beberapa proyek ke depan.