Bekerja Lebih Giat Lagi Untuk Hasil yang besar

Kalau peawai ditanya gaji mereka berapa sih? mungkin kebanyakan dari mereka akanmenjadi malu karena  klau gaji mereka sangat sedikit sekali minimal dibawha UMR.
Ada juga yang bemimpi untuk mendapatkan uang yang banyak dengan santai-santai saja duduk diursi goyang. KAu yakin tidak lebih dari 1 per seribu orang yang bisa demikian. DIara dua ratus lebih penduduk jakarta hanya sedikit yang mendapatkan hal itu.
KIta ahrus bekerja mungkin kata orang benar. Tetapi bagi orang yang sudha bekerja malam dengan waktu yang lama tetapi belum juga selesai. sudah bekerja dan berdoa setipa malam namun kekayaan tetap belum juga kita dapat. Maunya kita .
Benar kalau kerja keras belum tentu menghasilkan uang yang sesuai kita inginkan .Katakanlah kita menginginkan untuk mendapatkan uang sebesar 50 juta namun kalau kita cuma jualan kecil maka apakah kita bisa mendapatkam 50 juta. Kalau kita hanya ada di warung apakah kita bisa menghasilkan 50 juta. Nah inilah kita mimpi saja.
Kita harus memantaskan diri . ini meminjam kata seorang motivatr yang terkenal dnegan Golden Waysnya. Memantaskan diri untuk 50 juta. Kalau kita ingin mendapatkan 50 juta. Misalnya seorag yang sudah berrpenghasilan 50 juta itu seperti apa? kalau seorang dosen mungkinkah dapat 50 juta. Jawabannya bisa saja kaau ia seorang professor yang mengajar di berbagai universitas.
Kalau seornag pegawai bisa gak menjadi 50 juta. Nah kalau yang ini agak sulit. Kalau anda pejabat di pemerintahan DKI anda mungkin dapat uang dalam jumlah yang besar tersebut.
Tetapi hal yang arus and aerhatikan anda harus bekerja keras dalam waktu yang lama. Adanya pengorbanan membuat anda menjadi yang pantas untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.

Aku bertekad juga untuk lebih serius lagi untuk mementukan jadwal dan tidak bekerja yang lebih banyak untuksekedar sampingan saja namun saya juga bekerja untuk yang berkiatan dengan kerja saya. yakni dosen. Aku bertekad untuk menyelesaikan buku Statistik dan buku matematika Ekonomi.  Kendala selam aini adalah notasi angka dalam pembuatan buku tersebut namun aku yakin akan bisa juga.

Usia sudah sampai 40 tahun namun belum juga mempunyai pekerjaan yang tetap. Ini kalau diukur dari penghasilan yang tidak memadai. Kadang aku masih bersyukur karena aku masih bekerja karena saya tidka bekerja yang lebih rendah lagi. Kalau saya menjadi pedagang keliling mungkin saya tidak akan bisa untuk melewati hal itu.
SAya sudah serig menuliskan bahwa saya akan bekerja sebagai penulis.Oh ya saya sudah menemukan kertas antik dan saya pikir saya akan mendeklarasikan untuk menulis buku statistika probabilitsik. Ini menjadi proyek yang akan menghasilkan puluhan juta jika sendiri.
Saya akan berangkat dari bab yag sulit. Tapi menurut saya statistik tidak ada yang sulit karena semua sudah saya pelajari yang paling sulit adalah menuliskan angka-angka matematika yang harus dimasukkan dalam word.
Yang menjadi musuh lagi kesibukan yang lain.Kesibukan ini membikin saya tidak bisa untuk meneruskan pekerjaan ini.
Ah, yang penting, kita membuat persiapan untuk membuat materi-materi yang akan kita ajarkan.Materi kita persiapkan untuk 2,5jam. Memang bete sekali kalau megajar 2,5 jam di dalam kelas. Anak-anak belum juga mau untuk berinteraktif karena saya pikir masih malu-malu.
Sampai saat ini saya belum menemukan formula agar mereka bisa untuk berinteraktif dalam berdiskusi.
Padahalamanya diskusi ini sangat penting dan dari sini kita tahu bahwa mahasiswa menguasai materi dan saya juga akan mendapatkan ide untuk penulisan buku.
Saya menginginkan mahasiswa saya menguasai materi walau saya tidak megharapakan mereka menjadi ahli matematika atau statistika. Aku berharap mereka menjadi yang profesional di bidang mereka yakni akuntansi dan sistem informasi.

IMG_0798

Ada yang salah dari sistem mengajarku. Aku dulu seirngkali menekankan kejujuran namun kebanyakan mahasiswa belum bisa untuk berbuat jujur. Mereka biasanya sudah menyontek dan aku tidak bisa mengatasi hal ini.

Kemarin aku membaca artikel bahwa seorang pengaar santri juga sering mendoakan kebaikan untuk mereka. Ah,untuk mendoakan teman dan saudara saja lupa. Untungnya kalau mendoakan orang tua tidak lupa. TApi selagi ingat saya akan mendoakan mereka. Bukankah kalau kita mendoakan orang lain maka kita juga akan didoakan oleh malaikat.