Baru Kembali dari Peradaban

Selamas 10 hari lalu saya tidak menulis lewat laptop ini. Tentu saja ada rasaingin menulis banyak dari hatiku yang lama tidak menulis ini karena kesibukan. Selama 10 hari bekerja di lapangan tanpa ada kewajiban melapor yang membuat saya harus hadir di lapangan untuk melihat kerusakandi lapangan.
USaha untuk perbaikan tidak bisa karena kerusakan yang dialami sudah melebihi dari sesuatu yang diharapkan.
Ada rasa semangat yang saya dapatkan di perjalanan tersebut. Saya kira saya akan mendapatkan sesuatu semangat yang akan membuatku bekerja berlipat-lipat.
Tetapi kini saya sudah masuk ke peradaban yang membuat saya harus membutuhkan kerja keras
Tetapi seperti yang diharapakantidka muncul karena biasanya saya juga menjadi melorot ketika dihadapi dengan yang seperti itu. Saya tidak mau untuk berkhayala.Karenanaya penting untuk memahamai bahwa hari ini adalah hari milik kita. Pada hari ini kita bisa bekerja dengan sepenuh hati kita untuk membangun masa depan kita. Kita bisabersungguh-sungguh untuk hal itu. Inilah waktu yang kita miliki.Kita syukuri karena kita bisa mengerjakan kebaikan pada saat ini.KIta bisa memupuk pahala untuk bekal akhirat dan juga untuk masa depan kita.
Kita harus pikirkan hal itu namun kita fokus menyelesaikan pada masa saat ini. Kita mmebuat segala hal yang bisa menuju ke cita-cita kita sehingga kita sampai pada tingkatan itu. Seringkali kita tidak bersyukur dengan keadaan kita pada saat ini kita hingga kita kufur pada nikmat yang begitu banyak kita berikan pada Allah.
Hal ini membuat saya semangat untuk menetapkan target yang kita sudah ingin capai. KIta tentu tidak tahu kemana saja capaian yang kita hasilkan tetapi kita harus yakin kalau kita sangat ingin untuk mencapai hal itu maka kita akan dapatkan.
Tentu saja ada beberapa cara yang kita lakukan yang perlu sesuatu untuk memodifikasi hal itu. Kita lakukan segala hal cara yang baru untuk menggapai cita-cita kita. Kita harus menyelesaikan pekerjaan kita hingga yakin bahwa usaha kita maksimal.

Iklan

Tidak Mengerjakan Pekerjaan yang berulang-ulang

Saya mengutip seorang Ilmuwan besar Nuklir yang menyebutkan bahwa Gila kalau kita menginginkan hasil yang baik dengan pekerjaan yang itu-itu saja. Saya terinspirasi dengan hal yang ini. Saya juga tidak akan mengulang-ulang pekerjaan hanya “menuis blog saja”
Saworkers-659885_1280ya akan membuat suatu pekerjaan yang baru yang jauh lebih baik lagi. Memang blog tetap piihan yang bagus namun aku juga akan membuat blog yang lebih baik lagi.
Aku merencanakan akan membaguskan bahasa dan mencari yang inspiratif dalam menulis blog. Pekerjaan saya adalah dengan cara membaguskan grammar dan menambah banyak informasi yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Au memmikirkan untuk menambah lagi atau menulsi kembali artikel yang sudah saya pernah tulis dengan demikian saya akan mempunyai blog yang akan ramia dikunjungi oleh orang. Saya yakin dengan hal itu.
Saya seddikit demi sedikit akan mendapatkan penghasilan mungkin mulai 5 dollar, 10 dollar hingga nantinya bisa mencapai mencapai ratusan juta dollar. Kalau yang penting adalah kita tetap berusaha.
Ada banyak hal yang perlu kita benahi lagi. Kita harus serig menulis banyak dan berkualitas yang sesuai dengan Google.Aku akan membuat lagi beberapa social media seperti linkedin. Ini penting sekali karena ia merupakan sarana untuk mempromosikan diri. Tidak hanya sebatas sekedar cuap-cuap saja.Di situ kita akan membuat profil kita yang sebenarnya dan kita akan mendapatkan promosi yang gratis sebagai ahli di bidang tertentu. Aku mau menjadi ahli saja di bidang keuangan dan ayam hias khususnya. Aku tidak mau lagi menulis mengenai blog, mengenai burung, investasi, sejarah, politik, agama dan lain-lain tapi menulis pas pada keuangan   dan ayam sebagai niche tulisan saya yang kedua.
Linkedin juga sarana untuk mencari teman yang “seide” memang sulit juga menemui teman yang seide karena teman tersebut nasib seperti juga jodoh. Kalau kita mmepunyai teman yang kuat agamanya maka kita juga akan kuat agamanya seperti itulah yang ditekankan oleh Rosulullah.
Saya juga inget karena saya pernah ditegr teman karena omongan maslah cewek. Abis teman saya keterlaluan samapai nyebut-nyebut yang tidak pantas. Aku sadar bahwa inilah gunanya teman kita yang shleh yang mengingatkan kita. Ia membimbing kita ke jalan yang lurus agar kita tidak melenceng. Kalau kita lama -lama melenceng sedikit maka kita akan terus melenceng. Kita tidak meyadari kemelencengan kita yang sudah semakin jauh yang akan diperbaiki.
Mudah-mudahan saja segala kemencenganku ini diperbaiki dan aku akan bekerja dengan semangat dan dengan tujuan ber’amal sholeh sehingga aku akan mendapatkan pengharaagn dari Allah.